11 Oktober 2021: Total 237,8 Juta Kasus COVID-19 Dunia, Turki Terparah Nomor 3

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Ankara - Kasus COVID-19 di dunia mencapai 237,8 juta berdasarkan data Johns Hopkins University, Senin (11/10/2021). Pada 28 hari terakhir, ada 13,1 juta kasus.

Jumlah 13,1 juta kasus itu menurun ketimbang pekan-pekan sebelumnya ketika ada 14 juta kasus dalam 28 hari terakhir. PBB juga menyebut tren kasus di dunia sedang turun.

Akan tetapi, ada negara yang justru menunjukkan lonjakan kasus, seperti Turki. Peringkat negara tersebut kini berada di nomor tiga dunia dengan 779 ribu kasus baru dalam 28 hari terakhir. Totalnya, ada 7,4 juta kasus COVID-19 di negara itu.

Peringkat pertama di dunia masih Amerika Serikat. Kasus virus corona masih bergejolak karena orang-orang yang masih ogah divaksinasi.

Untuk angka kematian, ada total 4,8 juta pasien meninggal di dunia akibat Virus Corona COVID-19 selama pandemi. Total vaksinasi untuk virus tersebut kini mencapai 6,4 miliar dosis.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jokowi: Pandemi COVID-19 Belum Berakhir

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinjau vaksinasi COVID-19 di Waduk Pluit, Jakarta, Senin (14/6/2021). (Dok Kementerian Kesehatan RI/ Maulana & Sekretariat Presiden)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tinjau vaksinasi COVID-19 di Waduk Pluit, Jakarta, Senin (14/6/2021). (Dok Kementerian Kesehatan RI/ Maulana & Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, kondisi Tanah Air di saat pandemi COVID-19 ini membaik. Namun, dia mengingatkan ancaman kesehatan akibat Virus Corona belum bisa dikatakan sudah berakhir.

"Dari hari ke hari, situasi pandemi COVID-19 di Tanah Air kian membaik. Tapi pandemi ini belumlah berakhir," kata Jokowi melalui Instagram pribadinya @jokowi, seperti dikutip Liputan6.com, Jakarta, Senin (11/10).

Menurut dia, ada dua hal yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu pemerintah menangani pandemi COVID-19. Pertama adalah lakukan vaksinasi dan kedua disiplin protokol kesehatan atau prokes.

"Kita tetap fokus pada dua hal, vaksinasi yang dipercepat dan protokol kesehatan yang terus kita perkuat. Jangan pernah lengah dan tetap waspada, karena virus itu masih ada di sekitar kita," wanti Jokowi.

Dia juga mengajak masyarakat untuk wajib membawa sejumlah benda untuk proteksi selama pandemi COVID-19 melalui gambar unggahannya.

"Anda yang hendak berkegiatan di luar rumah, jangan lupa membawa bekal untuk terhindar dari COVID-19," jelas Jokowi.

Infografis COVID-19:

Infografis 5 Cara Tidak Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (Liputan6.com/Niman)
Infografis 5 Cara Tidak Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel