12 Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan, Mulai dari Diet hingga Wajah

Liputan6.com, Jakarta Jeruk bali merupakan jeruk dengan ukuran terbesar dari berbagai jenis jeruk yang ada. Jeruk ini memiliki kulit tebal dengan daging dan bulir berair. Bulir jeruk bali hadir dalam berbagai warna mulai dari kuning hingga merah muda dan merah. Di balik penampilannya yang cukup besar, manfaat jeruk bali untuk kesehatan ternyata juga penting.

Sebagai buah dengan ukuran terbesar, jeruk bali bisa berdiameter 10 hingga 30 cm dan dapat mencapai berat hingga 3 kilogram. Jeruk bali dapat dengan mudah ditemui di wilayah tropis seperti Indonesia. Buah tropis ini memiliki rasa manis dan masam dengan kosistensi air yang melimpah.

Manfaat jeruk bali bisa diambil dari kandungannya yang kaya nutrisi. Jeruk bali kaya akan vitamin C seperti semua buah jeruk dan juga vitamin B. Buah ini mengandung sejumlah besar beta-karoten dan asam folat. Jeruk bali juga mengandung Vitamin A, Vitamin B1, B2 dan C, bioflavonoid, lemak sehat, protein, serat, dan antioksidan. Semua nutrisi ini berperan penting dalam kesehatan.

Berikut manfaat jeruk bali yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat(8/11/2019).

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Jantung

Cegah penyakit kardiovaskular (Foto: shutterstock)

Dukung kesehatan jantung

Manfaat jeruk bali kaya akan kalium, seperti Vitamin C, nutrisi ini berperan penting dalam kesehatan jantung. Kalium mengatur tingkat tekanan darah. Jeruk bali juga mengandung pektin yang dapat membersihkan simpanan arteri yang terakumulasi dalam tubuh. Vitamin C juga menjaga elastisitas arteri jantung. Jeruk bali juga mengurangi jumlah kolesterol jahat dalam tubuh dan meningkatkan kolesterol baik.

Kontrol tekanan darah

Air jeruk bali mengandung kalium yang merupakan nutrisi utama untuk mengatur tekanan darah. Kalium dalam jeruk bali dapat membantu melepaskan ketegangan di pembuluh darah dan membantu sirkulasi darah dan oksigenasi dari berbagai sistem tubuh. Vitamin dalam jeruk bali juga membantu mencegah aterosklerosis, serangan jantung dan stroke karena meminimalkan tekanan pada jantung.

Manfaat Jeruk Bali untuk Pencernaan

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/vgstudio

Sehatkan pencernaan 

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam jeruk bali mempertahankan elastisitas arteri dan meningkatkan sistem pencernaan. Jeruk bali kaya akan serat makanan yang membantu menjaga pergerakan usus normal dan mencegah ambeien.

Penurunan berat badan

Serat sangat penting untuk penurunan berat badan. Makanan berserat tinggi tetap berada di perut untuk waktu yang lebih lama dan mengurangi rasa lapar. Serat dalam jeruk bali membutuhkan lebih banyak waktu dicerna sehingga mengurangi risiko terlalu banyak makan. Manfaat jeruk bali juga memiliki khasiat yang membantu membakar lemak mengurangi kadar pati dan gula dalam tubuh.

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Tulang

Tulang Kuat (sumber: iStockphoto)

Kaya kalsium

Kalsium dalam jeruk bali diserap oleh tulang dalam tubuh. Nutrisi ini membantu pemeliharaan kepadatan tulang yang optimal. Kandungan kalium yang sangat tinggi dalam jeruk bali melengkapi kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan mineral oleh sel dan jaringan dalam tubuh.

Cegah osteoporosis

Osteoporosis yang tidak terkontrol dapat memengaruhi postur, gerakan tubuh, serta fleksibilitas. Kalsium dalam jeruk bali dapat mencegah osteoporosis dan mengurangi risiko kerapuhan tulang. Makanan kaya kalsium juga bisa mendorong perkembangan tulang baru.

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Kulit

Ilustrasi wajah/copyright shutterstock

Cegah penuaan

Jeruk bali mengandung spermidine, yang melindungi sel dari proses yang berkaitan dengan penuaan dan kerusakan sel. Nutrisi ini memerangi keriput dan penuaan kulit, membuat kulit tampak awet muda, cerah dan lembut. Tidak hanya menangkal radikal bebas yang merusak kulit, jeruk bali juga membantu tubuh meningkatkan produksi kolagen. Jeruk bali membantu tubuh untuk memproduksi kolagen dan memerangi tanda-tanda penuaan, seperti keriput.

Mengurangi Peradangan Kulit

Jeruk bali mengandung beberapa asam amino esensial yang membantu membangun sel-sel kulit sehat. Jeruk bali juga menekan kemerahan dan pembengkakan yang cenderung berkembang pada kulit yang terpapar pada kondisi lingkungan yang keras. Kandungan flavonoidnya yang tinggi memberikan sifat antioksidan untuk membantu memerangi kerusakan akibat radikal bebas, menghilangkan jerawat, bekas luka dan bintik hitam dan mengurangi iritasi kulit.

Manfaat Jeruk Bali untuk Daya Tahan Tubuh

Ilustrasi Sakit Flu dan Demam (iStockphoto)

Tingkatkan kekebalan

Vitamin C dalam jeruk bali berfungsi untuk meningkatkan kekebalan oleh sel-sel darah putih dalam sistem tubuh. Vitamin C terkenal karena efeknya pada sistem kekebalan tubuh, kemampuannya untuk membantu penyembuhan luka dan fungsinya dalam penyerapan zat besi tubuh.

Cegah flu

Vitamin C dalam jeruk bali membantu melawan infeksi yang menyebabkan pilek, batuk, demam, dan gejala serius atau infeksi mikroba, virus, dan bakteri. Mengonsumsi jeruk bali segar atau jusnya dapat membantu mencegah racun dan sel-sel radikal bebas menumpuk di dalam tubuh. Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang menstimulasi aksi antibodi dan sel-sel kekebalan tubuh yang menjaga tubuh terhadap bakteri yang menyebabkan pilek dan flu.

Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan Lainnya

Cegah sejumlah penyakit (Ilustrasi/iStockphoto)

Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi bakteri yang memengaruhi sistem saluran kemih yang membuat menyimpan dan membuang urin. Vitamin C yang terkandung dalam jeruk bali meningkatkan kadar asam dalam urin dan mengubah perkembangan bakteri di saluran kemih.

Cegah anemia

Penelitian telah menunjukkan bahwa Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Kekurangan zat besi sering menyebabkan anemia yaitu kekurangan darah dalam tubuh. Vitamin C dalam jeruk bali membantu memerangi kehilangan zat besi dan meningkatkan sirkulasi darah.