1000 Persen Janji Gak Pindah Agama, Pria Bertato Ini Putuskan Mualaf

·Bacaan 2 menit

VIVAAndre Ho kini telah mantap menjadi seorang Muslim. Pria yang memiliki nama Islam, Muhammad Fikrul Mustanir itu, mantap mengucap dua kalimat Syahadat pada 24 April 2019 lalu.

Sebelum menjadi mualaf, Andre bercerita sudah memeluk agama Kristen sejak kecil. Bahkan, dia tergolong sebagai umat Kristiani yang aktif dan belajar Alkitab sejak kecil.

"Saya dari kecil sudah belajar Alkitab oleh tiga pendeta yang mengajarkan saya. Saya belajar dari SD, SMP sampai kelas 3. Itu setiap minggu ada pendeta yang datang ke rumah saya mengajarkan saya Alkitab dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru," cerita Andre Ho di Youtube Ngaji Cerdas, dikutip VIVA, Selasa 25 Mei 2021.

Saking meyakini agama yang dianutnya dulu, pria berkacamata itu memasang tato di sepanjang kedua lengannya. Tato apa saja yang menghiasi kedua tangan Andre Ho?

"Yang di tangan kiri saya ini berbahasa Arab, yang artinya Roh Kudus. Kalau yang di kanan saya ini berbahasa Thailand, yang artinya Bapak Kami ada di Surga," kata dia.

Lebih lanjut, Andre mengatakan, dulu dia termasuk penganut agama Kristen yang kuat, karena terlahir di keluarga Kristen.

"Karena emang saya lahir di keluarga Kristen, besar di keluarga Kristen, belajar Alkitab, lingkungan Kristen. Gak pernah berbaur dengan agama lain, apalagi agama yang saya benci (Islam) hanya mengenal saja, tapi saya gak akrab, saya hanya tahu saja," pungkas dia.

Andre mengungkapkan, dia merasa sangat bahagia karena bisa memeluk Islam.

"Dan saya waktu pertama mengucapkan dua kalimat Syahadat, saya bingung mau bicara kepada orang tua saya itu gimana. Demi Allah, makanya terkadang saya kaget. Saya sampai sekarang juga gak menyangka, dulu yang namanya Andre Ho sekarang bisa berubah menjadi Muhammad Fikrul Mustanir," tuturnya.

Bahkan, Andre mengatakan, sebelum memeluk Islam, dia pernah berjanji tidak akan pindah agama.

"Dulu yang agama saya Kristen, sampai saya pernah menulis satu status di Facebook, '1000 persen tidak akan pindah agama'. Itu dulu saya sangat PD," kenang dia.

Andre sendiri bahkan tidak menyangka bahwa yang mengajarkannya tentang Islam dan yang mengislamkan dia adalah organisasi yang dulu dia benci. Padahal, dulu Andre tidak pernah berbaur dengan masyarakat.

"Dulu kepribadian saya gak berbaur sama masyarakat. Bisa dibilang sombong," imbuh Andre Ho.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel