10 Tujuan Penulisan Karya Ilmiah, Pahami Kaidah Penulisan, dan Jenis-Jenisnya

·Bacaan 9 menit

Liputan6.com, Jakarta Tujuan penulisan karya ilmiah yang paling utama adalah untuk melatih peneliti berpikir kritis, komprehensif, dan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan baru. Penulisan karya ilmiah adalah menyertakan sumbangan pemikiran baik berupa konsep teoritis maupun praktis.

Penulis buku “Metode Riset Kuantitatif Komunikasi” Munawar Syamsudin menjelaskan karya ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu, atas dasar konsepsi keilmuan tertentu, dengan memilih metode penyajian tertentu secara utuh, teratur, dan konsisten.

Dalam proses pembuatan karya ilmiah, untuk bisa mencapai tujuan penulisan karya ilmiah ada tiga unsur penting yang harus dijadikan pegangan. Karya ilmiah adalah konsep penelitian yang memuat data, fakta, dan kebaruan ilmu.

Selain itu kaidah penulisan karya ilmiah yang bisa menyempurnakan tujuan penulisan karya ilmiah harus diperhatikan juga. Prosesnya harus dilakukan secara logis, objektif, sistematis, andal, dengan desain, dan akumulatif. Untuk bisa lebih memahami tujuan penulisan karya ilmiah yang benar, berikut Liputan6.com ulas penjelasannya dari berbagai sumber, Rabu (19/5/2021).

Tujuan Penulisan Karya Ilmiah

Ilustrasi menulis. Copyright unsplash.com
Ilustrasi menulis. Copyright unsplash.com

1. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk melatih ide tersurat atau dapat menghasilkan penelitian dalam bentuk karya ilmiah yang tersusun secara sistematis dan metodologis.

2. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk dijadikan sebagai sarana atau wahana transformasi pengetahuan antar sekolah dan masyarakat.

3. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk foster etos ilmiah di kalangan siswa sampai mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi seorang konsumen pengetahuan, tetapi mampu menjadi produsen berpikir dan menulis di bidang ilmu pengetahuan.

4. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk bisa membuktikan pengetahuan dan potensi ilmiah yang dimiliki oleh siswa sampai mahasiswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah mendapat pengetahuan.

5. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk melatih keterampilan dasar melakukan penelitian hingga tercipta ilmu pengetahuan baru.

6. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk memperluas wawasan dan pengetahuan bagi penulis dan pembacanya.

7. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk memberi sumbangan pemikiran baik berupa konsep teoritis maupun praktis.

8. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk menginformasikan, menganalisis, dan membujuk dengan cara yang lugas dan memungkinkan pembaca untuk terlibat secara kritis dalam suatu topik ilmiah.

9. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk peneliti seperti siswa sampai mahasiswa berpikir lebih komprehensif atau luas, serta mampu mengkritisi sesuatu dengan lebih tepat.

10. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk mengembangkan penelitian lama hingga menghasilkan penelitian baru yang lebih matang secara konsep dan pemikiran.

Mengenal Tujuan Penulisan Karya Ilmiah dari Para Ahli

Ilustrasi menulis. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)
Ilustrasi menulis. (dok. unsplash.com/Asnida Riani)

Munawar Syamsudin

Pengertian karya ilmiah adalah naskah yang membahas suatu masalah tertentu, atas dasar konsepsi keilmuan tertentu, dengan memilih metode penyajian tertentu secara utuh, teratur, dan konsisten.

Yamilah dan Samsoerizal

Pengertian karya ilmiah adalah terdiri dari beberapa jenis berdasarkan fungsinya. Menurut pengelompokan itu, dikenal ragam karya ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, dan disertasi.

Eko Susilo M

Pengertian karya ilmiah adalah suatu tulisan ataupun karangan yang didapatkan sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari dari berbagai hasil pengamatan, penelitian, dan peninjauan terhadap bidang ilmu tertentu, yang disusun dengan menggunakan metode tertentu dengan memperhatikan sistematika penulisan yang baik dan santun, serta dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.

Brotowidjoyo

Pengertian karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Hery Firman

Pengertian karya ilmiah adalah laporan berupa tulisan yang dipublikasikan ataupun dipaparkan dari hasil pengkajian ataupun penelitian yang telah dilakukan, yang dalam penulisannya memperhatikan kaidah dan etika keilmuan yang berlaku di masyarakat keilmuan.

Wahyu

Pengertian karya ilmiah adalah suatu karangan dapat dikatakan ilmiah jika ia mengungkapkan suatu permasalahan dengan metode ilmiah.

Maryadi dalam Harun, dkk

Pengertian karya ilmiah adalah suatu karya yang memuat dan mengkaji suatu permasalahan tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan.

Kaidah Penulisan Karya Ilmiah

Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi menulis. Credit: pexels.com/cottonbro

1. Logis

Karya ilmiah adalah karya tulis yang harus memiliki logika penulisan. Dalam karya ilmiah, logika berarti keruntutan penjelasan dari data dan informasi. Penyajian data dan informasi dapat diterima oleh pemikiran kebenaran ilmu.

2. Objektif

Objektif di sini berarti data dan informasi sesuai dengan fakta yang sebenar-benarnya. Hal ini didukung dengan pembuktian berupa teori atau fakta yang telah teruji keabsahannya. Pemberian bukti berbentuk teori dan fakta dilakukan dengan mengumpulkan berbagai jenis bahan pustaka, yang menjadi penunjang informasi dalam karya ilmiah.

3. Sistematis

Karya ilmiah yang sistematis berarti menyajikan data dan informasi dari hasil kajian dengan mengikuti urutan pola pikir yang teratur, konsisten, dan berkelanjutan. Keteraturan informasi dilakukan dengan membentuk konvensi yang menjadi acuan dalam sistematika penulisan karya ilmiah.

4. Andal

Karya ilmiah yang andal berarti kebenaran yang dimiliki di dalamnya telah teruji dari segi data dan informasi. Keandalan data dan informasi yang diperoleh dapat dicapai dengan perencanaan dan penggunaan metode pengumpulan data yang tepat.

5. Desain

Penulisan karya ilmiah lebih mengutamakan proses dan perencanaan. Penulisan karya tulis ilmiah perlu diawali dengan tahap perencanaan dan perancangan awal. Tujuan desain dalam karya ilmiah adalah untuk memperlancar kegiatan pengumpulan data dan informasi dengan penggunaan metode dan rancangan yang tepat.

6. Akumulatif

Akumulatif berarti informasi yang disajikan merupakan hasil pengkajian dari berbagai sumber terpercaya. Informasi yang tersaji harus dianalisis dan dipelajari keterkaitan hubungannya satu sama lain. Selain itu, informasi perlu dihubungkan dengan argumentasi penulisnya, dan diberi kesimpulan yang sesuai dengan tujuan penulisan.

Unsur-Unsur Penulisan Karya Ilmiah

1. Gagasan Ilmiah

Gagasan ilmiah dalam karya ilmiah berupa pernyataan ilmiah penulis. Gagasan ilmiah menjadi unsur utama yang dapat membedakan antara sebuah karya ilmiah dengan tulisan orang lain. Penulis dapat memberikan pernyataan dalam bentuk suatu hal, masalah, konsep, prosedur, atau teori tertentu. Gagasan ilmiah wajib ada dalam sebuah karya ilmiah.

2. Fakta

Fakta merupakan unsur karya ilmiah yang juga wajib ada di dalam tulisan. Penulisan fakta di dalam karya ilmiah harus dapat dipertanggungjawabkan dan disertai bukti yang nyata. Tujuan penggunaan fakta adalah untuk memperkuat gagasan atau memperjelas permasalahan yang ditulis dalam sebuah karya ilmiah.

3. Data dan Hasil Penelitian

Data dan hasil penelitian harus ada di dalam karya ilmiah jika karya ilmiah berbentuk laporan penelitian. Data penelitian dapat berupa fakta yang tersusun sistematis. Sementara itu hasil-hasil penelitian terdahulu juga perlu disertakan sebagai bahan pembanding dan penentu dari bagian inti penelitian.

4. Pendapat Para Ahli

Sebuah karya ilmiah harus didasarkan pada pendapat para ahli yang sebelumnya telah membahas topik yang sama. Tujuan penyertaan pendapat para ahli pada bidang tertentu yaitu untuk menunjukkan bahwa penulisan karya ilmiah didukung dengan pembacaan terhadap berbagai informasi terkait yang dikemukakan oleh para ahli.

5. Teori-Teori Relevan

Karya ilmiah yang berbentuk laporan penelitian maupun gagasan konseptual harus menyajikan teori-teori yang relevan. Teori-teori tersebut dapat menjadi acuan, penguat, atau bahan pembanding dalam sebuah karya ilmiah.

6. Penalaran

Dalam karya ilmiah dibutuhkan penalaran dalam penyajian atau penjabaran informasi. Penalaran diwujudkan dengan penyajian informasi secara terpadu dan sistematis.

7. Bahasa

Bahasa merupakan salah satu unsur penting dalam penulisan karya ilmiah. Lingkup bahasa dalam karya ilmiah mencakup penggunaan kata, kalimat, paragraf. Penulisan karya ilmiah memperhatikan diksi dan penggunaan ejaan serta tanda baca secara cermat.

8. Tampilan Visual

Di dalam karya ilmiah, tampilan visual merupakan unsur pendukung. Tampilan visual berkaitan dengan penggunaan gambar, grafik, dan bagan di dalam karya ilmiah. Kegunaan tampilan visual adalah untuk memperjelas informasi. Setiap tampilan visual harus memiliki keterangan dan sumber yang jelas.

Jenis-Jenis Penulisan Karya Ilmiah

Ilustrasi menulis | Vlada Karpovich dari Pexels
Ilustrasi menulis | Vlada Karpovich dari Pexels

Skripsi

Skripsi adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-obyektif, baik berdasarkan penelitian langsung, observasi lapangan / penelitian di laboratorium, ataupun studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.

Tesis

Tesis merupakan jenis karya tulis dari hasil studi sistematis atas masalah. Tesis mengandung metode pengumpulan, analisis dan pengolahan data, dan menyajikan kesimpulan serta mengajukan rekomendasi. Orisinalitas tesis harus nampak, yaitu dengan menunjukkan pemikiran yang bebas dan kritis. Penulisannya baku dan tesis dipertahankan dalam sidang. Tesis juga bersifat argumentatif dan dihasilkan dari suatu proses penelitian yang memiliki bobot orisinalitas tertentu.

Disertasi

Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program S3 ilmu pendidikan. Disertasi merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin ilmu pendidikan.

Artikel Hasil Penelitian

Artikel hasil penelitian merupakan laporan penelitian yang dipublikasikan kepada masyarakat. Isi artikel hasil penelitian merupakan rangkuman dari laporan penelitian. Penulisan artikel hasil penelitian disesuaikan dengan konvensi jurnal yang menjadi tempat publikasinya.

Isi artikel ilmiah hasil penelitian dapat berupa ringkasan menyeluruh atau sebagian dari informasi dari laporan penelitian. Artikel ilmiah hasil penelitian memiliki isi yang sangat ringkas tetapi mencakup keseluruhan isi dari laporan penelitian.

Artikel Gagasan Konseptual

Artikel gagasan konseptual menyajikan informasi berupa hasil telaah kepustakaan dan pengembangan gagasan ilmiah penulis. Informasi di dalam artikel bukan hasil pengolahan kembali laporan penelitian, tetapi berupa gagasan konseptual yang didukung oleh fakta dan teori berdasarkan hasil telaah sumber-sumber informasi tepercaya.

Makalah

Makalah merupakan jenis karya ilmiah yang berkaitan dengan lingkungan akademik dari siswa dan mahasiswa. Isi makalah merupakan kajian atau ulasan ilmiah sebagai hasil gagasan pribadi penulis yang disajikan dalam bentuk tulisan. Makalah harus mengandung solusi penyelesaian dari suatu permasalahan.

1. Makalah Deduktif dan Induktif

Berdasarkan prosedur pemecahan masalah, makalah dapat dibedakan menjadi makalah deduktif dan makalah induktif. Makalah deduktif adalah makalah yang menggunakan cara berpikir rasional atau melalui telaah kepustakaan dalam pemecahan masalahnya. Makalah induktif adalah makalah yang menggunakan cara berpikir empiris melalui data dan fakta yang diperoleh dari lapangan untuk pemecahan masalahnya.

2. Makalah Informatif dan Solutif

Berdasarkan kandungan informasi yang disajikan, makalah dibedakan menjadi makalah informatif dan makalah solutif. Makalah informatif berisi konsep, teori atau informasi mengenai suatu topik secara rinci. Makalah solutif berisi ulasan permasalahan beserta solusi dari penulis.

3. Makalah Kerja, Makalah Tugas, dan Makalah Penelitian

Makalah juga dapat dibedakan berdasarkan fungisnya yaitu makalah kerja, makalah tugas dan makalah penelitian. Makalah kerja yaitu pengkajian suatu permasalahan secara sistematik, jelas, dan logis di dalam suatu tulisan. Makalah tugas merupakan makalah yang ditulis untuk memenuhi sebagian dari pernyaratan menyelesaikan suatu mata kuliah atau mata pelajaran dan sebagai laporan tentang kemampuan dalam memahami suatu ilmu. Sedangkan makalah penelitian merupakan hasil penelitian lapangan dalam skala kecil yang disajikan dalam bentuk tulisan.

Kertas Kerja

Kertas kerja memiliki cakupan yang lebih lengkap dibandingkan dengan makalah. Isi di dalam kertas kerja menjelaskan suatu permasalahan secara mendalam. Kertas kerja memuat analisis yang lebih rumit. Analisa di dalam kertas kerja bersifat empiris dan objektif.

Manfaat Penulisan Karya Ilmiah

Ilustrasi laptop | Burst dari Pexels
Ilustrasi laptop | Burst dari Pexels

1. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif.

2. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber.

3. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan.

4. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis.

5. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk memperoleh kepuasan intelektual.

6. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.

7. Manfaat penulisan karya ilmiah adalah untuk bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel