11 Ciri-Ciri Makhluk Hidup dan Pengertiannya Menurut Ahli

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Ada sekitar 11 ciri-ciri makhluk hidup. Ciri ini meliputi segala aspek yang membuat makhluk bisa bertahan hidup. Mulai dari bergerak, bernapas, makan, bereproduksi, dan masih banyak lagi.

Jika ditelisik dari bahasa Yunani, makhluk hidup adalah kumpulan molekul yang saling memengaruhi. Bersifat stabil dan hidup. Tak heran jika ciri-ciri makhluk hidup ini pun saling menyerupai satu dengan yang lainnya.

Ahli Biologi seperti Kimball, Helena Curtis, dan Dwijoseputro memiliki definisi yang berbeda-beda mengenai makhluk hidup. Meski begitu, aspek yang didefinisikannya tetap sama. Aspek inilah yang disebut sebagai ciri-ciri makhluk hidup.

Berikut Liputan6.com ulas ciri-ciri makhluk hidup beserta pengertiannya dari berbagai sumber, Rabu (21/10/2020).

Pengertian Makhluk Hidup

Ilustrasi makhluk hidup | Magda Ehlers dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup | Magda Ehlers dari Pexels

Menurut Kimball (1983)

Pengertian Makhluk Hidup, Terdapat 5 Ciri dari makhluk Hidup Menurut Kimball , antara lain sebagai berikut :

1. Bersifat rumit

2. Responsif

3. Berevolusi

4. Mengadakan metabolisme

5. Bereproduksi

Menurut Helena Curtis (1975)

Pengertian Makhluk Hidup, Makhluk hidup ialah sesuatu yang :

1. Memanfaatkan energi dari lingkungannya serta merubahnya dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain

2. Beradaptasi dengan lingkungannya

3. Bersifat homeostatis

4. Kompleks & terorganisir dengan baik

5. Merespon jika terdapat rangsangan

6. Bereproduksi

7. Tumbuh serta berkembang

Menurut Dwijoseputro (1998)

Pengertian Makhluk Hidup menurutnya adalah sesuatu yang :

1. Mengadakan metabolisme

2. Mengadakan Gerak

3. Mengadakan pertumbuhan

4. Bereproduksi

5. Responsif

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ilustrasi makhluk hidup | Luca Nardone dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup | Luca Nardone dari Pexels

Bergerak

Bergerak adalah ciri-ciri makhluk hidup. Bergerak untuk berpindah tempat dan berkembangbiak. Untuk bergerak, manusia dan hewan memerlukan sarana bantu untuk bergerak yang disebut alat gerak.

Makhluk yang hidup di darat umumnya menggunakan kaki untuk berjalan, melompat, dan berlari. Sementara makhluk yang hidup di air umumnya menggunakan sirip untuk bergerak.

Untuk makhluk yang hidup di udara bergerak menggunakan sayap. Sayap inilah yang makhluk udara mampu bertahan hidup, untuk mencari makan dan berkembangbiak.

Makan

Makhluk yang hidup selalu membutuhkan makanan. Ciri-ciri makhluk hidup ini digunakannya untuk bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang. Makanan berfungsi menghasilkan energi, pertumbuhan, dan mengganti sel tubuh yang rusak.

Tak hanya makanan, makhluk hidup juga senantiasa membutuhkan air. Seperti halnya manusia, sepertiga bagian tubuhnya terdiri dari air. Secara umum, air berfungsi sebagai zat pelarut di dalam tubuh.

Hewan dikelompokkan menjadi tiga golongan. Golongan pertama adalah hewan karnivora, yaitu hewan pemakan daging. Kedua adalah herbivora, hewan pemakan tumbuhan. Ketiga omnivora, hewan yang memakan daging dan tumbuhan.

Untuk tumbuhan, mereka makan dengan menggunakan proses fotosintesis. Proses ini membuat tumbuhan dapat menghasilkan makanan mereka sendiri. Sinar matahari, air, dan karbondioksida adalah hal yang dibutuhkan agar proses ini terjadi.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ilustrasi makhluk hidup | Aenic dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup | Aenic dari Pexels

Peka Rangsangan

Ciri-ciri makhluk hidup yang paling kentara adalah peka rangsangan. Ciri ini sudah pasti tak dimiliki makhluk yang mati bukan? Rangsangan yang dimaksud berkaitan dengan lingkungan sekitar. Mulai dari rangsangan cahaya, panas, dingin, bau, sentuhan, gravitasi, rasa, dan lain-lain.

Untuk makhluk hidup seperti manusia dan hewan menggunakan indra untuk mengenali rangsangan. Mata untuk menangkap rangsangan cahaya, telinga untuk menangkap rangsangan getaran suara, hidung untuk menangkap rangsangan bau, kulit untuk menangkap rangsangan berupa sentuhan atau tekanan, dan lidah peka terhadap rasa zat.

Bernapas

Makhluk hidup pastilah memiliki indra pernapasan. Indra pernapasan inilah yang nantinya digunakan untuk bernapas. Di sinilah yang menjadikan bernapas bagian dari ciri-ciri makhluk hidup. Alat pernapasan setiap makhluk hidup berbeda-beda, tergantung dengan lingkungan hidupnya.

Bagi makhluk darat, alat pernapasannya digunakan untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida. Oksigen digunakan untuk mengubah zat makanan menjadi energi secara kimiawi. Energi yang dihasilkan digunakan untuk berbagai aktivitas tubuh.

Manusia, hewan, dan tumbuhan memiliki proses pernapasan. Manusia dan hewan membutuhkan proses pernapasan ini untuk hidup. Begitu juga dengan tumbuhan. Mereka melakukan proses pernapasan untuk mendapatkan makanan.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ilustrasi makhluk hidup | Markus Spiske dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup | Markus Spiske dari Pexels

Tumbuh dan Berkembang

Tumbuh dan berkembang pastilah dialami oleh makhluk hidup. Ciri-ciri makhluk hidup yang satu ini mudah sekali terlihat. Misalnya saja dari ukuran, makhluk hidup yang awalnya kecil akan terus membesar atau meninggi.

Ciri-ciri makhluk hidup ini pun berlaku untuk segala makhluk yang hidup di dunia. Manusia, hewan laut, darat, udara, dan tumbuhan. Semua makhluk ini mengalami fase dilahirkan dan berkembang menjadi dewasa. Makhluk hidup yang sudah dewasa kemudian akan memperbanyak dirinya dengan bereproduksi. Di sinilah fase tumbuh dan berkembang akan dimulai kembali.

Mengeluarkan Zat Sisa

Makhluk hidup selalu membutuhkan makanan untuk tumbuh dan berkembang. Meski begitu, tak semua makanan yang dikonsumsi bisa terserap oleh tubuh. Ciri-ciri makhluk hidup selanjutnya, mengeluarkan zat sisa.

Zat sisa yang dikeluarkan oleh makhluk hidup tak hanya feses dan urin. Bisa berupa keringat yang dialami manusia, lalu ada karbondioksida dan uap air. Zat sisa dikeluarkan oleh makhluk hidup karena memang harus dikeluarkan. Jika tidak, justru bisa mengganggu tumbuh kembangnya.

Keringat yang mengandung garam mineral dan urine itu merupakan contoh zat sisa yang dikeluarkan oleh makhluk hidup. Ada juga karbon dioksida dan uap air yang dikeluarkan sebagai zat sisa dari proses respirasi.

Pengeluaran zat sisa oleh makhluk hidup disebut dengan ekskresi. Ekskresi sangat diperlukan karena zat sisa bersifat racun. Sehingga jika tidak dikeluarkan akan mengganggu kinerja tubuh.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ilustrasi makhluk hidup | Jonas Von Werne dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup | Jonas Von Werne dari Pexels

Berkembang Biak

Makhluk hidup pastilah akan berkembangbiak dan memperbanyak diri. Ciri-ciri makhluk hidup ini dimulai dengan bereproduksi. Tujuannya tak sekadar memperbanyak diri, melainkan menjaga populasi dan melestarikan jenisnya.

Contohnya seperti, induk kucing yang melahirkan anak kucing. Dari individu berkembang menjadi banyak individu. Manusia melahirkan bayi. Tumbuhan menghasilkan tunas atau biji. Itulah yang disebut berkembang biak (reproduksi).

Beradaptasi

Setiap makhluk hidup memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam kehidupannya. Kemampuan untuk menerima rangsang, termasuk beradaptasi dengan lingkungan. Ciri-ciri makhluk hidup adalah mereka yang bisa beradaptasi.

Hal ini disebabkan karena makhluk hidup yang tak bisa beradaptasi pasti musnah dari populasi. Makhluk hidup hanya bisa bertahan hidup dengan adaptasi. Adaptasi adalah cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan tinggalnya. Entah itu di tempat panas, dingin, dan masih banyak lagi lainnya.

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ilustrasi makhluk hidup | Pixabay
Ilustrasi makhluk hidup | Pixabay

Melakukan Metabolisme

Memang tidak semua makhluk hidup melakukan metabolisme. Hanya beberapa saja, misalnya seperti manusia. Tubuh manusia akan selalu mengalami reaksi kimia. Reaksi kimia inilah yang disebut metabolisme.

Proses penyusunan dan penguaraian zat untuk dapat diserap oleh tubuh. Penyerapan ini ditujukan untuk perkembangbiakan, tumbuh, dan perkembangannya.

Untuk proses penguaraian zat menjadi partikel lebih kecil disebut katabolisme. Sementara proses penyusunan senyawa disebut dengan proses anabolisme.

Regulasi

Regulasi adalah sebuah proses pengaturan keserasian dalam tubuh organisme yang diatur oleh syaraf dan juga hormon.