10 Tanda Pasangan Selingkuh Versi Pakar Hubungan

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta - Istilah perebut laki orang (pelakor) serta perebut bini orang (pebinor) masih populer di kalangan masyarakat. Informasi mengenai kasus selingkuh pun memiliki peminat yang tinggi.

Menurut Robert Weiss PhD di situs Psychology Today, tanda pasangan selingkuh bisa terlihat dari jadwal kerja mereka, bahkan dari kelakuan teman-teman mereka.

Tanda-tanda pasangan selingkuh ada berbagai macam, dan tentunya berbeda bagi tiap pasangan. Robert Weiss lantas menulis daftar 10 tanda umum bahwa pasangan sedang selingkuh.

Robert Weiss mengingatkan bahwa tetap butuh bukti untuk mengetahui pasangan selingkuh. Memiliki 10 tanda-tanda ini bukan berarti pasangan pasti selingkuh, tetapi kemungkinan ada sesuatu yang salah terjadi.

Berikut 10 tanda-tanda pasangan selingkuh:

1. Penampilan Berubah

Ilustrasi Perselingkuhan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Perselingkuhan Credit: pexels.com/pixabay

Jika pasangan mendadak mulai berusaha tampil bugar, itu bisa jadi tanda ia berusaha tampak menarik bagi seseorang. Bisa saja itu dilakukan untuk pasangannya sendiri, atau selingkuhan.

Tanda-tanda lainnya adalah penampilan yang semakin modis, seperti memakai parfum mahal, atau memilih gaya rambut baru, terutama apabila pasangan tampil biasa saja di sekitar anda, tetapi tampil jauh lebih baik saat kerja atau kegiatan sosial tertentu.

2. Memakai Ponsel atau Komputer secara Rahasia

Ilustrasi Smartphone Android, Gadget. Kredit: Pexels via Pixabay
Ilustrasi Smartphone Android, Gadget. Kredit: Pexels via Pixabay

Jika sebelumnya ponsel atau laptop pasangan anda tak pernah pakai password, lalu kemudian dipakai password, itu bukan tanda yang positif. Atau, jika pasangan anda mulai sering menghapus pesan dan menghapus browser history mereka tiap hari.

Jika pasangan sangat kecanduan ponsel mereka, bahkan membawanya saat mandi, itu juga bukan pertanda positif. Hal lain yang Weiss sebut adalah bila pasangan menolak jika ponselnya diperiksa pasangan sendiri.

"Sejujurnya, apa yang mungkin ada di situ selain informasi tentang kejutan ulang tahunmu yang mereka ingin rahasiakan darimu?" kata Weiss.

3. Ada Periode Ketika Pasangan Tak Bisa Dihubungi

Ilustrasi/copyright shutterstock.com
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Jika pasangan sedang selingkuh, kemungkinan kecil bagi mereka untuk mengangkat telepon atau merespons SMS darimu. Anda mungkin mendengar alasan seperti sedang meeting, menyetir, atau tak ada sinyal, sehingga tidak tahu pasangan ingin berkomunikasi.

Selain itu, jika pasangan tidak bisa dihubungi ketika bekerja lembur atau sedang dalam perjalanan bisnis, itu bukanlah tanda yang bagus.

4. Frekuensi Making Love

Ilustrasi pertanyaan seks (iStockphoto)
Ilustrasi pertanyaan seks (iStockphoto)

Aktivitas seks yang berkurang atau semakin banyak sama-sama bisa menjadi tanda perselingkuhan.

Berkurangnya aktivitas seks terjadi ketika pasangan sedang fokus pada orang lain, sementara lebih banyak seks terjadi jika pasangan berusaha menyembunyikan perselingkuhan.

Tanda lainnya adalah kurangnya koneksi emosional ketika sedang berhubungan seks.

5. Serba Salah Bagi Pasangan

ilustrasi pasangan selingkuh/pexels
ilustrasi pasangan selingkuh/pexels

Orang yang selingkuh kerap memakai pembenaran di pikiran mereka. Salah satu caranya adalah menyalahkan pasangan sahnya.

Orang yang selingkuh akan berpikir negatif tentang pasangannya, baik dari segi penampilan, seks, atau pasangan dianggap tidak menghargai. Alhasil, itu dijadikan pembenaran untuk selingkuh.

Kadang, justifikasi itu mereka ungkapkan, dan pasangan yang selingkuh langsung bersikap menghakimi.

Bila anda merasa diri anda serba salah, atau pasangan mendadak kesal dengan hal yang biasanya tidak membuatnya kesal, atau jika anda merasa sedang dipojokan, itu bisa menjadi indikasi perselingkuhan.

6. Jadwal Mendadak Berubah

Ilustrasi Pasangan Berselingkuh Credit: pexels.com/Burst
Ilustrasi Pasangan Berselingkuh Credit: pexels.com/Burst

Perhatikan jadwal kerja pasangan. Bila pasangan tak pernah lembur, namun mendadak sering lembur, ada kemungkinan mereka berbohong.

