12 Bahaya Minuman Bersoda untuk Wanita, Dapat Menyebabkan Pubertas Dini

·Bacaan 7 menit

Liputan6.com, Jakarta Bahaya minuman bersoda untuk wanita tidak boleh disepelekan. Bagi kamu yang suka mengonsumsi minuman bersoda, penting untuk mengetahui bahayanya. Pasalnya, jika kamu tidak membatasi konsumsi minuman bersoda, akan berbahaya terhadap kondisi kesehatan kamu.

Minuman bersoda memang nikmat jika dijadikan sebagai minuman pendamping ketika mengonsumsi makanan berat hingga makanan ringan. Namun, jika mengonsumsi minuman bersoda tidak dibatasi tentunya bahaya minuman bersoda untuk wanita akan kamu rasakan.

Agar tidak menimbulkan penyakit, bahaya minuman bersoda untuk wanita penting kamu ketahui sedini mungkin. Setelah kamu mengetahui dan memahami bahayanya, kamu perlu untuk membatasi konsumsi minuman bersoda.

Minuman bersoda ternyata memiliki cukup banyak efek negatif untuk kesehatan tubuh. Kerugian ini akan muncul jika kita mengonsumsi minuman bersoda pada waktu dan jumlah yang tidak tepat. Oleh sebab itu, bahaya minuman bersoda untuk wanita tidak boleh dianggap sepele.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang bahaya minuman bersoda untuk wanita yang tidak boleh disepelekan, Selasa (27/10/2020).

Bahaya Minuman Bersoda untuk Wanita

Ilustrasi Obesitas Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Obesitas Credit: pexels.com/pixabay

Minuman bersoda merupakan jenis minuman hampir disukai oleh semua kalangan. Namun, terkadang bahaya mengonsumsi minuman ini tidak diperhatikan, khususnya oleh wanita. Minuman bersoda merupakan salah satu minuman yang pantang dikonsumsi wanita saat haid ataupun menstruasi.

Beberapa studi mulai meneliti dan membuktikan bahwa konsumsi minuman bersoda, dengan 1-2 porsi setiap hari, dapat menyebabkan risiko kesehatan lainnya yaitu menyebabkan kondisi tidak subur pada pasangan.

1. Meningkatkan Risiko Obesitas

Bahaya minuman bersoda untuk wanita yang pertama yakni dapat meningkatkan risiko obesitas. Risiko obesitas akibat konsumsi minuman bersoda akan lebih berbahaya karena berefek pada kondisi kesehatan wanita, misalnya risiko gangguan kadar gula pada kondisi hamil atau menyusui. Kondisi obesitas juga akan menyebabkan munculnya berbagai penyakit kardiovaskular. Bahaya minuman berkarbonasi ini disebabkan karena kandungannya yang kaya akan kalori. Kalori berlebihan yang masuk ke dalam tubuh bisa meningkatkan risiko obesitas. Tidak hanya bagi orang yang sudah dewasa, anak-anak juga bisa menderita obesitas.

2. Produksi dan Kualitas Sel Telur Menurun

Bahaya minuman bersoda untuk wanita berikutnya yakni produksi sel telur sedikit dan juga kualitas sel telur akan menurun. Hormon yang tidak terbentuk dengan baik pada wanita akibat konsumsi minuman bersoda akhirnya akan benar-benar mengganggu kesuburan. Hal tersebut telah terbukti akan membuat produksi sel telur wanita semakin rendah diiringi dengan kualitas sel telur yang semakin buruk. Lebih lanjut, hal ini akan semakin menekan kemungkinan terjadinya kehamilan pada wanita yang terbiasa mengonsumsi minuman bersoda.

3. Meningkatkan Risiko Keguguran

Meningkatkan risiko keguguran merupakan bahaya minuman bersoda untuk wanita selanjutnya yang tak boleh disepelekan. Bagi ibu hamil, tyentunya penting untuk membatasi atau bahkan tidak mengonsumsi makanan ataupun minuman yang tidak sehat. Pasalnya, makanan ataupun minuman yang tidak sehat akan berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin.

Minuman bersoda yang dikonsumsi tidak tepat juga akan mengganggu tumbuh kembang janin dalam tubuh. Asupan zat yang terkandungn pada minuman bersoda telah terbukti akan memengaruhi kualitas embrio, hal ini membuat embrio tidak bisa tumbuh optimal dan meningkatkan risiko keguguran.

