10 Tradisi Pernikahan Unik di Berbagai Negara - Part 2

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pernikahan merupakan hal sakral yang dilakukan sepasang kekasih untuk mengikat hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius. Umumnya ada beberapa tradisi pernikahan yang dilakukan oleh mempelai pria dan juga wanita sebelum atua bahkan saat prosesi pernikahan berlangsung.

Tak hanya di Indonesia, tradisi pernikahan juga dilakukan oleh para pengantin di berbagai negara di dunia. Rupanya tak sedikit tradisi pernikahan tersebut yang unik dan mengejutkan.

Dikutip dari Brightside, berikut deretan tradisi pernikahan unik di berbagai negara yang mungkin belum Anda ketahui.

6. Menangis, Cina

Ilustrasi pernikahan (pixabay.com)
Ilustrasi pernikahan (pixabay.com)

Seorang pengantin dari kelompok etnis Tujia di Cina harus menangis selama satu jam setiap hari selama sebulan sebelum dan pada saat upacara pernikahannya berlangsung.

10 hari setelah pengantin wanita mulai menangis, ibunya bergabung, dan kemudian 10 hari kemudian neneknya bergabung dengan mereka berdua. Pada akhir bulan, setiap wanita dalam keluarga menangis di samping pengantin wanita. Rupanya ini dikatakan sebagai ekspresi kegembiraan dan kebahagiaan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

7. Henna, India

Ilustrasi pernikahan India. (dok. Pixabay.com/Free-Photos)
Ilustrasi pernikahan India. (dok. Pixabay.com/Free-Photos)

Acara yang disebut Mehendi di India adalah perayaan penuh warna yang diadakan pada malam sebelum pernikahan oleh para wanita dari pihak keluarga mempelai wanita. Seorang seniman atau kerabat profesional menggambar "tato" yang terbuat dari henna ke tangan dan kaki pengantin wanita. Desain ini melambangkan kebangkitan spiritual, kegembiraan, keindahan, dan persembahan. Tradisi ini populer di banyak negara Asia lainnya.

8. Roti dan Garam, Rusia

Ilustrasi pernikahan, menikah. (Gambar oleh Vu Toan dari Pixabay)
Ilustrasi pernikahan, menikah. (Gambar oleh Vu Toan dari Pixabay)

Pada perayaan pernikahan di Rusia, orang tua mempelai pria dan wanita menyapa pasangan itu dengan roti dengan garam. Ini adalah tradisi yang menyiratkan keramahan.

Kedua mempelai akan memecahkan sepotong roti, menaruh garam di atasnya, dan saling memberi makan. Secara takhayul, siapa pun yang memecahkan bagian yang lebih besar akan menjadi kepala rumah masa depan mereka. Setelah itu, setiap tamu akan menerima sepotong roti pernikahan yang disebut karavai.

9. Boneka Pengantin, Puerto Rico

Ilustrasi wanita mengenakan gaun pernikahan.  (dok. Pexels / Pixabay /https://www.pexels.com/photo/woman-in-white-strapless-sweetheart-wedding-dress-with-rose-bouquet-covered-in-white-veil-157860/ / Vriskey Herdiyani)
Ilustrasi wanita mengenakan gaun pernikahan. (dok. Pexels / Pixabay /https://www.pexels.com/photo/woman-in-white-strapless-sweetheart-wedding-dress-with-rose-bouquet-covered-in-white-veil-157860/ / Vriskey Herdiyani)

Pada pernikahan di Puerto Rico, mereka memiliki boneka pengantin, yang dibuat agar terlihat seperti pengantin wanita dan berpakaian serupa. Boneka itu kemudian dilepas dan diberikan kepada para tamu, yang diharapkan akan memasukkan uang ke boneka itu sebagai gantinya.

10. Meludahi Pengantin Wanita, Kenya

Ilustrasi/copyright pixabay.com/StockSnap
Ilustrasi/copyright pixabay.com/StockSnap

Gadis Massai Kenya biasanya diberikan kepada pria yang jauh lebih tua dari pengantin wanita. Pada upacara pernikahan, ayah atau saudara mempelai wanita meludahi kepalanya sebagai berkah. Kemudian dia meninggalkan rumah dengan suami barunya, berjalan ke rumah barunya, tidak peduli seberapa jauh jaraknya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel