12 Manfaat Daun Kari untuk Kesehatan, Sedapkan Masakan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Daun kari atau Murraya koenigii merupakan herbal asli India yang digunakan baik untuk pengobatan maupun kuliner. Di Indonesia, daun kari lebih dikenal dengan salam koja atau temurai. Daun ini banyak digunakan dalam kuliner Aceh dan melayu.

Daun kari sangat aromatik dan memiliki rasa yang unik. Daun kari populer digunakan dalam masakan untuk menambah rasa pada masakan, seperti kari, nasi, dan makanan dengan rempah kuat lainnya.

Selain digunakan dalam kuliner, daun kari juga menawarkan beragam manfaat kesehatan. Daun kari kaya akan zat tanaman pelindung, seperti alkaloid, glikosida, dan senyawa fenolik. Ekstrak daun kari telah terbukti memberikan efek antioksidan yang kuat dalam beberapa penelitian.

Berikut manfaat daun kari untuk kesehatan yang berhasil Liputan6.com rangkum, Minggu (20/12/2020).

Manfaat daun kari

Ilustrasi jantung | unsplash.com/@alexacea
Ilustrasi jantung | unsplash.com/@alexacea

Bantu turunkan risiko penyakit jantung

Menambahkan daun kari ke dalam makanan dapat membantu mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung seperti kolesterol dan trigliserida. Sebagai contoh, penelitian pada hewan menemukan bahwa ekstrak daun kari dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi.

Hasil ini berkorelasi dengan tingginya jumlah alkaloid yang disebut mahanimbine di daun kari. Meski temuan ini menjanjikan, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan potensi manfaat daun kari ini.

Memiliki sifat pelindung saraf

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa daun kari dapat membantu melindungi kesehatan sistem saraf, termasuk otak. Penelitian telah menunjukkan bahwa daun kari mengandung zat yang dapat membantu melindungi dari kondisi neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer. Lebih banyak penelitian pada manusia diperlukan sebelum kesimpulan yang kuat dapat dibuat.

Manfaat daun kari

Ilustrasi Memeriksa Gula Darah Pada Tubuh Credit: pexels.com/PhotoMIX
Ilustrasi Memeriksa Gula Darah Pada Tubuh Credit: pexels.com/PhotoMIX

Bantu kontrol gula darah

Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa ekstrak daun kari dapat membantu mengurangi kadar gula darah tinggi dan melindungi terhadap gejala yang berhubungan dengan diabetes, termasuk nyeri saraf dan kerusakan ginjal.

Daun kari dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah secara efektif. Mereka menawarkan perlindungan pada sel pankreas yang memproduksi insulin dan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Kandungan mineral seperti tembaga, besi, seng, dan besi juga dapat bermanfaat bagi penderita diabetes.

Sifat pereda nyeri

Penelitian pada hewan pengerat telah menunjukkan bahwa pemberian oral ekstrak kari secara signifikan mengurangi rasa sakit yang diinduksi.

Manfaat daun kari

Daun kari. (Sumber: pixabay)
Daun kari. (Sumber: pixabay)

Cegah peradangan

Daun kari mengandung beragam senyawa anti-inflamasi. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak daun kari dapat membantu mengurangi gen dan protein terkait peradangan.

Antibakteri

Sebuah studi tabung reaksi menemukan bahwa ekstrak daun kari menghambat pertumbuhan bakteri yang berpotensi berbahaya, termasuk Corynebacterium tuberculosis dan Streptococcus pyogenes.

Daun kari mengandung alkaloid karbazol yang merupakan senyawa dengan sifat antibakteri, antikanker dan antiradang. Daun kari juga mengandung senyawa linolol yang memberi aroma pada daun kari. Senyawa ini memiliki sifat membunuh bakteri.

Manfaat daun kari

Ilustrasi turunkan berat badan. (dok. Ketut Subiyanto/Pexels/Brigitta Bellion)
Ilustrasi turunkan berat badan. (dok. Ketut Subiyanto/Pexels/Brigitta Bellion)

Bantu turunkan berat badan

Alkaloid karbazol dalam daun kari bekerja melawan penambahan berat badan dan membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh. Konsumsi daun kari bersama dengan diet sehat dan olahraga teratur untuk menurunkan berat badan lebih cepat.

Atasi masalah pencernaan

Daun kari bisa digunakan untuk mengobati sakit perut. Konsumsi daun kari berguna mengatasi kondisi seperti diare, sembelit, dan disentri. Daun kari dikatakan mendukung pergerakan usus dan merangsang enzim pencernaan.

Manfaat daun kari

ilustrasi muntah/pexels
ilustrasi muntah/pexels

Redakan morning sickness

Wanita di trimester pertama kehamilan dapat memilih daun kari untuk meredakan mual dan mual di pagi hari. Daun kari membantu meningkatkan sekresi pencernaan dan meredakan mual, mual di pagi hari, dan muntah.

Dukung pertumbuhan rambut

Daun kari dapat merangsang folikel rambut dan mendorong pertumbuhan untaian rambut yang sehat dengan pigmen rambut normal. Daun kari dapat digunakan untuk mengatasi rambut rontok dan rambut beruban dini. Ekstrak daun kari dapat membantu mengatasi ketombe dan kulit kepala bersisik.

Daun kari kaya akan antioksidan yang menetralkan radikal bebas dan menjaga rambut tetap sehat dan kuat. Mereka adalah sumber protein dan beta-karoten yang baik. Daun kari adalah sumber protein dan beta-karoten yang baik. Kedua nutrisi ini mencegah rambut rontok dan menipis. Daunnya juga kaya asam amino yang membantu memperkuat folikel dan menjaganya tetap sehat.

Manfaat daun kari

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Kurangi stres

Minyak atsiri daun kari dapat membantu mengurangi stres secara efektif. Ini karena efek menenangkan dari aroma daun kari. Studi menunjukkan bahwa menghirup linalool dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.

Antikanker

Daun kari mengandung senyawa yang memiliki efek antikanker signifikan. Sebuah studi tabung reaksi yang melibatkan tiga sampel ekstrak kari dari daun kari yang ditanam di lokasi berbeda di Malaysia menemukan bahwa semuanya menunjukkan efek antikanker yang kuat dan menghambat pertumbuhan jenis kanker payudara yang agresif.

Selain itu, ekstrak daun kari telah terbukti menjadi racun bagi sel kanker serviks dalam penelitian tabung reaksi. Dalam satu penelitian pada tikus dengan kanker payudara, pemberian ekstrak daun kari secara oral mengurangi pertumbuhan tumor dan menghambat penyebaran sel kanker ke paru-paru.

Terlebih lagi, penelitian tabung reaksi menunjukkan bahwa senyawa alkaloid dalam daun kari yang disebut girinimbine menyebabkan kematian sel kanker usus besar. Meskipun jelas bahwa daun kari mengandung senyawa yang berpotensi melawan sel kanker tertentu, penelitian tentang keefektifannya pada manusia diperlukan.