Jika pasangan tidak pernah dinas keluar kota, tetapi mendadak pergi melakukannya, itu bisa menjadi tanda mereka ingin bersama pasangannya.

Perhatikan juga berbagai alasan-alasan lain jika pasangan absen, mulai dari batrenya habis, atau lama-lama di gym.

Pasangan yang selingkuh juga bisa mendadak terlambat untuk menjemput anak, ulang tahun, atau acara-acara penting lainnya.

7. Perhatikan Teman-Temannya

ilustrasi hubungan cinta/Photo by Kelly Sikkema on Unsplash
ilustrasi hubungan cinta/Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Ketika pasangan selingkuh, biasanya teman-temannya justru sudah tahu lebih dulu. Bahkan, bisa saja teman-teman anda sudah tahu lebih dulu.

Pasangan yang diselingkuhi kerap menjadi orang terakhir yang sadar bahwa dia diselingkuhi.

Informasi perselingkuhan bisa membuat sahabat menjadi tidak nyaman di dekat anda. Bisa saja teman pasangan anda menghindari anda, atau malah terlampau baik kepada anda.

Teman sendiri, yang sudah tahu perselingkuhan, mungkin menghindari bicara tentang hubungan, atau mereka akan bersikap terlampau baik.

8. Pengeluaran Tidak Jelas

Ilustrasi seks, pasangan, selingkuh (iStockphoto)
Ilustrasi seks, pasangan, selingkuh (iStockphoto)

Jika ada bayaran-bayaran yang ganjil di kartu kredit pasangan anda, atau mendadak uang di rekening pasangan berkurang, itu bisa menjadi tanda perselingkuhan.

Apabila anda bertanya untuk apa pengeluaran tersebut, namun jawabannya terasa ngawur, kemungkinan uang itu dipakai untuk biaya perselingkuhan: hadiah, jalan-jalan, makan malam, ruang hotel, dan lain-lain.

Biaya perselinguhan bisa sangat tinggi. Jika anda melihat ada pengeluaran atau pembelian barang dari tempat-tempat yang anda jarang kunjungi, itu bukanlah suatu pertanda bagus.

9. Keintiman Emosional Berkurang

ilustrasi alasan pasangan selingkuh/unsplash
ilustrasi alasan pasangan selingkuh/unsplash

Setelah berhubungan beberapa tahun, tentunya keintiman hubungan menjadi berbeda dari beberapa bulan pertama.

Akan tetapi, ada bentuk kedekatan lain yang terbangun, seperti saling percaya terkait rahasia, keinginan mendalam, dan aspek-aspek penting dalam hidup. Proses itu disebut membangun keintiman emosional.

Keintiman emosional itulah yang membuat kita tetap terikat pada pasangan, meski hubungan sudah tidak berbunga-bunga.

Jadi, apabila mendadak keintiman itu surut, itu bisa menjadi indikasi fokus pasangan sudah berpindah ke yang lain.

10. Menghindari Topik Perselingkuhan

ilustrasi alasan pasangan selingkuh/unsplash
ilustrasi alasan pasangan selingkuh/unsplash

Pasangan yang sedang selingkuh tentunya alergi membahas topik perselingkuhan. Bila anda membahas topik itu, kemungkinan pasangan yang selingkuh akan sebisa mungkin menghindarinya, atau bisa saja pasangan malah menyalahkan diri anda.

Apabila anda mengkonfrontasi pasangan mengenai perselingkuhan, dan ia membantah dengan ucapan, "jika kamu sedikit lebih percaya pada saya, mungkin segalanya akan lebih baik bagi kita," maka anda jangan langsung mengabaikan insting anda bahwa ada sesuatu yang salah.

Robert Weiss pun menegaskan bahwa jika insting anda berkata pasangan sedang selingkuh, maka kemungkinan hal itu benar.

Jangan Menyerah

Ilustrasi putus cinta, patah hati. (Photo by Karim MANJRA on Unsplash)
Ilustrasi putus cinta, patah hati. (Photo by Karim MANJRA on Unsplash)

Robert Weiss menegaskan bahwa mengetahui ada perselingkuhan bukan berarti harus otomatis mengakhiri hubungan.

"Itu artinya pasangan anda memiliki banyak tugas yang harus dilakukan jika mereka ingin memperbaiki kepercayaan dalam relasi, untuk memperbaiki berbagai hal, dan mendirikan kembali keintiman emosional dan seksual," ujar Weiss.

Selain itu, Weiss menyarankan agar korban perselingkuhan tidak memendam hal ini.

"Jika anda tidak nyaman untuk mengkonfrontasi pasangan anda, bicaralah dengan sahabat terpercaya, pastur anda, atau seorang ahli terapi. Jangan hanya duduk sendirian dengan rasa takut dan perasaan anda," ucap Weiss.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: