11 Manfaat Puasa Syawal, Tingkatkan Keimanan dan Sistem Imun

·Bacaan 2 menit

VIVA – Setelah selesai menjalani puasa di bulan suci Ramadhan, umumnya umat muslim kembali menunaikan ibadah puasa sunnah di bulan Syawal. Puasa Syawal, biasanya dilakukan selama enam hari.

Sama halnya seperti puasa Ramadhan, puasa sunnah di bulan Syawal juga memiliki banyak manfaat. Namun berbeda dengan puasa Ramadhan, dikutip dari laman NU online, puasa Syawal dianjurkan dilakukan mulai 2 hingga 7 Syawal dan akan lebih baik dikerjakan secara berturut-turut. Tetapi, jika tidak, manfaat dan keutamannya tetap bisa diperoleh.

Biar tertarik untuk menjalani puasa Syawal, yuk cari tahu apa saja manfaat puasa Syawal baik untuk keimanan dan kesehatan tubuh.

1. Pahala Seperti Puasa Setahun

Menjalankan puasa Syawal juga bisa mendatangkan pahala berlipat ganda. Bahkan pahalanya seperti menjalankan puasa satu tahun. Meski puasa Syawal sunnahnya hanya enam hari, tetapi Allah SWT memberikan ganjaran puasa seperti seseorang yang berpuasa 12 bulan.

Mengenai pahala tersebut, tercantum dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang telah melaksanakan puasa Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama enam hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun." (HR. Muslim)

2. Puasa Syawal Lebih Mendekatkan Diri pada Allah

Keutamaan puasa sunnah Syawal ditegaskan dalam salah satu hadist Qudsi sebagai berikut:

"Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu)". Kemudian, Rasulullah melanjutkan, "Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi." (HR. Muslim)

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Bukan hanya mendapatkan ganjaran pahala yang besar, manfaat puasa Syawal juga bisa meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh. Para peneliti Uiversity of Southern California tertarik untuk mempelajari kaitan antara puasa dengan daya tahan tubuh seseorang.

Dari hasil penelitiannya terungkap, rasa lapar selama puasa dapat memicu sel-sel induk dalam tubuh yang memproduksi sel darah putih baru yang melawan infeksi. Bahkan para peneliti menyebut puasa sebagai pembalik sakelar regreneratif yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih.

Munculnya sel darah putih baru ini membuat regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh hingga mampu melindungi tubuh, menyingkirkan sistem tubuh yang rusak selama berpuasa.

Masih banyak lagi manfaat dari puasa Syawal, mulai dari mencegah gangguan pencernaan, jadi pengontrol gula dan lemak darah, menurunkan berat badan, menyehatkan otak hingga mencegah diabetes tipe 2. Seperti apa penjelasannya? Yuk simak pembahasannya dengan klik tautan ini.