12 Cara Berhenti Merokok dengan Cepat, Dimulai dari Hal Kecil

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara berhenti merokok bisa membantu orang yang ingin berhenti dari kebiasan tidak sehat ini. Merokok adalah penyebab utama kematian dini. Merokok bisa memicu berbagai penyakit kronis seperti gangguan paru-paru dan jantung.

Cara berhenti merokok akan terasa sulit bagi orang yang sudah terbiasa merokok. Ini karena nikotin membuat ketagihan dan sulit untuk mengubah kebiasaan. Namun, dengan pendekatan yang tepat cara berhenti merokok bisa dilakukan.

Cara berhenti merokok yang bisa dilakukan adalah dengan menghentikan rutinitas yang tidak sehat dan mencari dukungan yang tepat. Cara berhenti merokok bisa dimulai dengan membuat perubahan kecil pada gaya hidup. Cara berhenti merokok ini bisa membantu menahan godaan untuk menyalakan rokok.

Berikut cara berhenti merokok, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (13/11/2020).

Cara berhenti merokok

Ilustrasi Merokok Credit: unsplash.com/Andres
Ilustrasi Merokok Credit: unsplash.com/Andres

Terapi penggantian nikotin

Terapi penggantian nikotin memberikan nikotin tingkat rendah tanpa bahan kimia beracun lainnya dalam asap tembakau. Ini membantu meringankan beberapa gejala penarikan nikotin, seperti mengidam yang intens, mual, kesemutan pada tangan dan kaki, insomnia, perubahan suasana hati, dan kesulitan berkonsentrasi.

Terapi ini bisa diberikan pada dokter dengan mudah. Terapi penggantian nikotin tersedia dalam bentuk permen karet, semprotan, inhaler, hingga tablet hisap.

Konsumsi buah dan sayur

Sebuah penelitian di AS mengungkapkan bahwa beberapa makanan, termasuk daging, membuat rokok lebih memuaskan. Lainnya, termasuk keju, buah dan sayuran, membuat rasa rokok tidak enak. Jadi cara berhenti merokok yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur. Cobalah makan lebih banyak buah, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.

Cara berhenti merokok

Mengunyah permen karet tanpa gula  (sumber: Pixabay)
Mengunyah permen karet tanpa gula (sumber: Pixabay)

Kunyah sesuatu

Berikan sesuatu yang bisa dilakukan mulut untuk melawan keinginan merokok. Cobalah mengunyah permen karet tanpa gula atau permen keras, atau mengunyah wortel mentah, seledri, kacang-kacangan atau biji bunga matahari atau sesuatu yang renyah dan memuaskan.

Vitamins B dan C

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa perokok umumnya memiliki konsentrasi vitamin B dan vitamin C yang lebih rendah dibandingkan dengan non-perokok. Perokok seringkali menyebut stres sebagai salah satu pemicu yang meningkatkan keinginan untuk merokok. Vitamin B dikenal sebagai vitamin "anti stres" dan dapat membantu menyeimbangkan suasana hati.

Vitamin C adalah antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi paru-paru dari stres oksidatif yang disebabkan oleh asap rokok. Jadi melengkapi dengan vitamin ini dapat membantu saat berhenti merokok.

Cara berhenti merokok

Ilustrasi lari (iStockphoto)
Ilustrasi lari (iStockphoto)

Olahraga

Aktivitas fisik dapat membantu mengalihkan diri dari mengidam tembakau dan mengurangi intensitasnya. Bahkan aktivitas fisik yang singkat seperti berlari naik turun tangga beberapa kali dapat membuat keinginan untuk merokok hilang.

Cobalah keluar untuk jalan-jalan atau jogging. Jika terjebak di rumah atau kantor, cobalah squat, tekuk lutut dalam, push-up, berlari di tempat, atau berjalan naik dan turun tangga.

Praktikkan teknik relaksasi

Merokok mungkin merupakan cara untuk mengatasi stres. Melawan keinginan merokok itu sendiri bisa membuat stres. Hilangkan stres dengan mempraktikkan teknik relaksasi, seperti latihan pernapasan dalam, relaksasi otot, yoga, visualisasi, pijat, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

Cara berhenti merokok

Ilustrasi Merokok (sumber: unsplash)
Ilustrasi Merokok (sumber: unsplash)

Hindari pemicu

Dorongan untuk merokok kemungkinan besar paling kuat dalam situasi di mana saat paling sering merokok. Ini seperti di pesta atau bar, atau saat merasa stres atau menyesap kopi. Identifikasi situasi pemicu dan buat rencana untuk menghindarinya sepenuhnya atau melewatinya tanpa merokok.

Hindari alkohol

Saat minum alkohol, lebih sulit untuk tetap berhenti merokok. Jadi cobalah untuk membatasi alkohol saat pertama kali berhenti merokok. Begitu juga jika sering merokok saat minum kopi, gantilah dengan teh selama beberapa minggu.

Jika biasanya merokok setelah makan, carilah hal lain untuk dilakukan, seperti menyikat gigi, berjalan-jalan, atau mengunyah permen karet.

Cara berhenti merokok

Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/pixabay

Gunakan aplikasi untuk melacak kebiasaan

Kebiasaan seperti merokok dipicu sebagai respons terhadap isyarat tertentu. Ada berbagai aplikasi online gratis yang dapat membantu melacak kemajuan. Aplikasi ini dapat membantu melacak konsumsi merokok dan isyarat kecanduan nikotin. Informasi ini kemudian dapat digunakan untuk merencanakan kapan dan di mana harus memperkuat kebiasaan baru yang sehat menggantikan kebiasaan lama yang tidak sehat.

Cari dukungan orang lain

Jika teman atau anggota keluarga juga ingin berhenti merokok, sarankan kepada mereka agar berhenti bersama. Kamu juga bisa bergabung ke grup berhenti merokok online. Atau baca blog orang yang berhenti merokok dan posting pemikiran yang membesarkan hati untuk orang lain yang mungkin berjuang melawan keinginan merokok.

Cara berhenti merokok

Foto oleh Aphiwat chuangchoem dari Pexels
Foto oleh Aphiwat chuangchoem dari Pexels

Buat daftar alasan untuk berhenti merokok

Terus ingatkan diri mengapa ingin membuat keputusan untuk berhenti merokok. Buat daftar alasan dan bacalah saat membutuhkan dukungan untuk tetap berhenti.

Buat daftar keuntungan saat berhenti merokok

Bagi perokok yang berencana berhenti merokok, membuat daftar untuk tetap termotivasi dapat membantu ketika masa-masa sulit. Keuntungan ini bisa termasuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, menabung, memberi contoh yang baik untuk anak-anak, terlihat lebih sehatm dan banyak lagi.

Dengan meninjau daftar tersebut setiap hari dan terutama pada saat-saat sulit, perokok dapat melatih pikiran untuk fokus pada aspek positif dari tujuan mereka dan memperkuat keinginan mereka untuk berhenti.