12 Keutamaan Zikir dalam Alquran dan Hadis, Menentramkan serta Dijanjikan Surga

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah diberi ketentraman, penghapus dosa, dilancarkan rezekinya sampai dijanjikan surga. Zikir merupakan pekerjaan hati dan lisan untuk senantiasa bertasbih serta mengagungkan Allah SWT.

Terlepas dari keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis, Allah SWT pun memerintahkan hambanya mendekatkan diri dengan zikir. Ini dijelaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Lahab ayat 41.

"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan zikir yang sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab [33]: 41).

Selain keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis, sudah banyak pula penelitian yang menegaskannya. Penelitian dari Universitas Washington yang dimuat dalam majalah Scientific American edisi Desember 1993, menyebutkan bahwa berzikir bisa mengaktifkan syaraf-syaraf otak.

Berikut Liputan6.com ulas keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis dari berbagai sumber, Minggu (25/4/2021).

Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Ilustrasi zikir. (Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay)
Ilustrasi zikir. (Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay)

Memberi Ketentraman

Dalam Al-Quran surat Ar-Rad ayat 28 telah disebutkan bahwa: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah dapat menetramkan. Setiap manusia pasti pernah merasakan stres atau gundah. Ketika sedang berada dalam fase tersebut, disarankan untuk memperbanyak zikir dan mengingat Allah SWT. Cara ini akan membantu hati kembali merasa tenang dan damai.

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis dapat membantu membangun kesabaran dalam diri dan menenangkan pikiran. Pikiran yang tenang, tentu akan semakin mudah dalam mengambil keputusan secara rasional. Aktivitas zikir adalah aktivitas manusia untuk memusatkan pikiran kepada Tuhannya.

Penghapus Dosa

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah mencegah seseorang melakukan dosa, menghapus dosa dan menyelamatkan seseorang dari siksa neraka. Keutamaan zikir ini dijelaskan dalam Shahih Al-Jaami sebagai berikut:

Mu adh Ibn Jabal R.A berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ''Anak Adam tidak pernah melakukan perbuatan yang membawa jaminan keselamatan kepadanya, dari hukuman Allah lebih dari mengingat Allah SWT,'' (Shahih Al-Jaami 5633).

Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Ilustrasi Al-Qur'an (Photo by Anis Coquelet on Unsplash)
Ilustrasi Al-Qur'an (Photo by Anis Coquelet on Unsplash)

Dijanjikan Surga

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah dijanjikan surga oleh Allah SWT. Zikir termasuk amalan yang disukai Allah SWT dan membuatnya memiliki ganjaran yang luar biasa. Siapa pun yang berzikir setiap harinya akan dijanjikan surga oleh Allah.

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga.

Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum shubuh, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari (7/150, no. 6306).

Dijauhkan dari Jin

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah dijauhkan dari godaan jin dan syaitan. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Imran ayat 176 yang berbunyi:

"Sesungguhnya mereka adalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan teman-teman setianya, karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu orang-orang beriman."

Jin atau iblis akan selalu menganggu manusia dalam setiap sendi kehidupannya. Hal ini sesuai dengan janji mereka kepada Allah SWT, bahwa mereka tidak akan pernah menyukai manusia yang beriman kepadaNya.

Meningkatkan intensitas waktu berzikir dapat membantu manusia menjauhkan diri dari gangguan jin dan iblis. Semakin sering berzikir, semakin meningkat pula rasa keimanan terhadap Allah SWT yang membuat jin dan iblis menjadi enggan untuk mendekati.

Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Ilustrasi rezeki. Credit: freepik.com
Ilustrasi rezeki. Credit: freepik.com

Melancarkan Rezeki

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis dapat melancarkan rezeki setiap umat yang melakukannya. Sebagai manusia yang beragama, ada baiknya kita selalu bersyukur dan mengingat Tuhan dalam setiap kesempatan.

Salah satu cara menyematkan puji syukur adalah dengan berzikir. Terlebih dalam kesehariannya manusia terus berupaya untuk mengejar rezeki baik untuk dirinya sendiri, keluarga, maupun yang lain.

