12 Penyebab Sakit Kepala Belakang Terus Menerus, Jangan Anggap Sepele

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab sakit kepala belakang dapat dipengaruhi berbagai faktor. Kondisi medis tertentu hingga gaya hidup merupakan beberapa faktor yang sangat penting diperhatikan. Berbagai gangguan kesehatan menjadi pemicu utama terjadinya sakit kepala belakang ini.

Saat sakit kepala belakang menyerang, rasa berat, linu, dan nyeri biasanya datang bersamaan. Bahkan bisa menjalar hingga ke tengkuk atau leher. Hal ini tentunya dapat membuat kamu menderita dengan rasa nyerinya.

Penyebab sakit kepala belakang bisa dipengaruhi kondisi yang ringan hingga kondisi serius. Bahkan, kondisi ini dapat terjadi karena kebiasaan buruk, seperti Kebiasaan berdiri atau duduk dengan cara membungkuk.

Jadi, kamu perlu mewaspadai penyebab sakit kepala belakang ini agar tidak menyerang. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (2/9/2021) tentang penyebab sakit kepala belakang.

Penyebab Sakit Kepala Belakang

Ilustrasi Sakit Kepala Credit: freepik.com
Ilustrasi Sakit Kepala Credit: freepik.com

Tension type headache

Penyebab sakit kepala belakang pertama adalah tension type headache. Kondisi ini merupakan nyeri kepala dengan gejala nyeri tumpul di sekitar kepala. Biasanya bagian kepala belakang juga akan mengalami nyeri yang luar biasa. Sakit kepala ini dapat dialami oleh orang dewasa dan biasa diakibatkan oleh berbagai penyebab seperti cahaya, stres, dan dehidrasi.

Sakit kepala harian kronis

Selain tension type headache atau sakit kepala tegang, ada juga sakit kepala harian kronis. Kondisi ini ditandai dengan rasa nyeri kepala yang dirasakan setiap hari, termasuk pada kepala bagian belakang.

Penyebab sakit kepala belakang ini bahkan bisa berlangsung hingga 3 bulan berturut-turut. Kondisi ini diduga terjadi akibat cedera leher, kelelahan, ketegangan otot mata, terlalu banyak asupan kafein atau minuman beralkohol, dan dehidrasi.

Sakit kepala karena aktivitas fisik

Sakit kepala exertional atau sakit kepala yang diakibatkan oleh aktivitas fisik juga bisa menjadi penyebab sakit kepala belakang. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh aktivitas latihan angkat beban, berlari jarak jauh, berhubungan seks, atau mengejan terlalu keras saat BAB. Selain itu, kondisi ini juga terkadang bisa muncul akibat stres.

Penyebab Sakit Kepala Belakang

Giant cell aretritis

Giant cell aretritis merupakan salah satu penyebab sakit kepala belakang. Gangguan kesehatan ini juga dikenal sebagai peradangan pembuluh darah, yang biasanya melibatkan pembuluh darah daerah oksipital yang terletak di bagian belakang kepala. Gangguan pembuluh darah ini bisa menyerang hampir seluruh pembuluh darah pada tubuh seperti darah pada kepala, mata, hingga ekstremitas.

Spasm otot leher

Gangguan pada otot dan tulang pada leher bisa menyebabkan keluhan sakit kepala. Salah satu gangguan leher yang sering menjadi penyebab sakit kepala belakang adalah spasm otot leher. Cedera pada leher atau kesalahan posisi kepala dalam waktu yang lama biasanya rentan mengakibatkan sakit kepala bagian belakang.

Perdarahan subarachnoid

Kondisi perdarahan di dalam otak juga bisa memicu sakit kepala bagian belakang. Nyeri kepala yang dialami penderita biasanya terjadi secara tiba-tiba. Kemungkinan terjadinya perdarahan subarachnoid khususnya terjadi pada seorang yang baru saja mengalami cedera kepala. Biasanya diperlukan pemeriksaan CT-scan kepala untuk memastikan diagnosis perdarahan.

Penyebab Sakit Kepala Belakang

Ilustrasi Sakit Kepala | unsplash.com
Ilustrasi Sakit Kepala | unsplash.com

Neuralgia trigeminal

Neuralgia trigeminal merupakan penyebab sakit kepala belakang berikutnya. Neuralgia trigeminal disebabkan oleh pembuluh darah yang menjepit saraf trigeminal, dan bisa mengakibatkan rasa sakit di wajah dan di bagian belakang kepala.

Arteritis temporal

Kerusakan dan pembengkakan pada arteri yang membawa darah ke kepala juga bisa mengakibatkan rasa sakit di bagian belakang kepala dan leher. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh melemahnya kekebalan tubuh karena penggunaan antibiotik.

Migrain

Penyebab sakit kepala belakang lainnya adalah migrain. Pada umumnya migrain ditandai dengan terjadinya denyutan di kepala bagian belakang. Penderita bahkan bisa mengalami mual dan muntah.

Apabila kamu sering mengalami kondisi tersebut, kamu bisa mengurangi konsumsi makanan tinggi Monosodium Glutamat (MSG) dan makanan tinggi kandungan garam. Cara ini bisa mengurangi keluhan migrain, sehingga bisa meminimalkan kejadian sakit kepala bagian belakang.

Penyebab Sakit Kepala Belakang

Ketegangan dan kelelahan otot

Duduk dengan satu posisi dalam waktu lama dapat menyebabkan rasa sakit di bagian belakang kepala. Peregangan otot dan mengubah posisi bisa mengurangi keluhan ini.

Tumor otak

Nyeri tajam yang ditemukan secara khusus di sisi kiri bagian belakang kepala bisa disebabkan oleh tumor otak. Tumor di otak bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan otak dan saraf. Selain memicu sakit kepala, tumor otak juga dapat menyebabkan masalah penglihatan, kehilangan sensasi raba pada tangan dan kaki, gangguan pendengaran, dan sakit kepala disertai rasa tertekan berlebihan di tengkorak belakang.

Seks dan Olahraga Berlebihan

Penyebab sakit kepala belakang berikutnya adalah seks dan olahraga yang berlebihan. Walaupun keduanya tergolong dalam aktivitas yang bisa menyehatkan tubuh, namun berlebihan dalam melakukannya judtru dapat memicu penyempitan pembuluh darah. Kondisi inilah yang bisa memicu nyeri kepala di bagian belakang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel