11 Fungsi Karbohidrat bagi Tubuh Manusia yang Penting Diketahui

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Fungsi karbohidrat sangat penting untuk tubuh dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Pasalnya, nutrisi satu ini merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Saat tubuh kekurangan asupan karbohidrat, kamu dapat mengalami pusing, mual, dan lemas.

Karbohidrat terbagi menjadi dua macam, yaitu karbohidrat kompleks dan sederhana. Karbohidrat kompleks mengandung banyak molekul gula dan kaya akan serat, sehingga memerlukan proses yang lebih lama untuk dicerna dalam tubuh. Sementara itu, karbohidrat sederhana memiliki kandungan molekul gula yang lebih sedikit, sehingga proses pencernaannya pun menjadi lebih cepat.

Namun, karbohidrat kompleks akan memberikan energi secara konsisten, tanpa membuat tubuh mendapat asupan kalori berlebihan secara tiba-tiba. Selain itu karbohidrat kompleks juga berisiko lebih kecil untuk menumpuk sebagai lemak di dalam tubuh.

Ada beberapa makanan yang dapat memberikan fungsi karbohidrat secara optimal, yaitu biji-bijian utuh dan roti yang mengandung bahan tersebut (whole grain), nasi merah atau nasi cokelat, pasta atau sereal dari gandum utuh, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan.

Asupan karbohidrat yang direkomendasikan sekitar 45-65 persen dari total kalori harian, yaitu sekitar 900-1.300 kalori dari total 2.000 kalori per hari. Untuk memperolehnya, diperlukan sumber karbohidrat sekitar 225-325 gram per hari. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (19/8/2021) tentang fungsi karbohidrat.

Fungsi Karbohidrat bagi Tubuh

Ilustrasi Nasi Credit: unsplash.com/Pille
Ilustrasi Nasi Credit: unsplash.com/Pille

Sumber Energi Utama bagi Tubuh

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, fungsi karbohidrat yang paling utama adalah sebagai sumber energi utama bagi tubuh manusia. Karbohidrat merupakan bahan bakar utama yang dibutuhkan tubuh guna menghasilkan energi. Energi tentunya dibutuhkan dalam setiap aktivitas manusia.

Selama proses pencernaan berlangsung, tubuh akan memecah gula dan pati dalam makanan kemudian menyerapnya ke dalam aliran darah lalu menjadi glukosa atau gula darah. Tubuh membutuhkan glukosa sebagai energi untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Selain itu, otak juga membutuhkan glukosa agar berfungsi dengan benar.

Jika tubuh kekurangan karbohidrat, maka akan menyebabkan lemah, lesu, dan ketidakfokusan. Jika terdapat glukosa berlebih, maka akan disimpan dalam otot dan hati dalam bentuk glikogen. Bila benar-benar tidak terpakai, maka glukosa diubah menjadi lemak.

Menurunkan Risiko Penyakit Tertentu

Tidak hanya sebagai sumber energi utama, fungsi karbohidrat juga bisa menurunkan risiko penyakit tertentu. Hal ini dipengaruhi oleh serat pangan dan biji-bijian utuh yang dapat menekan risiko penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, dan menjaga pencernaan. Sumber karbohidrat yang kaya akan serat pangan antara lain adalah sayur, kentang atau ubi yang dimasak dengan kulitnya, dan biji-bijian utuh.

Fungsi Karbohidrat bagi Tubuh

Ilustrasi Berat Badan Credit: freepik.com
Ilustrasi Berat Badan Credit: freepik.com

Membatasi Asupan Kalori

Kandungan serat yang tinggi dari makanan yang mengandung karbohidrat akan membuat seseorang merasa kenyang lebih cepat dan memuaskan nafsu makan lebih lama. Dibandingkan lemak, karbohidrat juga mengandung lebih sedikit kalori. Dalam 1 gram lemak terkandung 9 kalori, sedangkan dalam 1 gram karbohidrat hanya terkandung 4 kalori.

Dengan kandungan tersebut, fungsi karbohidrat sangat penting dalam mengendalikan berat badan. Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan agar setiap orang mendapatkan 14 gram serat untuk setiap 1.000 kalori dikonsumsi setiap hari.

Mengendalikan Berat Badan

Fungsi glukosa dalam membatasi asupan kalori tentunya akan membantu kamu dalam mengendalikan berat badan. Terutama jika kamu mengonsumsi karbohidrat kompleks, yang membuat kamu merasa kenyang dalam jangka waktu yang lebih lama karena tubuh memecah gula secara perlahan. Kamu bisa mengonsumsi jenis gandum utuh dan serat untuk mengendalikan berat badan.

Menjaga Kesehatan Jantung

Makanan berserat yang kaya akan karbohidrat membantu mencegah kolesterol menumpuk di pembuluh darah. Kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Oleh sebab itu, fungsi karbohidrat juga baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Namun, tidak semua karbohidrat bagus untuk jantung. Karbohidrat dari biji-bijian, buah segar, sayuran, gandum utuh, dan oat dapat melindungi jantung. Sebaliknya, hindari makanan berkarbohidrat seperti kue, produk yang dibuat dengan tepung putih, serta makanan olahan karena tinggi lemak dan gula tambahan.

Fungsi Karbohidrat bagi Tubuh

Karbohidrat. (sumber: pixabay)
Karbohidrat. (sumber: pixabay)

Meningkatkan Penyerapan Nutrisi

Fungsi karbohidrat bagi tubuh selanjutnya adalah untuk mengoptimalkan fungsi protein. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk menjaga asupan karbohidrat dalam tubuh agar fungsi protein dalam berjalan dengan optimal dan mencukupi kebutuhan tubuh manusia. Seperti diketahui bahwa protein merupakan nutrisi yang sangat penting dan dibutuhkan oleh seluruh organ tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Salah satu jenis karbohidrat yang termasuk dalam jenis laktosa sangat baik untuk tubuh. Jenis laktosa yang paling baik biasanya didapatkan dari susu dan yoghurt. Jenis karbohidrat ini sangat baik untuk membuat tubuh merasa lebih berenergi dalam waktu lama. Selain itu laktosa juga membuat tubuh bisa menyerap nutrisi sehingga bisa melancarkan sistem pencernaan.

Penentu Indeks Glikemik

Fungsi karbohidrat selanjutnya adalah sebagai penentu indeks glikemik. Indeks glikemik merupakan patokan dalam menilai seberapa cepat karbohidrat atau gula dalam makanan diserap ke dalam tubuh. Semakin tinggi indeks glikemik maka semakin cepat makanan tersebut meningkatkan kadar gula darah. Sementara itu, makanan dengan indeks glikemik rendah lebih lambat dicerna tubuh dan tidak membuat gula darah cepat naik.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman dengan indeks glikemik tinggi, seperti roti tawar putih, kue manis, coklat, dan minuman ringan yang yang manis, dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Penting untuk Fungsi Otak

Selain itu, otak juga membutuhkan karbohidrat agar berfungsi dengan benar. Karbohidrat merupakan salah satu sumber dari energi, dan otak akan sanggup menampung energi tersebut. Tujuannya adalah untuk mengaktifkan sel-sel yang dimiliki oleh otak. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mencukupi kandungan karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Fungsi Karbohidrat bagi Tubuh

Ilustrasi Makanan Berkarbohidrat Tinggi Credit: pexels.com/Marta
Ilustrasi Makanan Berkarbohidrat Tinggi Credit: pexels.com/Marta

Menyehatkan Pencernaan

Fungsi karbohidrat berikutnya adalah untuk menyehatkan pencernaan. Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup membantu mencegah masalah pencernaan seperti sembelit. Makanan berserat yang kaya akan karbohidrat dapat mempercepat proses pencernaan. Tanpa asupan karbohidrat yang cukup, tubuh mungkin tidak mendapatkan cukup serat yang berfungsi menjaga sistem pencernaan tetap teratur.

Membantu Menjaga Massa Otot

Fungsi karbohidrat bagi tubuh juga dapat mempertahankan massa otot. Biasanya ketika tidak ada energi dari lemak, tubuh akan menggunakan otot untuk beraktivitas. Penyimpanan cadangan glukosa di otot, memang sangat penting untuk kesehatan otot. Jika cadangan glukosa dalam otot sudah habis, maka otot akan mengambil protein untuk dijadikan energi.

Proses pengubahan protein menjadi energi ini akan memengaruhi massa otot tubuh. Protein adalah pembentuk massa otot yang sangat penting, bila protein terus digunakan maka massa otot juga akan berkurang. Perlu diketahui ketika tubuh kehilangan massa otot maka akan semakin melemah dan tidak memiliki tenaga. Bahkan beberapa kasus yang terlambat untuk ditangani, akan menyebabkan kematian.

Mengatur Kenaikan Kadar Gula Darah

Tanpa disadari, banyak orang kerap mengonsumsi karbohidrat tanpa melihat kategorinya. Karbohidrat yang banyak mengandung gula dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Padahal, jika hal ini terjadi secara terus-menerus, maka bisa meningkatkan potensi diabetes.

Fungsi karbohidrat di sini adalah mengatur kenaikan kadar gula dalam darah. Jika menyeimbangkan karbohidrat dari gula dan serat, maka kondisi tubuh akan tetap sehat. Pasalnya, serat bisa mengurangi produksi kadar gula dalam darah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel