12 Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching, Cegah Kering dan Patah

Liputan6.com, Jakarta Bleaching menjadi cara yang banyak digunakan untuk mewarnai rambut. Bleaching merupakan proses mengubah pigmen warna rambut menjadi lebih terang. Bleaching biasa dilakukan pada rambut berwarna asli gelap seperti hitam atau cokelat tua.

Dengan bleaching, rambut akan mudah menyerap tone warna rambut yang diinginkan. Warna rambut jadi lebih cerah dan terang dengan bleaching. Meski bisa mempercantik warna rambut, proses bleaching ternyata menimbulkan sejumlah efek samping.

Bleaching bisa meningkatkan risiko kerusakan rambut. Proses ini bisa membuat rambut jadi sangat kering dan rapuh. Akibatnya, rambut jadi mudah rontok dan bercabang.

Bagi kamu yang ingin tetap mem-bleaching rambut. Berikut 12 cara merawat rambut yang baru dibleaching untuk hindari kerusakan, dirangkum Liputan6.com dari Healthline, Jumat (12/6/2020).

Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching

Minyak Esensial (Photo: Christin Hume/Unsplash)

Gunakan minyak

Saat bleaching rambut, kamu juga menghilangkan minyak alami dari folikel rambut. Minyak bisa membantu menghindrasi dan menyegel kelembapan rambut. Menggunakan minyak tertentu bisa membantu mencegah rambut kering setelah dibleaching.

Minyak yang bisa digunakan di antaranya adalah minyak zaitun, minyak kelapa, minyak argan, dan minyak almond. Minyak rosemary juga bisa menguatkan rambut dan mencegah kerontokan.

Lindungi dari sinar matahari

Setelah proses bleaching, rambut lebih rentan terbakar akibat suhu panas. Ini bisa terjadi ketika rambut terkena sinar matahari langsung.

Kamu bisa menggunakan sunblock khusus untuk rambut dan kulit kepala. Pilih juga produk rambut yang menyertakan SPF di dalamnya. Kamu juga bisa melindungi rambut dengan menggunakan topi atau tudung.

Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching

©Shutterstock

Gunakan hair mask

Hair mask atau masker rambut bisa membantu melembapkan rambut. Kamu bisa membuat sendiri hair mask dengan bahan alami seperti alpukat, madu, atau putih telur. Hair mask ini bisa mengembalikan kelembutan dan elastisitas rambut. Hair mask bisa digunakan dua atau tiga kali dalam seminggu.

Gunakan air beras

Membilas rambut dengan air beras bisa membantu menguatkan helai rambut. Air beras mengandung inositol yang dapat digunakan untuk memperbaiki helai rambut. Siapkan air beras dengan merebus beras dan saring, lalu diamkan di dalam kulkas semalaman. Kamu bisa membilas rambut dengan air ini jika rambut terasa sangat rusak.

Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching

pemanasan rambut (Foto: Unsplash)

Gunkana kondisioner tanpa bilas

Kini sudah banyak produk kondisioner tanpa bilas di pasaran. Produk kondisioner ini dapat membantu menghidupkan kembali rambut yang rusak karena bleaching. Pilih jenis kondisioner yang memiliki efek pelembap dan pembentuk keratin.

Hindari penggunaan pemanas

Tepat setelah proses bleaching, rambut akan sangat kering dan rentan terhadap kerusakan. Setelah bleaching hindari penggunaan alat rambut yang menggunakan panas. Alat-alat panas ini seperti catokan, pengeriting rambut, atau hair dryer.

Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching

Ilustrasi Keramas Rambut (iStockphoto)

Hindari paparan klorin

Klorin bisa membuat rambut semakin lemah dan mengganggu kekuatannya. Klorin juga bisa memberikan warna rambut yang dibleaching menjadi rona kehijauan atau warna oranye wortel. Bilas rambut dengan air dingin tepat sebelum masuk ke kolam atau sumber air berklorin. Bilas kembali rambut dengan air dingin setelah menghabiskan waktu di kolam atau air yang mengandung klorin. Menggunakan topi renang atau shower cap juga bisa membantu mengurangi paparan klorin.

Keramas dengan air dingin

Rambut yang rusak karena bleaching tidak boleh dicuci dengan air panas. Uap dari air panas bisa membuka kutikula rambut dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada helai rambut. Saat keramas, pastikan untuk menjaga suhu turun ke tingkat sedang sampai suam-suam kuku. Tutup keramas dengan semprotan air dingin untuk menutup kelembapan.

Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching

Lidah buaya (Thanatip S/Shutterstock)

Lidah buaya

Bleaching dapat mengiritasi kulit di kulit kepala. Proses ini menyebabkan kemerahan, kulit kepala kering, dan mengelupas. Untuk mengatasinya kamu bisa memanfaatkan lidah buaya. Gel lidah buaya dapat digunakan untuk membantu menyembuhkan kulit kepala yang rusak dan meradang. Khasiatnya yang melembabkan dan anti-inflamasi dapat membantu menyembuhkan kerusakan pada rambut dan juga kulit kepala.

Pijat kulit kepala

Bleaching juga bisa menyebabkan kerontokan rambut. Untuk mensiasatinya kamu bisa memijat kulit kepala dengan minyak esensial. Pijatan pada kulit kepala dapat meningkatkan sirkulasi darah ke kepala dan membantu merangsang pertumbuhan rambut. Kamu bisa memijat kulit kepala setiap kali keramas. Fokuskan pijatan pada pelipis dan tengkuk.

Cara Rawat Rambut yang Baru Dibleaching

Ilustrasi sisir rambut | Pexels | Pixabay

Perhatikan cara menyisir rambut

Rambut yang telah dibleaching lebih rentan kusut. Rambut yang kusut jika disisir bisa menyebabkan kerontokan. Untuk mensiasatinya, kamu bisa menggunakan sisir bergigi lebar atau sikat basah dengan bulu fleksibel untuk hasil terbaik. Memotong ujung rambut bercabang juga dapat membantu menghidupkan kembali rambut yang rusak karena bleaching. Hindari juga mengikat rambut terlalu kencang karena rambut bisa rentan patah.

Jangan sering keramas

Saat bleaching rambut, kamu akan menghilangkan minyak alami dari folikel rambut. Selama folikel rambut belum sepenuhnya membaik, kurangi intensitas keramas. Banyak orang melaporkan bahwa rambut mereka baik untuk dicuci sekali atau dua kali per minggu.