12 Hal Yang Tak Diketahui Tentang Ratu Elizabeth

TEMPO.CO , Jakarta: - 60 tahun yang lalu, Ratu Elizabeth II memulai tahtanya. Beberapa hari lalu baru saja diadakan perayaan kenaikan tahta sang ratu. Selama lebih dari enam dekade terakhir, Ratu Elizabeth II telah menjadi saksi dari banyak perubahan di dunia dan di dalam keluarganya sendiri. Untuk memperingati 60 yahun tahtanya, popsugar  5 Juni 2012 mencatat 12 fakta kecil tentang Ratu Elizabeth yang mungkin belum pernah Anda ketahui :

1. Nama Panggilannya Lilibet

Putri Elizabeth biasa dipanggil Lilibet oleh keluarga terdekatnya, nama panggilan ini diberikan karena ia tidak bisa mengeja namanya. Ayahnya, Raja George VI pernah mengatakan,"Lilibet adalah kebanggannku, Margaret adalah kebahagiaanku."

2. Memperbaiki Lipstik di Depan Publik

Sang ratu tidak pernah pergi tanpa tas tangannya. Di dalamnya dia selalu menyimpan lipstik, yang selau dia gunakan meskipun itu di muka umum. Bahkan Laura Bush akhirnya mengikuti hal yang sama dan mengatakan,"sang Ratu pernah berkata kepadaku tidak apa-apa melakukan itu di muka umum."

3. Mengirim Pesan Singkat ke Cucunya

Ia memiliki saluran Youtube, halaman Facebook dan twitter sendiri, tidak heran ia adalah seorang Ratu yang sangat modern. Tapi menurut Sally Bedel Smith, ia juga mulai menggunakan telepon genggam untuk mengirimkan pesan singkat kepada cucu-cucunya.

4. Berbicara Tiap Hari dengan Ibunya

Setelah ayahnya meninggal di tahun 1952, ibu dari Ratu Elizabeth atau ibu suri hidup bahagia sebagai ibu tunggal selama lebih daro 50 tahun. Sampai ia meninggal di usia 101 tahun, ibu suri berbagi kesenangan atas kecintaan putrinya terhadap kuda dan memberikan rasa nyaman kepada putrinya.

5. Menjadi Putri Mahkota Saat Berusia 10 tahun

"Apakah itu berarti kamu akan menjadi ratu selanjutnya," tanya Putri Margaret kepada kakaknya Elizabeth sesaat setelah ayah mereka secara mengejutkan menjadi Raja di tahun 1936. "Ya, suatu hari nanti,"jawab Putri Elizabeth. "Kasihan kamu," ujar Margareth.

Pada 10 tahun pertama hidupnya, Ratu Elizabeth sama seperti Putri Beatrice saat ini, keturunan jauh dari tahta. Tapi saat pamannya Raja Ewardd VII mangkat, ia terpaksa memegang beban berat itu dipundaknya.

6. Bekerja Sebagai Mekanik Selama Perang Dunia II

Selama Perang Dunia II, Ratu Elizabeth II bergabung dengan Auxiliary Territorial Service bagi wanita, 1945/ Sebagai bawahan ia diajari menjadi mekanik dan supir. Dan sepertinya kegiatan militer ini menurun kepada dua cucunya Pangeran William dan Harry.

7. Menikah Dengan Sepupunya

Putri Elizabeth jatuh cinta dengan Pangeran Philip, sepupu ketiganya dan pangeran Yunani. Mereka memiliki kakek moyang yang sama yaitu, Ratu Victoria dan Pangeran Albert, yang juga merupakan sepupu.

8. Dinobatkan Menjadi Ratu Saat di Kenya

60 tahun yang lalu yaitu 6-02-1952, Putri elizabeth sedang melakukan kunjungan kerajaan ke Kenya saat suaminya, Pangeran Philip, memberi tahu kalau ayahnya mangkat. Elizabeth yang saat itu baru berusia 25 tahun dilaporkan ada diatas pohon di Afrika saat mendengar ayahnya meninggal, momen dimana dia menjadi Ratu menggantikan ayahnya.

9. Terobsesi dengan Kuda

Ratu Elizabeth sangat menyukai kuda. Ia senang mengendarai kuda peranakan dan berpacu dengannya, dan bahkan khusus mengadakan audisi bagi pelatih kuda.

10. Tidak Pernah Takut

Saat seorang lelaki menyebar tembakan pada acara Trooping of Colour, 1981, ratu yang berada sangat dekat dengan area itu tetap tenang dan tetap berada di atas kudanya. Dan di tahun 1982, saat seorang penyusup memasuki kamarnya, ia tetap tenang dan mengajak sang penyusup bercakap-cakap sampai kemudian polisi datang 7 menit kemudian.

11. Menangis Saat Kapalnya di Musiumkan

Kapal kerajaan Britannia merupakan kapal keluarga kerajaan selama 4 dekade. Ratu dan keluarganya menggunakan kapal itu saat kunjungan kerajaan ke seluruh dunia, Pangeran Charles dan Putri Diana bulan madu dengan kapal itu. Tidak heran ketika kapal itu akhirnya di musiumkan atau tidak lagi digunakan, 1997, ratu terlihat mengusap air mata di acara itu.

12. Memberikan dukungan Bagi Charles dan Camilla

Ketika Pangeran Charles menikahi kekasih gelapnya bertahun-tahun, Camilla, hal itu merupakan jebakan bagi Ratu, tapi alih-alih menentang, Ratu justru menunjukkan dukungannya. Pada saat pesta pernikahan mereka, Ratu justru mendoakan kebahagiaan pasangan ini.

DEWI RETNO

Berita lain:

Gebyar Piala Eropa 2012

Boateng Bermalam Bersama Bintang Playboy

Jersey Peserta Euro 2012 Mengandung Bahan Beracun

Kuping Dahlan Iskan Ternyata Pink

Beginilah KPK Menangkap Tangan Tommy Terima Suap

PSSI, KPSI, IPL dan ISL, Berdamai

PSSI dan KPSI Damai, Ini Komentar Djohar

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.