12 Orang di Mandailing Natal Tewas Tertimbun Longsor Galian Tambang Emas

Merdeka.com - Merdeka.com - Sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas tertimbun longsoran galian tambang emas di Desa Bandar Limabung, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (28/4) sekitar pukul 15.00 WIB. Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal, Habib Lubis, mengatakan seluruh korban tewas itu merupakan penambang emas.

"Akibat longsoran tebing lubang dompengan tersebut 12 orang meninggal Dunia dan 2 orang berhasil selamat," katanya, Kamis (28/4) malam.

Peristiwa memilukan itu terjadi saat saksi bernama Nirwansyah Lubis (20) berangkat menuju lokasi Sibinael untuk mencari butiran emas. Saat itu dia bersama beberapa orang telah berada di lokasi untuk mencari butiran emas.

Selanjutnya, beberapa orang yang masuk ke lubang dompeng tersebut melakukan pengambilan material berupa bebatuan kecil dan pasir yang mengandung butiran emas. Para penambang itu menggunakan tembilang, ember, dan dulang.

"Tidak berapa lama kemudian terjadi longsor pada bagian tebing lubang dompeng tersebut, sehingga menimbun seluruh orang yang berada di dalamnya," ujar Habib.

Setelah kejadian tersebut saksi Irwansyah dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi membantu mencari korban yang tertimbun.

"Sekitar pukul 17.30 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi dan dibawa kerumah duka masing-masing," pungkas Habib.

Adapun identitas korban meninggal dunia yakni Nelli Sipahutar, Kana, Nurhayati, Lesma Suriani Rambe, Nurlina Hasibuan, Irma Pane, Sarifah Nasution, Amna Pulungan, Nur Ainun, Nur Jaya Sari Pulungan, Nur Afni Lubis, dan Nur Lina Batubara. Sedangkan, dua korban selamat yaitu Nirwansyah Lubis dan Sapridah Lubis. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel