10 Tanda Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai, Kenali Penyebab dan Pengobatannya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Tanda kolesterol tinggi perlu dikenali agar tubuh terhindar dari komplikasi berbahaya. Dalam keadaan normal, kolesterol sebetulnya diperlukan oleh tubuh supaya tubuh bisa berfungsi secara normal.

Terdapat dua jenis kolesterol pada tubuh, yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat. Kolesterol baik atau High-density lipoprotein (HDL) berfungsi untuk mengembalikan kolesterol jahat atau Low-density lipoprotein (LDL) ke hati untuk dieliminasi. Dan kadar kolesterol jahat (LDL) yang berlebihan di dalam tubuh akan meningkatkan risiko terkena serangan jantung mendadak, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.

Kolesterol tinggi biasanya terjadi karena pola makan yang tidak sehat atau terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak. Jika kondisi ini terus dibiarkan, kolesterol akan membentuk plak yang dapat menghambat aliran darah, sehingga memicu timbulnya berbagai penyakit komplikasi.

Berikut ini penjelasan mengenai tanda kolesterol tinggi beserta penyebab dan pengobatannya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (18/11/2021).

Tanda Kolesterol Tinggi

Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay

1. Nyeri Di Bagian Tengkuk

Tanda kolesterol yang pertama yaitu merasakan nyeri di bagian tengkuk. Meski bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti nyeri otot dan saraf, nyatanya keluhan ini cukup sering dialami oleh orang yang mengalami kolesterol tinggi. Hal ini dikaitkan dengan penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher. Penumpukan plak ini dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher dan menuju ke otak.

2. Mudah Merasa Lelah

Plak di pembuluh darah yang muncul sebagai dampak dari tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh. Hal inilah yang akhirnya membuat penderita kolesterol tinggi menjadi lebih mudah merasa lelah.

3. Nyeri di Bagian Dada

Tanda kolesterol tinggi yang lainnya yaitu merasakan nyeri di bagian dada. Saat kadar kolesterol terlalu tinggi, penumpukan plak juga bisa terjadi di pembuluh darah jantung. Hal ini bisa mengganggu, bahkan menghambat aliran darah menuju jantung. Salah satu keluhan yang umumnya muncul akibat hal tersebut adalah nyeri di bagian dada. Bahkan jika sumbatannya total, hal ini bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung.

4. Suka Mengantuk

Sering mengantuk bisa menjadi salah satu dampak tidak langsung dari kolesterol tinggi dan adanya sumbatan pada pembuluh darah. Suka mengantuk dikaitkan dengan asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak berkurang. Dengan ini, keluhan sering mengantuk dan mudah lelah pun dapat terjadi.

5. Nyeri Kaki

Nyeri kaki juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi lainnya. Serupa dengan asal usul rasa lelah akibat kolesterol tinggi, penumpukan plak yang terjadi pada pembuluh darah di kaki, dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian kaki.

Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay
Ilustrasi tekanan darah tinggi | Pera Detlic dari Pixabay

6. Terjadi Xanthomata

Tanda kolesterol tinggi yang lainnya yaitu dengan terjadinya xanthomata (penumpukan kolesterol) yang terlihat dalam jaringan tubuh, terutama dalam kulit dan urat. Xanthomata bisa merupakan pembengkakan berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.

7. Terjadi Xanthelasma

Tanda kolesterol tinggi yang lainnya yaitu dengan terjadinya xantgelasma, yakni bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata.

8. Muncul Gumpalan di Urat

Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti gumpalan separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat dekat buku jari.

9. Impotensi

Impotensi pada pria dapat menjadi tanda kolesterol tinggi karena adanya penumpukan kolesterol jahat pada pembuluh darah arteri.

10. Tekanan Darah Tinggi

Kolesterol tinggi dapat menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi ditandai dengan gejala kelelahan, kesulitan bernapas, sakit kepala, penglihatan kabur, detak jantung tidak teratur, dan nyeri dada.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Ilustrasi Minum Kopi Credit: pexels.com/Adrianna
Ilustrasi Minum Kopi Credit: pexels.com/Adrianna

Kadar kolesterol tinggi bukan hanya disebabkan oleh faktor makanan saja. Namun ada beberapa hal lain yang dapat memengarughinya. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Merokok

Berdasarkan penelitian, merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL) atau orang kerap menyebutnya sebagai kolesterol jahat, kolesterol total, dan trigliserida (lemak darah).

2. Konsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol total dan trigliserida. Oleh sebab itu, pecandu alkohol cenderung memiliki berat badan berlebih dan tekanan darah kerap naik.

3. Berat Badan

Orang yang memiliki berat badan berlebihan mempunyai kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang berat badannya normal. Seseorang yang gemuk memiliki kelebihan lemak yang pada umumnya disimpan di jaringan bawah kulit dalam bentuk trigliserida. Namun perlu diingat, bahwa mempunyai berat badan normal juga belum tentu bebas dari kolesterol tinggi.

4. Minum Kopi

Minum kopi secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida. Hal itu akhirnya menjadikan darah lebih pekat sehingga menimbulkan penyempitan pembuluh darah yang berisiko menyebabkan serangan jantung dan stroke. Dengan demikian, siapa saja dianjurkan untuk tidak minum kopi lebih dari 6 cangkir per hari.

5. Stres

Stres yang berlangsung dalam jangka waktu lama akan merusak keseimbangan fungsi tubuh. Tekanan darah dan kolesterol darah orang stres cenderung lebih tinggi dibandingkan ketika stresnya sudah terkendali.

6. Kurang Olahraga

Kurang olahraga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Begitu juga sebaliknya, olahraga yang dilakukan secara teratur diketahui dapat meningkatkan kolesterol high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Selain itu, olahraga sangat bermanfaat untuk menekan kolesterol total dan kolesterol jahat, membakar trigliserida, serta menurunkan berat badan.

7. Usia dan Jenis Kelamin

Kadar kolesterol total cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Sementara, kadar kolesterol HDL wanita cenderung lebih tinggi dibanding pria. Alhasil, wanita yang telah memasuki masa menopause, kadar kolesterol LDL dan trigliserida mereka cenderung naik.

8. Pemakaian Pil Kontrasepsi

Pemakaian pil kontrasepsi dapat meningkatkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida. Sedangkan efek lainnya, yakni dapat menurunkan kadar kolesterol baik.

Pengobatan dan Pencegahan Kolesterol Tinggi

Konsultasi Dokter. (Ilustrasi/iStockphoto)
Konsultasi Dokter. (Ilustrasi/iStockphoto)

Cara untuk mengobati sekaligus mencegah kolesterol tinggi adalah dengan menjalani pola hidup sehat, seperti rutin berolahraga, banyak mengonsumsi makanan sehat, misalnya buah dan sayur, serta tidak merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Namuin, apabila pola hidup sehat saja tidak cukup untuk menurunkan kadar kolesterol, pasien disarankan untuk mengonsumsi obat penurun kolesterol dari dokter.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel