105 Perusahaan Norwegia Bidang Energi Siap Investasi di Indonesia

Daurina Lestari, Dinia Adrianjara
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 105 perusahaan Norwegia di bidang migas dan energi terbarukan, menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dan berinvestasi di Indonesia.

Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Duta Besar RI di Oslo, Todung Mulya Lubis, dan Norwep (Norwegian Energy Partners), Greater Stavanger dan pemerintah kota Stavanger, yang merupakan kota industri migas, energi terbarukan dan pengembangan digital.

Minat perusahaan Norwegia itu disampaikan oleh Bjorn Khars, direktur untuk Inggris, Australia, Indonesia, Mesir, dan Afrika Barat di Norwep. Norwep adalah organisasi nonprofit Norwegia untuk membantu pengembangan industri dan bisnis bidang energi Norwegia di luar negeri.

"Para perusahaan ini telah menghubungi kami, untuk menggali potensi dan mencari mitra kerja di Indonesia," ungkap Khars.

Beberapa perusahaan itu antara lain SN Power, Scatec Solar, Equinor, Tinfoss, dan Nexans Norway.

Baca juga: Muncul Corona Baru, Sejumlah Negara Larang Perjalanan ke Inggris

Potensi ini disambut baik oleh Dubes Todung, yang menyatakan bahwa Indonesia siap bekerja sama dalam merealisasikan minat tersebut menjadi kerja sama yang konkret.

"Ini adalah waktu yang tepat untuk investasi di Indonesia, khususnya dengan pengesahan Undang Undang Cipta Kerja yang semakin memudahkan proses investasi di Indonesia," ujar Todung, dalam keterangan pers KBRI Oslo.

Saat ini, Indonesia dan Norwegia juga dalam tahap akhir untuk memulai perjanjian Indonesia- EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) yang akan membuka lebih banyak potensi baru kedua negara.

Norwegia adalah merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Skandinavia. Pada 2019, total perdagangan kedua negara mencapai US$286 juta dengan investasi Norwegia di Indonesia senilai US$16,88 juta di 32 proyek. (art)