Allah SWT memberikan rezeki kepada hambanya secara langsung apabila Dia menghendaki. Maka sebagai manusia, salah satu cara terbaik untuk meminta rezeki kepada Allah SWT adalah dengan berdoa dan berzikir.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al-Jumuah ayat 10: Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

Lebih Dekat dengan Allah SWT

Berdzikir merupakan salah satu amalan yang paling disukai Allah SWT. Inilah yang menjadikan keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis disebut membuat seorang hamba lebih dekat dengan Allah SWT. Penjelasannya tertuang dalam hadis yang berbunyi:

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, Para Sahabat yang hadir berkata: “Mau (wahai Rasulullah)!” Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Mahatinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377).

Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Ilustrasi zikir. Sumber: freepik
Ilustrasi zikir. Sumber: freepik

Dilindungi Allah SWT

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Orang yang senantiasa memuji kebesaran Allah akan selalu terlindung dari keburukan. Zikir bisa membuka pintu keselamatan dunia akhirat.

Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini di sore hari sebanyak tiga kali, maka ia tidak akan mendapat bahaya racun di malam tersebut. (HR. Ahmad 2/290).

Mengontrol Diri

Mengontrol emosi dan kesabaran adalah keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis. Sebagai umat Islam, diharapkan dan diwajibkan untuk selalu berperilaku baik kepada sesama manusia maupun makhluk hidup lainnya, mengontrol emosi salah satunya.

Memiliki kontrol emosi diri yang buruk dapat mempengaruhi segala aspek dalam berkehidupan sebagai makhluk sosial. Rutin berdoa dan berzikir dapat mempermudah kontrol diri dan menjaga kestabilan emosi.

Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Ilustrasi Al-Qur’an Credit: freepik.com
Ilustrasi Al-Qur’an Credit: freepik.com

Diberi Kebahagiaan Setelah Mati

Segala hal dan harta duniawi yang dimiliki manusia akan ditinggalkan seluruhnya ketika ia mati. Tidak ada sesuatu apapun yang dibawa dari dunia kecuali amalan baiknya selama masih hidup. Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah diberi kebahagiaan setelah mati.

Sebuah ilustrasi yang dikemukakan oleh Imam Ghazali adalah seperti ini, Ada seseorang bertanya, Ia sudah lenyap, lalu bagaimana perbuatan dzikir kepada Allah masih tetap kekal bersamanya?

Lalu Imam Ghazali pun menjelaskan keutamaan zikir, Sebenarnya ia tidak benar-benar lenyap, yang juga melenyapkan amalan zikir. Ia hanya lenyap dari dunia dan alam syahadah, bukan dari alam malakut. Hal ini seperti yang tertera dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 169-170.

Amalan yang Disukai Rasulullah SAW

keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis karena amalan disukai Rasulullah SAW. Rasulullah tidak pernah melewatkan dzikirnya setiap hari.

Inilah mengapa dzikir menjadi salah satu sunah rasul yang dianjurkan oleh umat muslim. Tentu mengamalkan keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis ini termasuk meneladani sifat-sifat Rasulullah yang dapat mendekatkan diri sesuai sunnahnya.

Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis

Ilustrasi zikir | pexels.com/@baybiyik
Ilustrasi zikir | pexels.com/@baybiyik

Diliputi Kebaikan

Rasulullah SAW bersabda, Tiada suatu kaum yang duduk sambil berdzikir kepada Allah melainkan mereka akan dikelilingi oleh malaikat, diselimuti oleh rahmat dan Allah akan mengingat mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya. (HR. Bukhari).

Keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah selalu diliputi dengan kebaikan. Seseorang yang rajin berdoa sembari berzikir dipercaya akan menerima limpahan kebaikan yang datang bertubi-tubi.

Dalam sebuah hadist lain disebutkan bahwa, Tiada suatu kaum yang berkumpul sambil mengingat Allah dimana dengan perbuatan itu mereka tidak menginginkan apa pun selain diri-Nya, melainkan penghuni langit akan berseru kepada mereka, Bangkitlah, kalian telah diampuni. Keburukan-keburukan kalian telah diganti dengan kebaikan-kebaikan. (HR. Ahmad).

Menyehatkan Otak

Selain beribadah, keutamaan zikir dalam Al-Qur’an dan Hadis juga baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian Universitas Washington, yang dimuat dalam majalah Scientific American edisi Desember 1993, menyebutkan bahwa berzikir bisa mengaktifkan syaraf-syaraf otak.

Apabila seorang itu berzikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, seperti Subhanallah, beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif.