100 Hari Lagi NASA Cari Alien di Mars

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Robot penjelajah atau Rover Perseverance milik Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) yang berangkat pada 30 Juli lalu ke Mars akan sampai tujuan dalam kurun waktu 100 hari untuk berburu alien. NASA mengumumkan bahwa Perseverance telah mencapai titik tengah perjalanan pada 27 Oktober kemarin.

Dilansir dari situs Express, Rabu, 11 November 2020, Perseverance dijadwalkan sampai di Planet Mars pada 18 Februari 2021. Pendaratan akan dilakukan di Kawah Jezero, yang diyakini memiliki air miliaran tahun silam, sehingga menjadi tempat yang sempurna bagi rover itu mencari tanda-tanda kehidupan.

Baca: Cari Pengganti Pluto Pakai Teknik yang Sama Waktu Berburu Planet Alien

Perseverance masih harus melakukan perjalanan sejauh 268 juta kilometer. NASA memperkirakan rover tersebut akan mendarat pukul 15.43 EST atau 03.43 WIB keesokan harinya. Namun, karena jaraknya yang jauh maka NASA baru bisa memastikan pendaratan 11 menit setelahnya.

Pada 6 Agustus 2012, Curiosity mendarat di tanah dengan manuver yang telah diatur sedemikian rupa. Sebelum mendarat di tanah, perjalanan rover itu melambat dengan bantuan parasut.

Lalu, memasuki 3.000 kaki di atas permukaan Mars, Rover Curiosity mengeluarkan elemen pelindung panas. Prosedur yang sama akan diterapkan Perseverance untuk pendaratannya nanti saat mulai memasuki atmosfer planet merah tersebut.

"Mendarat di Mars menjadi tantangan bagi kami. Hanya 40 persen dari semua misi yang dikirim oleh NASA yang berhasil. Perseverance menjadi yang kelima yang mencoba mendarat di planet merah itu," demikian keterangan resmi NASA.

Misi ini sendiri memiliki tujuan untuk menjelajahi planet tetangga Bumi itu untuk mencari tanda-tanda kelayakan huni untuk manusia, baik pada masa sekarang maupun lampau. Penjelajah roda enam ini akan mengumpulkan sampel batuan yang ada di Kawah Jezero untuk diteliti di Bumi.

Rover Perseverance juga akan memberi pandangan yang baru terhadap iklim dan geologi kuno di Mars dan membuka jalan eksplorasi manusia di masa depan. Sebuah penelitian menyebutkan jika alien benar-benar ada dan mereka bisa memantau aktivitas manusia serta seluruh isi Bumi dari jarak dekat.

Mereka berasal dari ribuan sistem bintang yang dilaporkan memiliki garis pandang langsung ke satu-satunya planet yang bisa dihuni makhluk hidup tersebut. "Garis pandang ini berjarak 1.004 sistem bintang. Itu jarak yang cukup dekat dengan Bumi. Jadi, para alien ini bisa mendeteksi hingga jejak kimiawi kehidupan di Bumi," kata astronom dari Universitas Cornell, New York, Amerika Serikat (AS), Lisa Kaltenegger.