10 Wonderkid yang Siap Menyihir di Euro 2020: Ada Kylian Mbappe dan Phil Foden

·Bacaan 5 menit

Bola.com, Jakarta - Perhelatan Euro 2020 akan bergulir beberapa hari lagi. Pemain-pemain terbaik dari berbagai penjuru Eropa punya kesempatan unjuk gigi, mulai yang berpengalaman hingga para wonderkid.

Setelah tertunda satu tahun akibat pandemi virus corona, Euro 2020 segera digulirkan. Turnamen ini akan mempertemukan 24 negara untuk menjadi kampiun Piala Eropa.

Setiap kontestan membawa pemain-pemain terbaik mereka. Pemain-pemain ini malang melintang di liga-liga Eropa, sehingga Euro 2020 ini akan bertabur banyak bintang hebat.

Tidak hanya membawa bintang-bintang yang sudah punya nama, para kontestan Euro 2020 tersebut juga membawa sejumlah wonderkid. Wonderkid ini tidak hanya berstatus sebagai pajangan, melainkan mereka diharapkan ajdi pembeda bagi timnya.

Setidaknya ada 10 pemain muda berbakat yang berpotensi bersinar cerah di Euro 2020. Siapa saja mereka? Yuk intip di bawah ini.

1. Pedri (Spanyol)

Pedri. Gelandang impresif Barcelona berusia 18 tahun ini amat dipercaya Ronald Koeman musim ini. Ia hanya satu kali tak dimainkan di La Liga dari keseluruhan 38 laga musim ini. Bintang sekaliber Lionel Messi pun sangat memujinya dengan banyaknya operan yang ditujukan untuknya. (AFP/Pau Barrena)
Pedri. Gelandang impresif Barcelona berusia 18 tahun ini amat dipercaya Ronald Koeman musim ini. Ia hanya satu kali tak dimainkan di La Liga dari keseluruhan 38 laga musim ini. Bintang sekaliber Lionel Messi pun sangat memujinya dengan banyaknya operan yang ditujukan untuknya. (AFP/Pau Barrena)

Wonderkid pertama yang kami prediksi akan bersinar di Euro 2020 adalah Pedri. Gelandang yang pada awalnya hanya diplot jadi pemain pelengkap di Barcelona. Namun, beberapa bulan terakhir ia menjelma menjadi pemain penting di skuat Barcelona.

Memang betul Luis Enrique membawa sejumlah gelandang serang berbakat di tim ini. Namun Pedri bisa menawarkan sesuatu yang unik ketimbang para seniornya.

2. Joao Felix (Portugal)

Joao Felix - Pemain termahal dalam sejarah Atletico Madrid ini dipercaya oleh Portugal untuk mengisi lini serang mereka. Kemampuan kontrol bola dan umpan ciamik pemain 21 tahun ini, akan sangat mematikan jika berduet dengan Cristiano Ronaldo dan Andre Silva. (Foto: AFP/Franck Fife)
Joao Felix - Pemain termahal dalam sejarah Atletico Madrid ini dipercaya oleh Portugal untuk mengisi lini serang mereka. Kemampuan kontrol bola dan umpan ciamik pemain 21 tahun ini, akan sangat mematikan jika berduet dengan Cristiano Ronaldo dan Andre Silva. (Foto: AFP/Franck Fife)

Portugal dalam satu dekade terakhir identik dengan Cristiano Ronaldo. Namun bersiaplah, Euro 2020 ini bisa menjadi panggung perkenalan bagi bintang masa depan Portugal, Joao Felix.

Felix dikenal sebagai talenta istimewa semenjak membela Benfica. Semenjak pindah ke Atletico Madrid, kemampuannya semakin terasah dan sanggup membantu Los Rojiblancos menjuarai La Liga musim ini.

Dengan menuanya Ronaldo, Felix bisa menjadi secercah harapan sebagai pemecah kebuntuan bagi Portugal di Euro 2020 nanti, meski turnamen ini merupakan turnamen internasional perdananya.

3. Dylan Levitt (Wales)

Gelandang Inggris, James Ward-Prowse, berebut bola dengan gelandang Wales, Dylan Levitt, pada laga persahabatan di Stadion Wembley, Jumat (9/10/2020) dini hari WIB. Inggris menang 3-0 atas Wales. (AFP/Nick Potts/pool)
Gelandang Inggris, James Ward-Prowse, berebut bola dengan gelandang Wales, Dylan Levitt, pada laga persahabatan di Stadion Wembley, Jumat (9/10/2020) dini hari WIB. Inggris menang 3-0 atas Wales. (AFP/Nick Potts/pool)

Di Timnas Wales, ada satu talenta muda yang mungkin masih berada di bawah radar. Ia adalah Dylan Levitt.

Levitt merupakan pemain akademi Manchester United. Ia belum merasakan bermain di tim utama Setan Merah dan musim lalu dipinjamkan ke Charlton Athletic.

Meski minim pengalaman di tim senior, Levitt sudah debut di Timnas Wales sejak 2020. Ia sudah meraih delapan cap bersama The Dragons, dan itu menandakan pemuda 20 tahun itu bukan talenta biasa. Ia bisa jadi pembeda bagi Wales di Euro mendatang.

4. Phil Foden (Inggris)

Pemain Polandia Karol Swiderski (kedua kiri) memperebutkan bola dengan pemain Inggris Phil Foden pada pertandingan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (31/3/2021). Inggris menang dengan skor 2-1. (Andy Rain/Pool via AP)
Pemain Polandia Karol Swiderski (kedua kiri) memperebutkan bola dengan pemain Inggris Phil Foden pada pertandingan Grup I kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (31/3/2021). Inggris menang dengan skor 2-1. (Andy Rain/Pool via AP)

Gareth Southgate membawa tim penuh pemain muda berbakat untuk Euro 2020. Namun di antara para pemain muda itu, ada satu yang diprediksi banyak orang akan bersinar terang, yaitu Phil Foden.

Musim ini Foden menjelma menjadi bintang top di Manchester City. Ia mekar di bawah asuhan Pep Guardiola semenjak David Silva cabut dari Etihad Stadium.

Dikenal sebagai pemain paket komplet, Foden dipastikan bakal jadi kartu AS Inggris di Euro 2020 nanti.

5. Kylian Mbappe (Prancis)

Striker Prancis, Kylian Mbappe melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama timnya ke gawang Wales dalam laga uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Allianz Riviera Stadium, Nice, Rabu (2/6/2021). Prancis menang 3-0 atas Wales. (AP/Daniel Cole)
Striker Prancis, Kylian Mbappe melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama timnya ke gawang Wales dalam laga uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Allianz Riviera Stadium, Nice, Rabu (2/6/2021). Prancis menang 3-0 atas Wales. (AP/Daniel Cole)

Untuk nama yang satu ini kayaknya tidak perlu kita perdebatkan lagi. Sosok Kylian Mbappe sudah terbukti jadi andalan di Timans Prancis.

Setelah bersinar bersama AS Monaco dan PSG, Mbappe dipanggil ke Timnas Prancis pada 2018. Ia turut membantu Prancis menjuarai turnamen paling bergengsi itu saat usianya masih 18 tahun.

Di Euro 2020 ini, ia masih berusia 22 tahun dan sudah pasti ia akan jadi momok bagi seluruh lawan Prancis di Turnamen ini.

6. Jamal Musiala (Jerman)

Pemain Bayer Leverkusen Mitchell Weiser (kiri) berebut bola dengan pemain Bayern Munchen Jamal Musiala pada pertandingan Bundesliga di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman, Selasa (20/4/2021). Bayern Munchen menang 2-0. (AP Photo/Matthias Schrader, Pool)
Pemain Bayer Leverkusen Mitchell Weiser (kiri) berebut bola dengan pemain Bayern Munchen Jamal Musiala pada pertandingan Bundesliga di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman, Selasa (20/4/2021). Bayern Munchen menang 2-0. (AP Photo/Matthias Schrader, Pool)

Timnas Jerman di Euro 2020 masih mengandalkan banyak sekali pemain muda. Namun, satu nama yang berpotensi mencuri perhatian di turnamen ini adalah Jamal Musiala.

Musiala sempat jadi rebutan antara Timnas Inggris dan Timnas Jerman. Sebelum sang pemuda lebih memilih memperkuat Timnas Jerman.

Tidak heran jika pemuda 18 tahun itu jadi rebutan, karena di usianya yang masih belia sudah rutin bermain di tim utama Bayern Munchen. Jadi Joachim Loew bisa mengandalkan anak ini di lini serangnya pada Euro 2020 nanti.

7. Giacomo Raspadori (Italia)

Pemain AC Milan Diogo Dalot (kiri) tertunduk usai pemain Sassuolo Giacomo Raspadori mencetak gol ke gawangnya pada pertandingan Serie A di Stadion San Siro, Milan, Italia, Rabu (21/4/2021). (AP Photo/Antonio Calanni)
Pemain AC Milan Diogo Dalot (kiri) tertunduk usai pemain Sassuolo Giacomo Raspadori mencetak gol ke gawangnya pada pertandingan Serie A di Stadion San Siro, Milan, Italia, Rabu (21/4/2021). (AP Photo/Antonio Calanni)

Menjelang Euro 2020, Roberto Mancini memanggil debutan untuk bermain di Euro 2020. Ia adalah Giacomo Raspadori.

Raspadori adalah seorang striker berusia 21 tahun yang membela Sassuolo. Musim lalu ia sudah mulai dipercaya menjadi ujung tombak I Nerroverdi.

Ia baru debut pada laga melawan Slovenia baru-baru ini, dan ia menunjukkan bahwa ia bisa jadi ancaman tersendiri bagi lini pertahanan lawan.

8. Donyell Malen (Belanda)

Donyell Malen. Penyerang muda PSV Eindhoven berusia 22 tahun ini mampu mencetak 19 gol dan 8 assist dalam 32 penampilannya di eredivisie musim ini. Ia merupakan pencetak gol terbanyak dari seluruh anggota skuat Timnas Belanda yang akan berlaga di Euro 2020. (AFP/Elvis Barukcic)
Donyell Malen. Penyerang muda PSV Eindhoven berusia 22 tahun ini mampu mencetak 19 gol dan 8 assist dalam 32 penampilannya di eredivisie musim ini. Ia merupakan pencetak gol terbanyak dari seluruh anggota skuat Timnas Belanda yang akan berlaga di Euro 2020. (AFP/Elvis Barukcic)

Untuk Euro 2020, Timnas Belanda masih mempertahankan budaya mengorbitkan pemain-pemain muda berbakat. Salah satu bintang muda yang kami prediksi bakal bersinar di Euro 2020 adalah Donyell Malen.

Malen merupakan penyerang dari PSV Eindhoven. Dua musim terakhir ia dikaitkan dengan banyak tim-tim besar Eropa berkat performanya yang di atas rata-rata.

Musim ini ia berhasil mencetak 27 gol dan 10 assist dari 45 penampilan bagi PSV. Catatan statistik ini menunjukkan bahwa pemuda 22 tahun ini bisa jadi mesin gol yang mematikan bagi Die Oranje.

9. Dominik Szboslai (Hungaria)

Hungaria mungkin bukan tim unggulan di Euro 2020 ini. Namun mereka punya banyak pemain yang bisa jadi kejutan, salah satunya Dominik Szboslai.

Szboslai merupakan gelandang yang bermain untuk RB Leipzig. Ia bergabung dengan raksasa Jerman itu sejak Januari 2021.

Szboslai menunjukkan performa yang apik bersama RB Leipzig dan RB Salzburg. Ia mengemas 9 gol dan 11 assist dari 22 penampilan.

Jadi ia bisa memberikan dimensi baru bagi lini tengah Hungaria di turnamen nanti.

10. Dejan Kulusevski (Swedia)

Gelandang Swedia, Dejan Kulusevski (kiri) berebut bola dengan ber Armenia, Andre Calisir dalam laga uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Solna, Sabtu (5/6/2021). Swedia menang 3-1 atas Armenia. (AFP/Jonathan Nackstrand)
Gelandang Swedia, Dejan Kulusevski (kiri) berebut bola dengan ber Armenia, Andre Calisir dalam laga uji coba menjelang berlangsungnya Euro 2020 di Solna, Sabtu (5/6/2021). Swedia menang 3-1 atas Armenia. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Pemain muda terakhir yang berpotensi bersinar di Euro 2020 ini adalah wonderkid Swedia, Dejan Kulusevski.

Kulusevski dua musim terakhir namanya sedang melejit di Serie A. Terutama setelah ia pindah ke Juventus pada musim panas tahun lalu.

Kulusevski yang bisa bermain sebagai winger dan juga striker ini terbukti jadi momok yang mematikan di Juventus. Ia mengemas tujuh gol dan tujuh assist di musim perdananya bagi Juventus, dan ia bisa jadi pemain yang diandalkan Swedia di Euro 2020 nanti.

Sumber: berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Serafin Unus Pasi, published 7/6/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel