12 Cara Mengobati Asam Urat yang Ampuh, Ubah Gaya Hidup dan Pakai Bahan Alami

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara mengobati asam urat bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan konsumsi bahan alami. Penyakit yang ditandai dengan nyeri pada sendi yang muncul secara mendadak ini memang menjadi keluhan banyak orang.

Asam urat adalah penyakit arthritis yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Hal ini terjadi karena tubuh menghasilkan asam urat dalam jumlah berlebih, atau tidak dapat membuang kelebihan asam urat, sehingga asam urat pun menumpuk di dalam tubuh.

Cara mengobati asam urat bisa kamu ketahui dengan mengenali berbagai penyebabnya. Beberapa gejala yang umum terjadi pada penderita asam urat adalah nyeri hebat pada persendian, radang dan kemerahan, sendi menjadi kaku, hingga adanya bejolan. Gejala asam urat ini paling sering terjadi pada sendi lutut hingga kaki.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar cepat ditangani. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (26/3/2021) tentang cara mengobati asam urat.

Penyebab Asam Urat

Ilustrasi Asam Urat Pada Kaki Credit: unsplash.com/Kris
Ilustrasi Asam Urat Pada Kaki Credit: unsplash.com/Kris

Penyakit asam urat lebih sering dialami oleh pria yang berusia antara 30-50 tahun. Namun, wanita setelah masa menopause juga bisa mengalaminya. Sebelum mengetahui cara mengobati asam urat, kamu perlu mengenali penyebabnya terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut:

Makanan dan Minuman. Salah satu penyebab asam urat yang paling utama adalah konsumsi makanan yang memiliki kadar purin tinggi. Makanan purin ini seperti jeroan (hati, ampela, paru, usus), makanan laut (kepiting, kerang, udang, cumi) dan daging merah. Selain jenis makanan tersebut, minuman manis dan alkohol juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat.

Obat-obatan. Penyebab asam urat selanjutnya adalah konsumsi obat tertentu. Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan peningkatan asam urat, misalnya obat diuretik hingga aspirin. Proses penyembuhan cedera atau operasi, serta kondisi medis tertentu juga bisa jadi penyebab asam urat.

Kelebihan Berat Badan. Asam urat juga bisa disebabkan oleh kelebihan berat badan. Hal ini bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat, sehingga kadarnya dapat melonjak di dalam tubuh. Kondisi ini akan membuat ginjal kesulitan untuk membuang asam urat dari tubuh.

Riwayat Keluarga. Memiliki keluarga yang juga menderita penyakit asam urat juga bisa menjadi penyebab asam urat selanjutnya. Jika ada salah satu atau beberapa anggota keluarga memiliki masalah asam urat, maka risiko kamu mengalami masalah yang sama pun dapat meningkat.

Kondisi Medis Tertentu. Memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit tiroid, kolesterol tinggi, sindrom metabolik, leukemia, anemia, sleep apnea, dan hipertensi juga bisa menjadi penyebab asam urat.

Cara Mengobati Asam Urat dengan Mengubah Gaya Hidup

Ilustrasi Asam Urat Credit: unsplash.com/Imani
Ilustrasi Asam Urat Credit: unsplash.com/Imani

Meski tidak dapat disembuhkan secara total, namun penyakit asam urat dapat dikendalikan dengan penanganan yang tepat. Berikut beberapa cara mengobati asam urat dengan mengubah gaya hidup:

Cek Menu Harian

Cara mengobati asam urat yang pertama adalah dengan memerhatikan menu makanan sehari-hari. Menghindari makanan dan minuman yang tinggi purin (asam urat) seperti seafood, daging merah, makanan-makanan manis (mengandung gula), alkohol, dan jeroan merupakan hal wajib yang harus kamu lakukan.

Hindari makanan seperti kue-kue manis, permen, minuman manis dan produk yang mengandung gula fruktosa tinggi. Selain itu, kurangi lemak jenuh dari daging merah, unggas yang berlemak, dan produk susu yang mengandung tinggi lemak.

Makan lebih banyak buah, sayuran, dan gandum utuh. Pilihlah sumber protein harian dari daging tanpa lemak, ikan, dan unggas sekitar 2-3 potong per hari. Sumber protein lain yang bisa ditambahkan adalah produk susu rendah lemak atau yogurt.

Olahraga Teratur

Olahraga teratur juga sangat penting sebagai cara mengobati asam urat, agar lebih bisa dikendalikan. Olahraga membuat sendi-sendi terlatih dengan baik, sehingga bisa mencegah nyeri sendi yang kerap kali menyerang orang dengan asam urat. Berolahragalah secara teratur dengan intensitas sedang setidaknya 30 menit selama 5 hari dalam seminggu.

Menjaga Berat Badan

Orang yang mengalami obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk memiliki asam urat yang tinggi daripada orang yang memiliki berat badan normal. Jadi, cara mengobati asam urat juga perlu memerhatikan berat badan. Untuk menjaga berat badan, pilihlah sumber karbohidrat kompleks dalam diet.

Banyak Minum Air putih

Cara mengobati asam urat selanjutnya adalah dengan rajin minum air putih. Minum air minimal delapan gelas per hari akan membantu mengangkut zat gizi dan juga zat yang sudah tidak terpakai dalam tubuh.

Beberapa ahli percaya bahwa minum air putih akan ikut membantu melancarkan pembuangan asam urat yang menumpuk dalam tubuh. Selain dari air putih sendiri, memilih buah yang mengandung air juga bisa menjadi salah satu cara untuk memperlancar pengeluaran asam urat.

Hindari Stres

Stres, kualitas tidur yang buruk, dan kurang olahraga bisa menyebabkan peradangan yang mampu meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Oleh karena itu, cara mengobati asam urat juga bisa dilakukan dengan menghindari stres dengan melakukan kegiatan yang positif dan menyenangkan.

Cara Mengobati Asam Urat dengan Bahan Alami

asam urat (sumber: Pixabay)
asam urat (sumber: Pixabay)

Jahe

Cara mengobati asam urat dengan bahan alami yang pertama adalah menggunakan jahe. Jahe berperan sebagai zat anti peradangan yang mencegah terjadinya pembentukan kristal dan meredakan gejala asam urat yang terjadi. Jahe mengandung beberapa zat anti peradangan yakni gingerols dan shogaol. Kedua zat ini yang akan membantu mengurangi parahnya peradangan yang timbul.

Cara mengobati asam urat dengan jahe bisa dilakukan dengan cara topikal maupun oral. Untuk topikal, rendam potongan atau parutan jahe dengan air mendidih. Rendam waslap dalam campuran air jahe. Saat dingin, tempelkan waslap ke daerah asam urat yang sakit sekali sehari selama 15 hingga 30 menit. Untuk oral, kamu bisa mengonsumsi air rebusan jahe maksimal tiga gelas per hari.

Lemon

Lemon bukan hanya menyediakan vitmain C yang membantu meredakan sakit akibat asam urat namun lemon juga membantu menyediakan kalium. Kalium digunakan untuk menjaga fungsi ginjal dan membantu menjaga kadar pH darah dan urin sedikit basa.

Dengan seimbangnya fungsi ginjal dan kadar pH, dapat membantu mencegah pembentukan kristal asam urat. Cara menggunakannya cukup mudah, peras lemon dan campur dengan segelas air hangat. Lalu minum secara rutin di pagi hari.

Kunyit

Curcumin adalah bahan kimia yang paling aktif dalam kunyit. Zat ini memiliki kemampuan antiinflamasi yang kuat. Dengan menekan peradangan, curcumin dapat membantu mengurangi nyeri sendi seperti asam urat. Kandungan antioksidan kunyit juga dapat membantu mengendalikan peradangan asam urat dengan mengurangi stres oksidatif.

Sama seperti jahe, kunyit bisa digunakan secara topikal maupun oral. Campurkan 1 hingga 2 sendok makan yogurt, madu mentah, atau minyak kelapa dengan 1 sendok teh kunyit. Oleskan pasta pada sendi yang sakit dan bilas setelah 10 hingga 15 menit. Kamu juga bisa menggunakan krim topikal kunyit yang dijual bebas. untuk oral, kunyit bisa dimasukkan dalam menu makanan harian sebagai bumbu. Kunyit juga bisa dikonsumsi melalui suplemen.

Teh Jelatang

Teh jelatang atau nettle tea menjadi obat tradisional asam urat yang cukup terkenal. Teh ini dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit. Seduh 1 hingga 2 sendok teh jelatang kering di dalam cangkir. Minumlah hingga 3 gelas per hari.

Kembang Sepatu

Kembang sepatu memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu menurunkan kadar asam urat pada penderita asam urat. Kembang sepatu bisa dikonsumsi dalam bentuk suplemen atau teh. Herbal kembang sepatu ini juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan kadar kolesterol dan trigliserida pada pra-diabetes dan penderita diabetes.

Cuka Sari Apel

Cuka sari apel bekerja mirip dengan air lemon untuk mengatur pH tubuh. Cuka sari apel juga dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi peradangan. Ini akan mengurangi jumlah asam urat dalam darah. Cuka sari apel harus diencerkan dengan air sebelum diminum. Cobalah mencampur 1 sendok makan cuka sari apel ke dalam segelas penuh air putih dan minum sebelum tidur.

Biji Seledri

Biji seledri kaya akan asam lemak Omega-6 dan minyak diuretik lainnya. Sebagai diurektik yang kuat, ini membantu membersihkan sistem kelebihan cairan dengan merangsang ginjal untuk membuang asam urat. Daun seledri juga bisa menjadi diuretik yang baik.