12 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Kesehatan Ginjal

Liputan6.com, Jakarta Makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan ginjal wajib diperhatikan. Hal ini disebabkan karena fungsi ginjal yang sangat penting untuk tubuh. Jika fungsi organ ginjal terganggu, maka dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit.

Fungsi ginjal yang paling utama ialah untuk menyaring sisa metabolisme tubuh serta kelebihan cairan dari darah, dan mengeluarkannya lewat urin. Dengan fungsi yang penting itu, mengonsumsi makanan yang tepat merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan ginjal.

Makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan ginjal dipengaruhi oleh kandungannya. Dengan menjaga pola makan sehat dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh, kamu sudah bisa menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/11/2019) beberapa makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan ginjal.

Apel dan Jus Beri

Ilustrasi buah apel (iStock)

Apel

Makanan yang baik untuk kesehatan ginjal pertama adalah apel. Apel termasuk buah rendah kandungan kalium yang ramah untuk ginjal. Apel juga mengandung serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan glukosa darah.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kamu disarankan mengonsumsi apel dengan kulitnya yang telah dicuci bersih. Bila ingin divariasikan dengan buah rendah kalium lain, kamu juga dapat mencoba buah nanas, anggur, strawberry, dan blueberry.

Jus Beri

Buah jenis berry seperti stroberi, blueberry, raspberry, atau cranberry mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat membentengi tubuh dari serangan radikal bebas serta meningkatkan fungsi ginjal. Jus buah berry juga dapat membersihkan ginjal dari tumpukan mineral dan kalsium yang akan berubah menjadi kristal.

 

Bawang dan Air Lemon

Ilustrasi air lemon. (iStockphoto)

Bawang

Sebagai pengganti garam dalam masakan, kamu bisa menggunakan bawang sebagai salah satu makanan untuk kesehatan ginjal. Bawang dapat membuat sajian tetap terasa lezat sekaligus sehat.

Cobalah gunakan bawang putih dan bawang bombay sebagai bumbu dalam masakan, karena keduanya rendah kalium dan fosfor. Caranya, tumis bawang bersama bahan makanan yang ingin dimasak.

Air lemon

Meminum campuran lemon dengan air hangat atau madu dapat meningkatkan fungsi ginjal menjadi lebih sehat. Dilansir Boldsky, lemon yang bersifat asam akan meningkatkan kadar sitrat pada air seni. Kandungan sitrat yang tinggi akan menghambat pembentukan kristal di dalam ginjal.

Sayuran Rendah Kalium dan Air Kelapa

ilustrasi kembang kol/Photo by Irene Kredenets on Unsplash

Sayuran Rendah Kalium

Pasien penyakit ginjal biasanya dianjurkan untuk membatasi asupan mineral kalium. Padahal, mineral ini banyak ditemukan dalam sayuran hijau. Walaupun begitu, kamu bisa memilih berbagai sayuran yang rendah kalium. Di antaranya yaitu kembang kol, kubis, lobak, timun, dan terong.

Air Kelapa

Selain menyegarkan, air kelapa juga sangat bagus untuk kesehatan ginjal. Dengan elektrolit yang tinggi, mengonsumsi air kelapa secara teratur dapat membantu maningkatkan fungsi ginjal agar dapat bekerja maksimal untuk menyaring air dan mineral di dalam tubuh.

Ikan dengan Asam Lemak Omega-3 dan Jus Nanas

Jus nanas | Via: istimewa

Ikan dengan Asam Lemak Omega-3

Ikan salmon, makerel, sarden, kakap, dan tuna merupakan ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan ginjal. Jenis-jenis ikan tersebut juga baik dikonsumsi oleh penderita gangguan ginjal.

Asam lemak omega-3 adalah nutrisi penting untuk berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi ginjal. Bila tidak suka ikan, suplemen minyak ikan atau kacang-kacangan, seperti kenari, juga kaya kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk ginjal.

Jus nanas

Selain kadar asamnya yang tinggi, di dalam nanas juga terkandung enzim bromelain yang berfungsi menjaga kesehatan ginjal, menurunkan risiko iritasi ginjal, dan meningkatkan sirkulasi darah. Tak hanya itu saja, kandungan antioksidan yang tinggi juga akan meningkatkan kekebalan tubuh serta menyingkirkan racun berbahaya.

Buah Ceri dan Jus Buah Bit

Jus Buah Bit | Via: Huffington Post)

Buah Ceri

Buah kecil yang sering menjadi penghias kue ini ternyata baik untuk ginjal. Buah ini memiliki kandungan seperti vitamin C, vitamin K, folat, vitamin B6, magnesium, dan sitrat. Semakin asam ceri, menandakan bahwa kadar sitrat pada buah tersebut juga tinggi.

Sitrat mengurangi asam urat dalam aliran darah, sehingga mempermudah fungsi ginjal untuk mengendalikan keasaman dalam tubuh. Selain baik untuk ginjal, buah ceri juga mengurangi terjadinya risiko penyakit asam urat. Selain sitrat, ceri juga mengandung kalium rendah.

Jus Buah Bit

Meminum jus yang terbuat dari buah bit secara teratur ternyata dapat membersihkan ginjal, lho. Di dalam buat bit terkandung antioksidan yang dapat membantu melarutkan dan membersihkan penumpukan kalsium fosfat dan struvite yang dapat mengkristal di dalam ginjal. Hal ini dapat menurunkan risiko penumpukan batu ginjal yang berbahaya bagi kesehatan.

Larutan Cuka Apel dan Jus Wortel

Ilustrasi Jus Wortel (sumber: iStockphoto)

Larutan Cuka Apel

Sama seperti air lemon, cuka apel yang mengandung asam sitrat, asam asetat, dan asam fosfor juga dapat mencegah pembentukan batu ginjal yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, cuka apel juga kaya akan antioksidan yang dapat menghalau racun akibat radikal bebas. Namun, karena kadar asamnya yang sangat tinggi, sebaiknya campur cuka apel dengan segelas air putih sebelum diminum agar tidak mengganggu fungsi pencernaan.

Jus Wortel

Wortel mengandung karoten yang dapat membantu menghalau racun serta membantu melarutkan logam berat yang mungkin masuk ke dalam tubuh. Selain itu, serat di dalam jus wortel akan mengikat racun dan membawanya keluar dari tubuh.

Selain mengonsumsi makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan ginjal, kamu juga disarankan untuk minum air putih sekitar 8 gelas per hari, membatasi asupan kafein, serta menghindari minuman beralkohol dan makanan atau minuman yang mengandung banyak bahan kimia, seperti pewarna, perasa, dan pengawet.