4. Gangguan Hormon

Dapat menyebabkan gangguan hormon merupakan bahaya minuman bersoda untuk wanita selanjutnya yang penting untuk diketahui. Wanita yang terlalu sering konsumsi minuman bersoda dan mengakibatkan obesitas akan cenderung mengalami gangguan pada produksi hormon. Hal ini yang kemudian di klaim menyebabkan gangguan pada kesuburan wanita karena hormon pemicu kehamilan terganggu produksinya.

5. Menyebabkan Kelahiran Prematur

Selain menyebabkan keguguran, bahaya minuman bersoda untuk wanita juga dapat menyebabkan kelahiran prematur. Sebuah penelitian mengungkapkan, wanita hamil yang rutin mengonsumsi minuman bersoda ditemukan lebih mungkin untuk melahirkan prematur.

Seperti yangsudah dijelaskan sebelumnya, ibu hamil penting untuk memahami tentang minuman ataupun makanan yang tidak sehat dan berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janin.

6. Menyebabkan Pubertas Dini

Bahaya minuman bersoda untuk wanita berikutnya yakni dapat menyebabkan pubertas dini. Sebuah studi di Harvard Medical School terhadap 5.583 anak perempuan berusia 9 hingga 14 tahun menemukan, mereka yang minum satu setengah kaleng minuman bersoda sehari memiliki menstruasi pertama lebih awal daripada mereka yang tidak.

Minuman bersoda juga sebaiknya tidak dikonsumsi saat sedang haid. Saat haid, kamu bisa mengonsumsi makanan dan minuman sehat agar darah haid kamu lancar dan tidak menimbulkan penyakit lainnya yang berbahaya.

Bahaya Minuman Bersoda untuk Wanita

Ilustrasi gigi. (Bola.com/Pixabay)
Ilustrasi gigi. (Bola.com/Pixabay)

7. Menyebabkan Penuaan Dini

Perawatan dibutuhkan agar tidak menyebabkan penuaan dini pada kulit, khusunya pada wanita. Selain perawatan dari luar, perawatan dari dalam juga dibutuhkan agar tidak menyebabkan penuaan dini. Salah satu bahaya minuman bersoda untuk wanita selanjutnya yakni dapat menyebabkan penuaan dini.

Bahaya minuman bersoda ini terkait dengan kandungan fosfat di dalamnya yang bisa mempercepat proses penuaan. Tidak hanya buruk dalam hal kerutan, bahaya soda lainnya juga terkait dengan komplikasi kesehatan seperti penyakit ginjal kronis dan kalsifikasi kardiovaskular.

8. Menyebabkan Rasa Tidak Nyaman di Perut

Mengonsumsi minuman bersoda berlebihan tentunya akan membuat perut terasa tidak nyaman. Minuman bersoda dapat menyebabkan gas tambahan dalam sistem pencernaan. Meskipun hal ini tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan kamu sering bersendawa atau perut kembung. Selain itu, gas dalam saluran pencernaan juga dapat meningkat jika kamu minum air berkarbonasi terlalu cepat.

Jika kamu memiliki masalah pada pencernaan seperti sindrom iritasi usus, gas tambahan dari air berkarbonasi dapat menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan di perut kamu. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi minuman bersoda jika memiliki masalah pencernaan.

9. Menyebabkan Kerusakan Gigi

Bahaya minuman bersoda untuk wanita selanjutnya yakni dapat menyebabkan kerusakan gigi. Pada umumnya, minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi seperti fruktosa dan glukosa. Kedua zat itu bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. Selain gula, bahaya soda juga bisa menyebabkan kerusakan enamel akibat kandungan asamnya.

10. Meningkatkan Asam Lambung

Dapat meningkatkan asam lambung merupakan bahaya minuman bersoda untuk wanita berikutnya yang tidak boleh dianggap sepele. Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus.

Selain di dada, sensasi panas juga bisa terjadi di perut dan berpotensi menjadi bahaya apabila sering terjadi. Gas ekstra dalam minuman berkarbonasi menciptakan lebih banyak tekanan di perut kamu yang bisa meningkatkan kemungkinan bahwa perut akan memuntahkan isinya.

11. Meningkatkan Risiko Diabetes

Bahaya minuman bersoda untuk wanita selanjutnya yakni dapat meningkatkan risiko diabetes. Bagi penderita diabetes, bahaya minuman bersoda adalah meningkatkan risiko komplikasi dan masalah kesehatan terkait diabetes. Hal ini disebabkan karena kandungan minuman bersoda yaitu kalori dan gula yang sangat tinggi.

Para penderita penyakit diabetes harus sangat dibatasi untuk mengonsumsi gula. Hal ini karena hormon insulin yang ada di dalam tubuhnya tidak cukup, bahkan tidak sanggup untuk mengubah zat gula menjadi gula otot (glikogen). Akibatnya, gula darah (glukosa) akan meningkat dan membahayakan.

12. Mengurangi Kekuatan Tulang

Dapat mengganggu penyerapan kalsium dan mengurangi kekuatan tulang merupakan bahaya minuman bersoda untuk wanita selanjutnya yang tidak boleh disepelekan.

Sebuah penelitian mengungkapkan, bahaya minuman bersoda bisa mengurangi kekuatan tulang, khususnya pada seorang wanita. Penelitian itu menegaskan bahwa seorang wanita yang rutin mengonsumsi minuman bersoda memiliki tulang pinggul yang lebih lemah dibanding mereka yang tidak mengonsumsi minuman bersoda.

Kandungan Minuman Bersoda

Ilustrasi minuman soda. (dok. pexels.com/rawpixel)
Ilustrasi minuman soda. (dok. pexels.com/rawpixel)

Seperti yang diketahui bahwa minuman bersoda memiliki rasa manis dan tentunya ada sensasi sodanya yang menambah kenikmatan minuman tersebut. Namun dibalik kenikmatannya ini ada bahaya yang ditimbulkan, khusunya jika dikonsumsi wanita.

Sebagian besar kandungan gizi yang ada pada minuman bersoda adalah gula, yang termasuk dalam gula buatan yang sangat manis. Gula buatan yang ditambahkan dalam minuman bersoda umumnya memiliki kandungan gula, atau kadar rasa manis, yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan kandungan gula pada minuman atau produk kemasan berpemanis lainnya.

Selain itu, minuman bersoda juga memiliki kandungan zat kimia yang ditambahkan dalam proses pembuatannya untuk memberikan rasa khas soda pada minuman.

Cara Mengatasi Kebiasaan Minum Soda

Ilustrasi Foto Minuman Soda (iStockphoto)
Ilustrasi Foto Minuman Soda (iStockphoto)

Bagi kamu pecinta minuman bersoda tentunya sangat sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Namun kamu harus mencoba agar tidak menimbulkan penyakit ataupun bahaya untuk kesehatan kamu. Perlahan tapi pasti, kamu bisa mencoba beberapa cara ini untuk mengatasi kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda.

1. Mencari Penggantinya

Cara pertama yang bisa kamu lakukan yakni mencari penggantinya. Salah satunya bisa menggantinya dengan air putih atau susu, atau jenis minuman yang tidak menimbulkan bahaya untuk kesehatan kamu. Namun hal yang perlu diketahui adalah tidak mengonsumsi minuman manis atau minuman yang mengandung kafein secara berlebihan.

Kamu harus mengurangi jumlah yang dikonsumsi setiap harinya. Seiring dengan itu, kamu bisa coba untuk mengganti minuman ringan dengan jus buah, air soda tawar, susu, atau air yang dicampur dengan lemon.

Kamu juga dapat mengalihkan konsumsi softdrink dengan teh tanpa pemanis. jika kamu tidak menyukai cita rasa teh tanpa gula, maka, kamu dapat mencampurkan lemon, mint, atau sedikit gula/pemanis buatan.

2. Minum Segelas Air Terlebih Dahulu

Cobalah untuk minum segelas air dulu sebelum menyeruput minuman manis kesukaan kamu. Hal ini dapat membantu kamu dalam mengurangi konsumsi softdrink karena kamu sudah tidak haus lagi.

3. Campur dengan Air

Mulailah dengan mencampurnya dengan sedikit air putih, tapi semakin hari tambahkan terus jumlah air sehingga lama-lama terbiasa minum hanya air putih saja. Mencampur softdrink dengan air juga memungkinkan kamu mengurangi rasa manis yang terkandung dalam minuman ringan tersebut.