100 ibu rumah tangga di Jaksel dilatih buat aneka kue dan bir pletok

Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) melatih 100 ibu rumah tangga untuk membuat aneka kue dan minuman bir pletok di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Taman Gajah, Cipete Selatan, Cilandak.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi (Sudis Nakertransgi) Jakarta Selatan Fidiyah Rokhim mengatakan pelatihan itu nantinya akan membangun relasi dengan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) yang akan memesan (order) produk buatan para peserta.

"Setelah kita bina, nanti dikurasi, dilihat higienisnya, kemudian nanti terhubung dengan Pemda DKI dan mereka yang akan memesan," kata Fidiyah saat dihubungi, Jakarta, Rabu.

Menurut Fidiyah, kebanyakan peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah para ibu rumah tangga yang belum bekerja sehingga ingin memiliki keterampilan dan penghasilan sendiri.

Baca juga: Sudin Nakertrans Jaksel sebut 80 peserta latihan mengemudi siap kerja

Syarat bergabung juga terbilang mudah hanya dengan bermodalkan kartu tanda penduduk (KTP) berstatus warga DKI Jakarta dan tidak melebihi usia batas 60 tahun.

Fidiyah menjelaskan setiap angkatan pelatihan kerja berisi 50 orang sehingga 100 orang dari sepuluh kecamatan di Jakarta Selatan sudah mengikuti angkatan pertama dan kedua pada awal Juli lalu.

Disebutkan pula, pekan ini angkatan ketiga dan keempat mengikuti pelatihan membuat kue dan bir pletok selama lima hari dari 15-22 Juli 2022 di RPTRA Asoka dan RPTRA Taman Gajah.

Harapannya dari pelatihan ini, nantinya ratusan peserta bisa mandiri dengan membuka usaha agar bisa mendapatkan penghasilan lebih.

Baca juga: 100 anak muda dilatih jadi pengusaha kue dan minuman di Jakarta Barat

"Hasilnya sampai saat ini bagus. Ada 38 orang yang sudah masuk dalam daftar pesanan," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel