12 Kuliner Serba Petis dari Jawa Timur, Wajib Coba

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Petis merupakan salah satu bahan makanan khas Jawa Timur. Produksi petis banyak ditemukan di Jawa Timur seperti Madura, Gresik, dan Sidoarjo. Petis menjadi tambahan dalam masakan-masakan khas Jawa Timur.

Petis sebenarnya merupakan produk sampingan dari pengolahan ikan, udang, atau kerang-kerangan. Petis memiliki rasa manis cenderung asin yang gurih dan khas. Di Jawa Timur, petis menjadi pelengkap beragam kuliner khas.

Jawa Timur menjadi daerah yang identik dengan kulier petisnya. Berikut kuliner serba petis khas Jawa Timur, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(24/5/2021).

Kuliner serba petis khas Jawa Timur

Pecel Semanggi atau Semanggi Suroboyo salah satu kuliner andalan Kota Surabaya. (Liputan6.com/Dhimas Prasaja)
Pecel Semanggi atau Semanggi Suroboyo salah satu kuliner andalan Kota Surabaya. (Liputan6.com/Dhimas Prasaja)

Soto Campor Madura

Kuliner dengan petis yang pertama adalah soto Campor khas Madura. Soto campor bisa ditemukan di daerah Kebonagung, Sumenep. Soto Campor merupakan perpaduan dari soto dan rujak. Bedanya kuah dari soto Campor menggunakan santan dan cabai yang telah dihaluskan. Tak lupa tambahan petis Madura membuat rasa kuah soto ini sangat khas. Ini membuat kuah dari soto Campor terlihat merah dan kental.

Pecel Semanggi Surabaya

Pecel semanggi merupakan makanan khas Surabaya. Pecel semanggi khas Surabaya ini terdiri dari daun semanggi, tauge atau kecambah, kangkung, kerupuk uli, dan bumbunya yang berbahan dasar ketela yang di padukan dengan sambal. Makanan ini biasa di sajikan dengan alas daun pisang. Pada bagian bumbunya, pecel semanggi menambahkan petis untuk memperkaya rasa.

Kuliner serba petis khas Jawa Timur

Lontong Kupang Artomoro (sumber: foursquare)
Lontong Kupang Artomoro (sumber: foursquare)

Lontong Balap Surabaya

Lontong balap khas Surabaya ini berisi lontong, taoge rebus, tahu goreng dipotong-potong, lentho dan kuah lontong dengan bumbu sambal petis. Lontong balap biasa disantap bersama sate kerang.

Lontong Kupang Surabaya

Lontong Kupang populer di Jawa Timur khususnya daerah Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan. Kupang merupakan jenis kerang putih kecil berukuran sebesar biji kedelai. Kerang ini banyak ditemukan di daerah perairan Jawa Timur. Kupang ini dikupas dan dimasak dan kemudian disajikan bersama lontong dan lentho, kemudian diberi kuah petis dan sedikit perasan jeruk nipis.

Kuliner serba petis khas Jawa Timur

Tahu telor bumbu kecap petis (Foto: czechsby.com)
Tahu telor bumbu kecap petis (Foto: czechsby.com)

Lontong Mie Surabaya

Surabaya juga punya kuliner lontong yang dinamai lontong Mie. Kuliner satu ini menggunakan petis sebagai salah satu bumbunya. Lontong Mie berisi lontong, mi, dan tahu yang dicampur dengan taburan tauge kemudian disiram dengan saus kecap dan petis. Kuliner lontong satu ini merupakan inovasi dari lontong balap yang ada di Surabaya.

Tahu telur Surabaya

Tahu telur berisi potongan tahu yang digoreng bersama balutan telur. Tahu telur terlihat seperti dadar telur dengan tahu di dalamnya. Tahu telur kemudian ditambahkan sayuran seperti tauge dan potongan ketimun. Lalu di atasnya dilumuri oleh bumbu kacang, petis, dan kecap.

Kuliner serba petis khas Jawa Timur

Tahu Tek kuliner tradisional Surabaya
Tahu Tek kuliner tradisional Surabaya

Tahu Tek Lamongan

Tahu tek berisi tahu yang digoreng setengah matang dan lontong. Keduanya dipotong dengan gunting dan garpu yang menimbulkan bunyi 'tek, tek'. Tahu tek juga dilengkapi dengan telur, kentang goreng, sedikit tauge, dan irisan mentimun. Tahu tek kemudian disiram dengan saus kacang bercampur petis.

Tahu campur Surabaya

Tampilan tahu campur dan tahu tek terlihat serupa. Bedanya, tahu campur terdiri dari tahu goreng, perkedel singkong, taoge segar, selada air segar, mi kuning, dan disiram dengan kuah daging sapi yang kenyal. Tahu campur kemudian dicampur dengan bumbu petis, bawang goreng, dan sambal.

Kuliner serba petis khas Jawa Timur

rujak cingur
rujak cingur

Rujak Cingur

Di Jawa Timur siapa yang tak kenal rujak cingur. Cingur, dalam bahasa Jawa berarti mulut. Dinamai cingur karena rujak ini berisi moncong sapi yang direbus dan dicampurkan bersama buah dan sayur. Rujak cingur juga disajika bersama lontong, tahu, dan tempe. Bumbu rujak cingur terbuat dari olahan petis udang, gula merah, cabai, kacang tanah, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda.

Rujak Lontong

Rujak lontong merupakan makanan legendaris lainnya yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Kuliner ini berisi lontong, tauge, tahu putih, mentimun, kacang panjang, dan sayuran lainnya. Lontong beserta sayuran lainnya dicampur dengan bumbu rujak. Bumbu rujak lontong terbuat dari kacang tanah, cabai, gula merah, garam, terasi, asam jawa dan petis. Rujak lontong kemudian diaduk hingga bumbu merata dan disajikan bersama kerupuk.

Kuliner serba petis khas Jawa Timur

Rujak Tolet

Rujak tolet berbahan potongan buah, mulai dari nanas, mentimun, bengkoang, belimbing, pepaya, kedondong, ataupun beberapa buah lainnya. Ada juga tahu goreng sebagai pelengkapnya. Penyajian rujak ini dengan paduan rasa petis yang dicampurkan dengan gula merah, kecap manis, dan gurihnya bawang putih goreng serta potongan cabe rawit.

Rujak Petis Madura

Kuliner serba petis khas Jawa Timur yang wajib dicoba adalah rujak petis khas Madura. Beberapa daerah yang juga punya olahan rujak petis adalah Situbondo dan Ponorogo. Rujak petis biasanya terdiri dari irisan timun, bengkuang, mangga muda, kedondong, tahu, taoge, dan kangkung. Semua bahan ini disajikan dengan siraman bumbu yang terbuat dari olahan petis, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, gula merah, pisang muda, dan air.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel