11 Pemain Starter Timnas Indonesia Edisi Perdana Shin Tae-yong, Cuma 5 yang Bertahan

Bola.com, Jakarta - Shin Tae-yong membuat harapan pencinta Timnas Indonesia melambung.

Sejak ia ditunjuk oleh PSSI untuk jadi juru taktik timnas Indonesia, pelatih asal Korea Selatan itu memberikan warna berbeda. Meski belum ada trofi, STY dianggap telah menancapkan fondasi Timnas Indonesia.

Terbaru, Indonesia menang dua kali dalam laga uji coba melawan Curacao. Sebelumnya STY membawa Garuda lolos ke Piala Asia 2023, dan Timnas Indonesia U-20 ke turnamen yang sama tahun depan.

Shin Tae-yong tak langsung meroket di Indonesia. Laga debut STY setahun yang lalu tidak begitu memberi kesan yang bagus. Timnas Indonesia dibantai 1-3 oleh Oman pada tanggal 29 Mei 2021 dalam laga persahabatan.

STY menurunkan formasi 4-2-3-1 kala itu. Ada beberapa pemain yang memang layak dan ada pemain-pemain yang mengejutkan masuk ke dalam susunan sebelas pertama Timnas Indonesia.

Nadeo Argawinata

Nadeo Argawinata - Kiper andalan Timnas Indonesia ini selain andal dalam menjaga gawang ia juga memiliki kelebihan yakni berparas tampan. Nadeo juga disebut-sebut mirip dengan kiper Chelsea, Kepa Arizzabalaga. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Nadeo Argawinata - Kiper andalan Timnas Indonesia ini selain andal dalam menjaga gawang ia juga memiliki kelebihan yakni berparas tampan. Nadeo juga disebut-sebut mirip dengan kiper Chelsea, Kepa Arizzabalaga. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Posisi: KiperUsia: 25 tahun

Klub saat ini: Bali United

Nadeo jadi kiper pertama yang dipercaya STY untuk menjadi pengawal di bawah mistar Garuda. Nadeo membalas kepercayaan itu dengan tampil sangat impresif dan mencatat 15 penampilan dari total 23 pertandingan Timnas Indonesia bersama STY.

Sampai saat ini, Nadeo juga melanjutkan performa apiknya itu bersama Bali United. Nadeo nyaris tidak kesulitan untuk mendapatkan tempat utama di bawah pimpinan Stefano Cugurra.

Rifad Marasabessy

Pemain Timnas Indonesia, Rifad Marasabessy, mengontrol bola saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (23/2/2018). Pemusatan ini akan berlangsung selama satu pekan, yakni 18-25 Februari. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Pemain Timnas Indonesia, Rifad Marasabessy, mengontrol bola saat latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Jumat (23/2/2018). Pemusatan ini akan berlangsung selama satu pekan, yakni 18-25 Februari. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Posisi: Bek kanan

Usia: 23 tahun

Klub saat ini: Borneo FC Samarinda

Sebelum Asnawi Mangkualam tampil memukau bersama Indonesia, ada nama Rifad terlebih dahulu yang mengisi posisi bek kanan. Namun, debutnya ini sekaligus jadi laga terakhir di timnas, karena setelah itu dia tidak pernah dipanggil lagi.

Rifad juga terus mengalami penurunan di level klub. Setelah sempat jadi pemain utama Borneo FC Samarinda, namanya sulit bersaing lagi dengan pemain muda semacam Fajar Fatturahman dan pemain senior Diego Michiels.

Rizky Ridho

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengikuti sesi latihan jelang laga melawan Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (26/9/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengikuti sesi latihan jelang laga melawan Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (26/9/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Posisi: Bek tengah

Usia: 20 tahun

Klub saat ini: Persebaya Surabaya

Ridho jadi salah satu kejutan saat STY memilih komposisi untuk bek tengah. Di antara banyak opsi pemain senior, Ridho justru yang dipilih. Namun, ia membuktikan kepercayaan itu dan menjaganya sampai sekarang dengan terus dipercaya ke timnas.

Berkat penampilannya bersama timnas itu pula, Persebaya Surabaya berani memainkannya cukup sering. Pemain berpostur 183 cm itu kini menjadi kapten Bajul Ijo di usianya yang masih 20 tahun.

Nurhidayat

Nurhidayat Haji Haris menjadi kapten Timnas Indonesia U-19 di ajang Piala AFF U-19 2018.. (Bola.com/Aditya Wany)
Nurhidayat Haji Haris menjadi kapten Timnas Indonesia U-19 di ajang Piala AFF U-19 2018.. (Bola.com/Aditya Wany)

Posisi: Bek tengah

Usia: 23 tahun

Klub saat ini: Bhayangkara FC

Nurhidayat jadi salah satu pemain yang mengejutkan saat STY menukangi Indonesia. Walaupun sempat punya rekam jejak di timnas kelompok umur, Nurhidayat nyatanya hanya sekali itu bermain untuk Indonesia.

Penampilannya yang sempat bagus di timnas kelompok umur, sampai diamanahkan sebagai kapten, terus mengalami penurunan. Kini di Bhayangkara FC, Nurhidayat hanya bermain jika satu dari dua bek tengah utama The Guardian mengalami cedera.

Pratama Arhan

Teranyar umpan maut Pratama Arhan memakan korban kala Timnas Indonesia melawan Curacao. Pemain Tokyo Verdy itu melakukan lemparan jarak jauh yang jitu dan mampu disambut baik dengan sundulan oleh Fachruddin Aryanto hingga berujung gol ke gawang lawan. (Bola.com/M iqbal Ichsan)
Teranyar umpan maut Pratama Arhan memakan korban kala Timnas Indonesia melawan Curacao. Pemain Tokyo Verdy itu melakukan lemparan jarak jauh yang jitu dan mampu disambut baik dengan sundulan oleh Fachruddin Aryanto hingga berujung gol ke gawang lawan. (Bola.com/M iqbal Ichsan)

Posisi: Bek kiri

Usia: 20 tahun

Klub saat ini: Tokyo Verdy (Divisi Kedua Jepang)

Entah bagaimana caranya STY yakin dengan Arhan. Padahal, ada banyak bek kiri lain yang berkualitas dan berpengalaman saat ini. Namun yang pasti, pemilihannya bukanlah sebuah penyesalan. Arhan sampai berlaga ke luar negeri berkat penampilan impresifnya bersama Garuda.

Di Tokyo Verdy atau divisi kedua Liga Jepang, Arhan memang masih mencari tempat utama. Dia baru dipercaya sekali bermain di kompetisi resmi. Meski begitu, kemampuannya justru meningkat setiap kali dipanggil timnas lagi.

Syahrian Abimanyu

<p>Pemain Timnas Indonesia U-23,&nbsp;Syahrian Abimanyu saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Pemain Timnas Indonesia U-23, Syahrian Abimanyu saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Posisi: Gelandang tengah

Usia: 23 tahun

Klub saat ini: Persija Jakarta

Setelah berkarier di Newcastle Jets (Australia), Abimanyu pindah ke Johor Darul Tazim (Malaysia). Tidak ada yang meragukan pemanggilan Abimanyu karena pengalamannya itu. Memang benar, kualitasnya tidak bisa diragukan.

Walaupun kini posisinya di tempat utama mulai tergeserkan sejumlah pemain berkualitas lain, Abimanyu tetaplah berkelas. Bersama Persija, Abimanyu selalu jadi andalan pelatih kelas dunia lainnya, Thomas Doll.

Evan Dimas

Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)
Evan Dimas. Pemain Bhayangkara FC berusia 26 tahun ini juga selalu menjadi starter dalam dua laga sebelumnya. Kinerjanya di lini tengah dalam dua laga tersebut layak disanjung. Dua gol dan satu assist disumbangkannya serta torehan umpan suksesnya yang mencapai 86,5 persen. (affsuzukicup)

Posisi: Gelandang tengah

Usia: 27 tahun

Klub saat ini: Arema FC

Evan tidak akan dilupakan begitu saja oleh penikmat sepak bola nasional berkat prestasi yang ditorehkannya bersama timnas kelompok umur. Namun semenjak dipanggil STY di laga debutnya, Evan tidak lagi jadi pilihan utama.

Evan masih berkualitas, namun ia mulai tak bisa menyaingi perkembangan gelandang tengah timnas lainnya. Bahkan di Arema FC pun, Evan masih sulit mengamankan tempat utama.

Adam Alis

Gelandang Timnas Indonesia  U-23, Adam Alis berusaha menjebol gawang Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang Timnas Indonesia U-23, Adam Alis berusaha menjebol gawang Tira Persikabo. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Posisi: Sayap kanan

Usia: 28 tahun

Klub saat ini: Arema FC

Adam lebih dulu mendapatkan kepercayaan STY untuk mengisi posisi sayap kanan Indonesia. Pengalaman dan kecepatannya sudah jadi alasan ia dipilih saat STY belum mendaftar siapa saja pemain yang layak.

Namun, Adam hanya tercatat bermain sebanyak empat kali bersama STY. Setelah itu, ia tidak lagi dipanggil karena kalah saing dengan pemain-pemain sayap yang lebih muda. Sementara itu, ia mendapatkan karier yang lumayan stabil bersama Arema FC.

Kadek Agung

Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Kadek Agung usai menjebol gawang Thailand dalam pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (3/6/2021). (Foto: Dok. PSSI)
Selebrasi pemain Timnas Indonesia, Kadek Agung usai menjebol gawang Thailand dalam pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (3/6/2021). (Foto: Dok. PSSI)

Posisi: Gelandang serang

Usia: 24 tahun

Klub saat ini: Bali United

Agung adalah salah satu produk terbaik dari akademi Bali United. STY melihat bakat dan potensi itu, sehingga langsung dipanggil ke dalam tim senior. Ia tampil cukup bagus dengan mencatatkan sepuluh penampilan, termasuk bermain di Piala AFF 202.

Namun, cedera yang membekap Agung membuat kesempatannya untuk dipanggil lagi jadi hilang. ia juga belum mencatatkan penampilan bersama Bali United musim ini karena masih belum pulih.

Egy Maulana Vikri

Pada menit ke-63 Egy Maulana Vikri dimasukkan pelatih Shin Tae-yong menggantikan Ricky Kambuaya untuk meningkatkan serangan akibat stamina Ricky Kambuaya yang mulai kelelahan. (AP/Suhaimi Abdullah)
Pada menit ke-63 Egy Maulana Vikri dimasukkan pelatih Shin Tae-yong menggantikan Ricky Kambuaya untuk meningkatkan serangan akibat stamina Ricky Kambuaya yang mulai kelelahan. (AP/Suhaimi Abdullah)

Posisi: Sayap kiri

Usia: 22 tahun

Klub saat ini: Zlate Moravce (Divisi Pertama Liga Slovakia)

Egy juga jadi salah satu pemain yang berkarier di luar negeri yang langsung dipanggil STY. Kualitasnya sebagai pemain sayap tidak bisa diragukan dan terus bertahan di timnas Indonesia senior sampai saat ini.

Bersama tim barunya di Slovakia, Egy tercatat baru bermain sebanyak tiga kali dan sudah mencatatkan satu assist. Di tiga laga terakhir klub, Egy hanya duduk manis di bangku cadangan.

Kushedya Hari Yudo

Kushedya Hari Yudo. Striker berusia 27 tahun ini juga gagal menampilkan aksi terbaiknya karena minimnya suplai bola ke kakinya. Walaupun sesekali mampu membuka ruang, namun tidak ada rekannya dari lini tengah yang maju memanfaatkan ruang yang dibukanya. (Dok. PSSI)
Kushedya Hari Yudo. Striker berusia 27 tahun ini juga gagal menampilkan aksi terbaiknya karena minimnya suplai bola ke kakinya. Walaupun sesekali mampu membuka ruang, namun tidak ada rekannya dari lini tengah yang maju memanfaatkan ruang yang dibukanya. (Dok. PSSI)

Posisi: Penyerang

Usia: 29 tahun

Klub saat ini: Arema FC

Yudo adalah pemanggilan mengejutkan lainnya. Di saat STY punya banyak opsi pemain lokal untuk dipanggil, Yudo justru jadi pemain pertama yang dipercaya STY untuk mengisi posisi nomor 9 di timnas Indonesia. Kariernya sempat tahan lama sampai Piala AFF 2020 dan mencatatkan 10 penampilan.

Namun kini, Yudo masih dibekap cedera sehingga kesempatan dipanggil timnas masih tertutup. Cederanya panjang dan kemungkinan masih berbulan-bulan lagi sampai harus benar-benar bisa merumput lagi dengan Arema FC.

 

Bola.net (Abdi Rafi Akmal, 29/9/2022)