12 Macam-Macam Tanaman Obat dan Gambarnya, Bisa Ditanam di Rumah

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Macam-macam tanaman obat dan gambarnya bisa ditanam dengan mudah di rumah. Tanaman obat merupakan tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, kesehatan, hingga kosmetik. Macam-macam tanaman obat biasanya dikonsumsi dengan mengolah bagian-bagian tanaman seperti daun, batang, bunga, buah, umbi (rimpang) ataupun akar.

Macam-macam tanaman obat dan gambarnya termasuk komoditas pertanian di Indonesia. Macam-macam tanaman obat dimanfaatkan sebagai obat herbal dan jamu. Pengobatan herbal memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Macam-macam tanaman obat bahkan sudah digunakan sejak ribuan tahun lalu. Kamu bisa menanam macam-macam tanaman obat di rumah. Berikut macam-macam tanaman obat dan gambarnya yang bisa ditanam sendiri, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (1/1/2021).

Macam-macam tanaman obat

Ilustrasi kunyit. (dok. FOODISM360/Unsplash/Adhita Diansyavira)
Ilustrasi kunyit. (dok. FOODISM360/Unsplash/Adhita Diansyavira)

Kunyit

Kunyit merupakan satu dari macam-macam tanaman obat yang sangat populer. Kunyit termasuk jenis rimpang yang sangat mudah tumbuh. Dengan warna jingga yang menyala, kunyit punya sifat antioksidan dan anti-iflamasi. Kunyit dipercaya memiliki khasiat antikanker dan dapat mencegah mutasi DNA. Kunyit juga menjanjikan sebagai pengobatan untuk berbagai penyakit kulit dan radang sendi.

Ilustrasi jahe. (pixabay.com/Couleur).
Ilustrasi jahe. (pixabay.com/Couleur).

Jahe

Selain kunyit, jahe juga sangat terkenal khasiat obatnya. Jahe kaya akan gingerol, zat dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Jahe mengandung berbagai senyawa bermanfaat dan telah lama digunakan dalam praktik tradisional untuk mengobati pilek, mual, migrain, dan tekanan darah tinggi. Jahe juga dapat melawan bakteri dan virus berbahaya. Ini juga dapat mengurangi risiko infeksi.

Macam-macam tanaman obat

ilustrasi lengkuas (sumber: Pixabay)
ilustrasi lengkuas (sumber: Pixabay)

Lengkuas

Lengkuas merupakan herbal yang berasal dari keluarga jahe dengan genus Alpinia. Fitur kulit lengkuas cenderung lebih pucat dan lebih halus dari jahe dan daging yang cukup berserat. Lengkuas merupakan salah satu rempah andalan di berbagai kudapan Indonesia.

Lengkuas merupakan sumber sodium, flavonoid, vitamin A dan C, zat besi, dan beberapa phytochemical seperti Beta-Sitosterol, quercetin, Emodin, dan Galangin. Lengkuas dikenal untuk mengeluarkan racun dari tubuh juga meningkatkan sirkulasi darah. Lengkuas juga umum digunakan untuk mengobati sakit perut dan gangguan pencernaan.

ilustrasi kencur (sumber: iStockphoto)
ilustrasi kencur (sumber: iStockphoto)

Kencur

Kencur masuk dalam kategori rimpang tanaman obat yang telah dibudidayakan sejak lama di Indonesia. Kencur termasuk tanaman monokotil dalam keluarga tanaman jahe. Kencur memiliki sifat menghangatkan yang cocok bagi penderita flu atau sakit perut.

Kencur kerap digunakan untuk meningkatkan nafsu makan. Kencur juga dapat digunakan untuk mencegah jerawat, sariawan, dan diare.

Macam-macam tanaman obat

Kapulaga / Sumber: iStockphoto
Kapulaga / Sumber: iStockphoto

Kapulaga

Kapulaga adalah bumbu dengan rasa yang kuat dan sedikit manis. Biji, minyak dan ekstrak kapulaga dianggap memiliki khasiat obat. Kapulaga telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad. Macam-macam tanaman obat satu ini kerap digunakan sebagai campuran jamu atau masakan.

Kapulaga memiliki efek antioksidan yang kuat. Ini bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, mencegah peradangan, mencegah bau mulut, dan antibakteri.

ilustrasi temulawak (sumber: Pixabay)
ilustrasi temulawak (sumber: Pixabay)

Temulawak

Temulawak dikenal luas sebagai penambah stamina tubuh. Temulawak bisa mendetoksifikasi tubuh, membuat tubuh terasa bugar dan segar. Temulawak bisa mengurangi gejala masuk angin, demam, batuk, dan flu. Temulawak juga digunakan untuk menambah nafsu makan.

Macam-macam tanaman obat

Ilustrasi buah mengkudu. (Gambar oleh Brian Dorff dari Pixabay)
Ilustrasi buah mengkudu. (Gambar oleh Brian Dorff dari Pixabay)

Mengkudu

Mengkudu termasuk dalam macam-macam tanaman obat yang penuh khasiat. Di Indonesia, mengkudu menjadi obat herbal untuk berbagai penyakit. Mengkudu dikenal sebagai buah yang super pahit. Namun, di balik rasa pahitnya, mengkudu punya khasiat yang kuat.

Buah mengkudu biasa digunakan untuk mengobati masalah kesehatan seperti sembelit, infeksi, nyeri, dan radang sendi. Secara umum, mengkudu menyediakan sumber vitamin C, biotin, dan folat.

Buah Mahkota Dewa (sumber: Wikimedia Commons)
Buah Mahkota Dewa (sumber: Wikimedia Commons)

Mahkota dewa

Macam-macam tanaman obat selanjutnya adalah mahkota dewa. Tanaman ini juga dikenal dengan nama simalakama. Mahkota dewa merupakan tanaman obat asli Indonesia yang berasal dari Papua.

Sama seperti mengkudu, mahkota dewa punya rasa yang sangat pahit. Buah ini dikenal sebagai buah beracun yang bisa mematikan jika tidak diolah dengan benar. Mahkota dewa kaya akan antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan alkaloid. Semuanya berperan dalam mencegah berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung.

Macam-macam tanaman obat

kumis kucing  (sumber: Pixabay)
kumis kucing (sumber: Pixabay)

Kumis kucing

Kumis kucing merupakan tanaman obat yang banyak dikenal khasiatnya. Tanaman ini terkenal dengan bentuk bunganya yang mirip dengan kumis kucing. Kumis kucing memiliki sifat diuretik, menghentikan kejang, mengurangi pembengkakan, dan membantu melawan bakteri.

serai (sumber: Pixabay)
serai (sumber: Pixabay)

Serai

Serai termasuk tanaman obat yang sangat mudah ditemukan. Serai mengandung zat yang dianggap dapat meredakan nyeri dan bengkak, menurunkan demam, mengontrol kadar gula dan kolesterol dalam darah, merangsang rahim dan aliran menstruasi, serta memiliki sifat antioksidan. Serai dapat membantu mencegah pertumbuhan beberapa bakteri dan jamur.

Macam-macam tanaman obat

Sambiloto (wikimedia commons)
Sambiloto (wikimedia commons)

Sambiloto

Sambiloto merupakan tanaman obat yang kerap digunakan sebagai bahan jamu. Olahan daun sambiloto memiliki rasa pahit khas jamu. Sambiloto berkhasiat sebagai obat demam, obat penyakit kulit, obat kencing manis, obat radang telinga, dan obat masuk angin.

Kecibeling (sumber: Wikipedia)
Kecibeling (sumber: Wikipedia)

Kecibeling

Kecibeling termasuk jenis perdu yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan herbal. Tumbuhan ini merupakan perdu yang berasal dari Madagaskar menyebar ke Indonesia dan tumbuh subur di Malaysia. Kecibeling digunakan sebagai anti diabetes, diuretik, antisipilis, antioksidan, dan antimikroba, dan laksatif. Kecibeling juga diketahui mengandung polifenol, katekin, kafeina, tanin, dan vitamin.