12 Penyebab Kecelakaan Kerja yang Paling Umum dan Patut Diwaspadai

·Bacaan 5 menit

Fimela.com, Jakarta Penyebab kecelakaan kerja dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Baik itu faktor yang diakibatkan oleh manusia, faktor lingkungan, hingga faktor peralatan yang digunakan. Hal ini tentunya harus benar-benar diperhatikan semua pihak.

Kecelakaan kerja merupakan kejadian tidak terduga dan tidak dikehendaki yang bisa mengakibatkan sakit, luka, serta kerugian terhadap lingkungan dan manusia. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mendalam untuk menjaga keamanan dalam setiap pekerjaan.

TERKAIT: 7 Cara Bangkit setelah Keluar dari Lingkungan Kerja yang Tidak Sehat

TERKAIT: Reverse Mentoring Mampu Ciptakan Lingkungan Kerja Bebas Toxic

TERKAIT: 4 Alasan Mengapa Perlu Memiliki Seorang Sahabat di Lingkungan Kerja

Mengenali penyebab kecelakaan kerja dapat membantu perusahaan dalam mengambil tindakan pencegahan. Jadi, setiap orang yang terlibat dalam pekerjaan, baik itu perusahaan yang mempekerjakan, pekerja, hingga orang-orang sekitar perlu memahami prosedur keselamatan kerja.

Untuk itu, berikut Fimela.com kali ini akan mengulas 12 penyebab kecelakaan kerja yang paling umum dan patut diwaspadai. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Kecelakaan Kerja Akibat Kondisi Peralatan

Ilustrasi Kerja Credit: pexels.com/Aamul
Ilustrasi Kerja Credit: pexels.com/Aamul

Penyebab kecelakaan kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kondisi peralatan yang digunakan. Berikut penyebab kecelakaan kerja yang dipengaruhi oleh faktor peralatan:

1. Kondisi Mesin

Penyebab kecelakaan kerja karena faktor peralatan yang pertama disebabkan kondisi mesin yang digunakan. Bila kondisi mesin memang sudah tidak memadai, sebaiknya segera diperbaiki dan tidak digunakan lagi.

Selain itu, ketersediaan pengaman hingga perlengkapan lainnya juga harus benar-benar dipastikan terlebih dahulu. Dengan begitu, faktor penyebab kecelakaan kerja ini dapat dikurangi dengan memperhatikan kondisi mesin.

2. Rancangan Alat

Desain alat juga dapat menjadi salah satu penyebab kecelakaan kerja. Alat yang telah dirancang dengan pertimbangan keamanan akan mampu mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Contohnya, penggunaan cover pada berbagai mesin untuk menghindari dampak buruk yang dapat terjadi pada tubuh pekerja. Sehingga alat-alat yang digunakan aman dari sisi K3.

3. Posisi Mesin

Posisi mesin juga berpengaruh dalam penyebab kecelakaan kerja. Tergantung posisi dan jenis mesinnya, hal ini dapat berpengaruh terhadap kenyamanan hingga keamanan pekerja. Jadi, posisi mesin harus benar-benar diperhatikan sebagai salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja.

Penyebab Kecelakaan Kerja Akibat Ulah Manusia

Ilustrasi Bekerja Credit: pexels.com/Los
Ilustrasi Bekerja Credit: pexels.com/Los

Penyebab kecelakaan kerja juga sering kali dipengaruhi oleh ulah manusia. Hal ini menyangkut perilaku manusia, pelatihan keselamatan dan kesehatan yang diberikan, hingga penggunaan alat pelindung diri. Berikut penyebab kecelakaan kerja akibat ulah manusia:

4. Perilaku Manusia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perilaku manusia merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja. Sikap terhadap kondisi kerja, kecelakaan dan praktik kerja yang aman bisa menjadi hal yang penting karena ternyata lebih banyak persoalan yang disebabkan oleh pekerja yang ceroboh, dibandingkan dengan mesin-mesin atau karena ketidakpedulian karyawan.

Pada satu waktu, pekerja yang tidak puas dengan pekerjaannya dianggap memiliki tingkat kecelakaan kerja yang lebih tinggi. Namun demikian, asumsi ini telah dipertanyakan selama beberapa tahun terakhir. Meskipun kepribadian, sikap karyawan, dan karakteristik individual karyawan tampaknya berpengaruh pada kecelakaan kerja, namun hubungan sebab akibat masih sulit dipastikan.

5. Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja juga merupakan salah satu penyebab kecelakaan kerja yang harus diperhatikan. Hal ini biasanya dikarenakan atas kelalaian pekerja atau perusahaan. Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian pendidikan yang menyangkut proses belajar untuk memperoleh dan meningkatkan keterampilan di luar sistem pendidikan yang berlaku.

Hal ini dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, dan dengan metode yang lebih mengutamakan praktek daripada teori. Penyelenggaraan pelatihan dimaksudkan agar pemeliharaan terhadap alat-alat kerja dapat ditingkatkan karena salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengurangi timbulnya kecelakaan kerja, kerusakan, dan peningkatan pemeliharaan terhadap alat-alat kerja.

6. Penggunaan Alat Pelindung Diri

Penyebab kecelakaan kerja dari faktor manusia berikutnya adalah penggunaan alat pelindung diri. Alat pelindung diri (APD) merupakan seperangkat alat yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi tubuhnya dari potensi bahaya kecelakaan kerja. Tidak menggunakan APD dapat memperbesar kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, walaupun APD tidak secara sempurna melindungi pekerja, tetapi akan dapat mengurangi tingkat keparahan yang mungkin terjadi.

7. Prosedur atau SOP

Prosedur kerja yang disusun dengan tidak memperhatikan faktor keselamatan kerja di dalamnya, dapat menjadi penyebab kecelakaan kerja terjadi. Oleh karena itu, penting sekali untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap semua prosedur kerja yang telah dibuat.

Penyebab Kecelakaan Kerja Akibat Pengaruh Lingkungan

Ilustrasi Tempat Kerja Credit: pexels.com/gdtography
Ilustrasi Tempat Kerja Credit: pexels.com/gdtography

Penyebab kecelakaan kerja selanjutnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Hal ini berkaitan dengan lingkungan kerja yang tidak sesuai dengan standar keamanan. Berikut beberapa penyebab kecelakaan kerja yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan:

8. Desain Tempat Kerja

Idealnya, tempat kerja didesain aman sejak awal. Namun, pada kenyataannya tetap saja ada kelemahan desain yang membuat tempat kerja tidak sepenuhnya aman. Selain itu, bisa jadi tempat kerja menjadi tidak lebih aman setelah ada perubahan desain atau modifikasi.

9. Lokasi Kerja

Bekerja pada ketinggian tentu memiliki resiko tinggi. Bekerja di dalam sebuah area yang terbatas jauh lebih berbahaya daripada bekerja pada ruangan terbuka. Itulah yang menyebabkan lokasi kerja menjadi salah satu penyebab kecelakaan kerja terjadi.

10. Kebisingan

Kebisingan juga bisa dijadikan salah satu penyebab kecelakaan kerja dari lingkungan. Kebisingan dapat mengurangi kenyamanan dalam bekerja, mengganggu komunikasi/percakapan antar pekerja, mengurangi konsentrasi, menurunkan daya dengar, hingga tuli akibat kebisingan.

11. Suhu Udara

Suhu udara juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja. Dari suatu penyelidikan diperoleh hasil bahwa produktivitas kerja manusia akan mencapai tingkat yang paling tinggi pada temperatur sekitar 24°C- 27°C. Suhu dingin mengurangi efisiensi dengan keluhan kaku dan kurangnya koordinasi otot. Suhu panas berakibat menurunkan prestasi kerja, mengurangi kelincahan, memperpanjang waktu reaksi dan waktu pengambilan keputusan, mengganggu kecermatan kerja otak, mengganggu koordinasi syaraf perasa dan motoris, serta memudahkan untuk dirangsang.

12. Penerangan

Penerangan di tempat kerja sangat penting untuk menerangi benda-benda di tempat kerja. Banyak obyek kerja beserta benda atau alat dan kondisi di sekitar yang perlu dilihat oleh tenaga kerja. Hal ini penting untuk menghindari kecelakaan yang mungkin terjadi.

Penerangan yang baik memungkinkan tenaga kerja melihat obyek yang dikerjakan secara jelas, cepat dan tanpa upaya-upaya tidak perlu. Penerangan adalah penting sebagai suatu faktor keselamatan dalam lingkungan fisik pekerja.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel