12 Makanan Khas Jawa Timur untuk Takjil Berbuka, Manis dan Segar

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Takjil menjadi buruan menjelang berbuka puasa. Takjil biasanya berupa makanan manis atau makanan ringan untuk membatalkan puasa. Takjil punya beragam bentuk dan rasa.

Jawa Timur punya banyak makanan khas yang bisa dijadikan takjil. Beberapa makanan dan minuman ini memang menjadi sajian khas Ramadan di Jawa Timur. Makanan dan minuman khas Jawa Timur untuk berbuka ini punya rasa manis dan menyegarkan.

Berikut 12 makanan dan minuman khas Jawa Timur untuk takjil berbuka puasa, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis(15/4/2021).

Makanan khas Jawa Timur untuk takjil berbuka

Bongko kopyor
Bongko kopyor

Pukis Arab

Pukis Arab hanya bisa ditemukan di kawasan Kampung Arab Ampel, Surabaya. Makanan khas Surabaya satu ini banyak dijumpai saat bulan Ramadan. Pukis Arab sekilas mirip dengan pukis pada umumnya. Bedanya, pukis Arab memiliki bentuk menyerupai jamur dengan warna oranye kecokelatan. Pukis Arab biasanya bisa ditemui dengan harga Rp2.000 hingga Rp5.000 per biji.

Bongko Kopyor

Bongko Kopyor merupakan kuliner khas Gresik yang sering hadir sebagai takjil di bulan Ramadan. Makanan tradisional ini berbahan dasar tepung beras dengan pisang di dalamnya ini sekilas mirip bubur sumsum. Isiannya pun bervariatif, di antaranya santan, kelapa muda, roti, dan bubur mutiara.

Makanan khas Jawa Timur untuk takjil berbuka

Ilustrasi petulo.
Ilustrasi petulo.

Petulo

Petulo sekilas mirip putu mayang. Kue ini sering disajikan bersama angsle. Kadang juga disajikan terpisah dengan kuah santan dan gula merah.

Klanting

Di Jawa Timur, klanting merupakan makanan manis menyerupai cenil. Klanting terbuat dari tepung singkong dengan tekstur kenyal. Umumnya klanting berwarna hijau, merah, dan kuning. Saat Ramadan tiba, keberadaan jajanan ini juga semakin mudah ditemukan. Klanting biasanya dipadukan dengan toping gula merah dan parutan kelapa di atasnya.

Makanan khas Jawa Timur untuk takjil berbuka

(Sumber Merdeka.com)
(Sumber Merdeka.com)

Lepet

Lepet terbuat dari beras ketan yang dicampur kacang dan dimasak bersama santan. Biasanya jajanan ini dibungkus dengan janur. Lepet dapat dengan mudah ditemukan di tempat jajanan tradisional seperti pasar atau pedagang kaki lima. Harga lepet berkisar antara Rp1.000 hingga Rp5.000.

Srawut

Srawut terbuat dari singkong parut yang dikukus dengan taburan gula merah, serta parutan kelapa di atasnya. Srawut banyak ditemukan di daerah-daerah di Jawa Timur. Rasa srawut yang manis cocok menjadi takjil berbuka di bulan Ramadan.

Makanan khas Jawa Timur untuk takjil berbuka

Getuk Pisang (Sumber: Wikipedia)
Getuk Pisang (Sumber: Wikipedia)

Getuk Pisang

Getuk pisang merupakan jajanan khas Kota Kediri yang memiliki rasa manis, sedikit asam dan aroma khas yang menggugah selera. Getuk Pisang yang dijual di Kediri berbentuk lonjong dengan bungkus daun pisang menyerupai lontong. Getuk Pisang bisa dijadikan takjil berbuka.

Kue Geti

Geti merupakan jajanan yang berbahan dasar kacang-kacangan, seperti kacang tanah, mete, dan wijen yang direkatkan dengan gula merah. Rasanya manis, legit, dan tentunya sangat enak. Makanan khas Kota Blitar ini bisa menjadi takjil berbuka yang manis dan nikmat.

Minuman khas Jawa Timur untuk takjil berbuka

Es Buto Ijo Kediri (dok. Vidio.com/Masak.tv)
Es Buto Ijo Kediri (dok. Vidio.com/Masak.tv)

Es Buto Ijo

Es Buto Ijo mungkin sering ditemukan di banyak daerah dan sering dijadikan takjil berbuka. Es ini ternyata berasal dari Jawa Timur. Es Buto Ijo merupakan sajian manis yang berasal dari Kediri. Es Buto Ijo terbuat dari campuran serutan kelapa muda, selasih, mutiara, rumput laut, kolang-kaling, dan kacang hijau. Isian ini kemudian ditambahkan sirup melon, susu kental manis, dan es serut.

Dawet ayu rumput laut

Minuman khas Jawa Timur untuk takjil berbuka puasa lainnya adalah dawet ayu rumput laut. Dawet mungkin sudah menjadi minuman tradisional, khususnya di Pulau Jawa. Di Kediri, Anda bisa menemukan dawet ayu rumput laut. Rumput laut yang direndam selama 30- 60 menit, direbus sampai mengental. Larutan rumput laut yang telah dingin dituang melalui corong di atas es batu, kemudian ditambahkan sirup gula jawa, santan, dan dawet.

Minuman khas Jawa Timur untuk takjil berbuka

Es pleret (Foto: Bintang.com/Daniel Kampua, Digital Imaging: Bintang.com/Nurman Abdul Hakim)
Es pleret (Foto: Bintang.com/Daniel Kampua, Digital Imaging: Bintang.com/Nurman Abdul Hakim)

Es Pleret

Es Pleret merupakan minuman khas Blitar, Jawa Timur. Nama pleret didapat dari cara pembuatannya. Pleret terbuat dari tepung beras dan tepung kanji yang dibulatkan dan kemudian dipleret atau ditekan di papan bambu. Pleret biasa disajikan bersama santan, gula merah dan es batu. Es ini memiliki cita rasa gurih, manis dan menyegarkan.

Es Sinom

Es Sinom merupakan minuman khas Surabaya yang bisa jadi pelepas dahaga saat berbuka. Minuman ini sebenarnya merupakan jamu yang terbuat dari campuran air, asam Jawa, daun asam muda alias sinom, gula asli dan juga kunyit. Sinom bisa disajikan hangat maupun dingin bersama es batu.

Rasanya yang manis, asam dan segar menambah kenikmatan tersendiri. Tak cuma menyegarkan, es sinom juga bermanfaat bagi kesehatan. Minuman ini bisa melancarkan peredaran darah, mengurangi nyeri saat haid, melangsingkan tubuh, dan baik untuk kekebalan tubuh.