11 Fakta Menarik Prilly Saat Kuliah, Pernah Diledek karena Jualan Ayam

·Bacaan 3 menit

VIVAPrilly Latuconsina baru saja mendapat gelar S.Ikom. Berikut 11 fakta menarik, Prilly merasa menjadi remaja normal saat kuliah. Ia sangat menikmati kehidupan kuliah pada saat itu.

Perjuangan untuk mendapatkan gelar tersebut sangatlah tidak mudah. Wanita 24 tahun itu harus membagi waktu untuk shooting dan kuliah. Kabarnya juga dirinya pernah dibully semasa kuliah, benarkah?

Inilah 11 Fakta Menarik Prilly Menikmati Masa-masa Kuliah

Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta

Diketahui bahwa Prilly Latuconsina merupakan lulusan London School of Public Relations (LSPR) dengan mengambil jurusan Public Relation. Ia memilih kampus tersebut karena faktor jadwal kuliah dan lokasinya yang masih terjangkau.

Dikritik netizen tidak kuliah di UI

Beberapa waktu lalu Prilly mengadakan Q & A diinstagramnya. Lantas ada netizen yang mengkritik dirinya karena tidak kuliah di UI. Netizen tersebut menganggap bahwa Prilly itu sangat pintar dan berbakat namun memilih kampus swasta.

Prilly bangga kuliah di kampus swasta

Lantaran ada pertanyaan yang nyleneh, Prilly menjawab dengan tegas bahwa orang pintar dan ambis berhak memilih kampus sesuai keinginan. Ia mengatakan bahwa banyak lulusan kampus swasta yang jadi orang sukses.

Kurang istirahat

Di antara kesibukannya sebagai aktris, bintang iklan, pebisnis, dan juga sebagai mahasiswi pada saat itu, ia harus membagi waktu dengan benar. Ia merasa tidak punya waktu untuk tidur.

Ia harus menjalankan konsekuensinya saat memilih untuk kuliah. Prilly juga harus mengorbankan waktu bermain, waktu tidur, bahkan saat ada rapat dengan project Bersama teman kuliahnya harus menggunakan video call.

Kuliah karena keinginan sendiri

Keputusan Prilly untuk kuliah bukan karena desakan orangtuanya, murni keinginannya sendiri. Karena artis 24 tahun itu juga ingin merasakan seperti remaja normal lainnya yaitu belajar, bertemu dosen dan mengerjakan tugas bersama teman-temannya.

Merasa jadi remaja normal

Prilly merasa dirinya menjadi remaja normal saat di kuliah saja. Merasakan duduk di kelas, bertemu dengan dosen dan teman-teman, bermain, ke kantin, dan juga ngerjain tugas bareng. Hal-hal itulah yang membuat Prilly merasa menjadi remaja normal pada umumnya.

Tidak dibeda-bedakan saat kuliah

Prilly mengaku senang karena di kampus memiliki teman-teman yang baik. Ia juga tidak merasa dibedakan atau diistimewakan karena profesinya sebagai artis. Karena terkadang ada beberapa artis yang mungkin berbeda perlakuannya di tempat kuliah.

Pernah diledek temen kampus

Prilly mengaku sering diledek teman-temannya karena memiliki usaha kue dan ayam yang tengah digelutinya itu. Karena banyak teman-temannya yang ingin mencoba usaha kue kekiniannya.

Ia pernah diledekin pada saat bertemu dengan teman-temannya. Lantaran ia memiliki bisnis makanan tak jarang jika teman-temannya ingin mencoba mencicipi dan ingin sekali teman-temannya dibawakan makanan bisnis miliknya ke kampus.

Tidak masalah dengan candaan temannya

Prilly merasa nggak ada masalah dengan candaan tersebut. Ia menganggap bahwa teman-temannya asik semua. Mereka memperlakukan Prilly senormal mungkin, dan tidak merasa terintimidasi atau merasa dibeda-bedakan.

Sangat nyaman menjadi mahasiswi

Prilly tidak pernah merasakan bullying saat berada di kampus. Ia sangat nyaman dan menikmati perannya sebagai mahasiswi pada saat itu. Prilly merasa kampusnya tidak ada bullying dan semacamnya. Ia sangat nyaman dan juga jadwal yang sudah pasti sehingga bisa sambil kerja atau syuting setelah kuliah.

Mendapat gelar S.Ikom

Prilly Latucinsina baru saja lulus kuliah dan menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.Ikom).
Prilly berhasil menuntaskan Pendidikan dan mendapatkan gelar Sarjana di kampus London School of Public Relations (LSPR) dengan mengambil jurusan Public Relation. Rasa haru dan senang ia rasakan setelah dinyatakan lulus pada sidang skripsi kemarin (24/8/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel