12 Penyebab Tekanan Darah Rendah, Mulai Hindari Kebiasaan Buruk

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Mengetahui berbagai penyebab tekanan darah rendah penting sekali, mengingat kondisi hipotensi berisiko menyerang siapa saja. Tekanan darah rendah ditandai dengan tekanan darah yang berada di bawah normal, yakni 90/60 mmHg.

Ada banyak sekali penyebab tekanan darah rendah yang selama ini sering dianggap sepele. Mulai dari kekurangan cairan, kekurangan vitamin dan mineral, konsumsi makanan tertentu, defisiensi zat besi, konsumsi obat tertentu, cuaca, dan masih banyak lagi.

Selain perlu menghindari penyebab tekanan darah rendah, untuk lebih mewaspadai masalah ini mulai pahami gejalanya juga. Seseorang yang mengidap hipotensi akan merasa sering lelah, pusing, pandangan kabur, dehidrasi, sulit berkonsentrasi, denyut jantung cepat, depresi, sampai pingsan.

Berikut Liputan6.com ulas penyebab tekanan darah rendah dari berbagai sumber, Sabtu (13/2/2021).

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ilustrasi dehidrasi | Pexles
Ilustrasi dehidrasi | Pexles

Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh adalah penyebab tekanan darah rendah yang pertama. Komposisi tubuh dan darah manusia yang utama adalah air. Jika terjadi dehidrasi maka volume darah juga akan mengalami penurunan.

Penyebab tekanan darah rendah ini akan semakin parah jika sampai terjadi secara tiba-tiba. Darah rendah karena dehidrasi ditandai dengan pusing, lemas, dan pingsan. Jadi mulai cukupi kebutuhan cairan agar bisa terhindar dari masalah hipotensi.

Cuaca

Penyebab tekanan darah rendah yang kedua bisa terjadi kepada manusia adalah karena cuaca atau suhu yang terjadi disekitar. Biasanya cuaca udara yang lebih panas bisa menjadi faktor penyebab tekanan darah rendah pada seseorang.

Tekanan darah rendah juga akan menyerang bagi yang sering melakukan aktivitas di bawah sinar matahari. Hal ini menyebabkan suhu tubuhmu meningkat dan tekanan darah menurun. Mulai perhatikan aktivitasmu, ya!

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ilustrasi Anemia | Credit: pexels.com/Yunalya
Ilustrasi Anemia | Credit: pexels.com/Yunalya

Defisiensi Zat Besi

Sumsum tulang sangat membutuhkan zat besi. Zat besi ini akan digunakan untuk memroduksi sel darah merah dengan struktur hemoglobin yang sempurna. Jika proses produksi ini tidak sempurna maka akan mengakibatkan anemia.

Anemia yang dipicu defisiensi adalah penyebab tekanan darah rendah yang perlu diwaspadai. Untuk penyebab umum anemia adalah pola makan yang tidak seimbang.

Kondisi ini juga bisa terjadi pada orang yang mengalami luka dengan pendarahan kronis. Pendarahan akibat penyakit kanker, polip usus, dan wasir. Hal ini tetap berlaku meskipun jumlah darah yang keluar tidak banyak. Sebab, kandungan zat besi akan ikut terbawa darah yang terus mengalir.

Konsumsi Daun Katuk

Daun katuk yang dikonsumsi berlebihan dapat menjadi penyebab tekanan darah rendah. Daun ini kerap digunakan untuk menurunkan hipertensi. Selain itu, seringkali daun ini diolah menjadi berbagai olahan menu makanan, seperti sup hingga aneka tumisan.

Selain memiliki cita rasa manis, daun katuk juga memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh. Meski begitu, kandungan kalsium pada daun katuk inilah yang kerap dianggap dapat mengontrol tekanan darah tinggi.

Sehingga, bagi penderita hipotensi, daun katuk harus dihindari karena termasuk makanan penyebab tekanan darah rendah. Sebaiknya tidak mengonsumsi daun katuk secara berlebihan. Daun katuk akan memberi banyak manfaat jika dikonsumsi dengan batas tertentu.

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ilustrasi ibu hamil | pexels.com/@freestocks
Ilustrasi ibu hamil | pexels.com/@freestocks

Hormon Kehamilan

Kehamilan adalah salah satu penyebab tekanan darah rendah. Kondisi ini membuat peredaran darah tubuh berkembang lebih cepat. Tentu saja sangat berbeda dengan kondisi ketika tidak hamil. Perubahan hormonal penyebab utamanya..

Perubahan ini yang menyebabkan pembuluh darah membesar, dan menjadi penyebab tekanan darah rendah. Kondisi ini biasanya akan timbul pada trimester pertama kehamilan. Selalu memeriksakan kesehatan sangat dianjurkan jika ibu hamil mengalaminya.

Konsumsi Kafein

Menghindari konsumsi kafein bagi penderita hipotensi perlu sekali dilakukan. Kafein adalah salah satu makanan penyebab tekanan darah rendah.

Kebiasaan mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat mengganggu pola tidur. Padahal, penderita hipotensi dianjurkan para ahli untuk memiliki waktu istirahat yang cukup.

Oleh karena itu, bagi yang memiliki tekanan darah rendah, sebaiknya menghindari makanan dan minuman penyebab tekanan darah rendah ini secara berlebihan. Gunakan waktu untuk banyak istirahat agar tekanan darah kembali normal.

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ilustrasi Bayam | (Photo by Ponco on Pixabay)
Ilustrasi Bayam | (Photo by Ponco on Pixabay)

Penyakit Jantung

Penyakit jantung termasuk penyebab tekanan darah rendah dan kurang darah. Penderita penyakit jantung akan lebih mudah terserang darah rendah karena darah tidak dapat dipompa dengan baik oleh jantung.

Kondisi jantung yang bermasalah inilah penyebabnya. Begitu juga otot jantung yang lemah lebih berisiko menyebabkan darah rendah. Penyebab dari otot jantung yang lemah adalah serangan jantung atau infeksi virus tertentu.

Makan Bayam Berlebihan

Makan bayam memang menyehatkan apalagi bayam adalah sayuran hijau. Akan tetapi, bila dikonsumsi berlebihan juga tidak dianjurkan terutama untuk penderita hipotensi.

Bayam termasuk makanan penyebab tekanan darah rendah. Sayur yang memiliki nama lain Amaranthus ini, seringkali diolah menjadi berbagai macam menu makanan, seperti lalapan, pecel hingga aneka tumisan.

Bayam merupakan sumber kalium yang biasanya digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Oleh kerena itu, bagi penderita tekanan darah rendah, sebaiknya mengurangi atau tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ilustrasi Obat | Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Obat | Credit: pexels.com/pixabay

Konsumsi Obat Tertentu

Beberapa jenis obat-obatan memang memiliki efek yang bisa menjadi penyebab tekanan darah rendah. Obat yang dapat mempengaruhi dan menjadi penyebab tekanan darah rendah antara lain adalah alpha bloker, beta bloker, dan antidepresan.

Jika mengalami darah rendah setelah mengkonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya segeralah untuk berhenti mengkonsumsinya dan konsultasikan ke dokter. Jangan asal mengonsumsi obat tanpa resep dokter, ya!

Makan Bawang Hitam

Bawang merupakan salah satu bumbu masak yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia, si penyedap rasa. Ada jenis bawang putih, bawang merah, bawang bombay, dan bawang hitam.

Nah, sayangnya bawang hitam termasuk makanan penyebab tekanan darah rendah. Dilansir dari laman Victoria Health, bawang hitam atau black gerlic merupakan salah satu jenis bawang hasil dari fermentasi bawang putih pada suhu 60-72 derajat celcius.

Pengawetan bawah putih ini dilakukan sekitar tiga hingga empat minggu. Proses fermentasi tersebut menimbulkan reaksi kimia asam amino dan gula pereduksi yang menyebabkan warna, tekstur, dan aroma berubah.

Penyebab Tekanan Darah Rendah

Ilustrasi seledri. (dok. pixabay.com/Eric Chen)
Ilustrasi seledri. (dok. pixabay.com/Eric Chen)

Kekurangan Vitamin dan Mineral

Vitamin dan mineral sangat diperlukan untuk melakukan produksi sel darah merah oleh tubuh. Vitamin dan mineral ini berupa zat besi, vitamin B12, dan asam folat/vitamin B9.

Zat ini sangat penting untuk membantu proses pembentukan hemoglobin. Bila keberadaannya terganggu, maka bisa menjadi penyebab tekanan darah rendah.

Jika asupan ini tidak terpenuhi dengan baik, maka produksi sel darah merah akan terganggu. Tubuh yang kekurangan asam folat dan vitamin B12 biasanya disebabkan karena pola makan yang tidak seimbang.

Makan Seledri Berlebihan

Konsumsi sayur seledri berlebihan juga termasuk penyebab tekanan darah rendah. Jenis sayuran satu ini memang memiliki manfaat yang banyak bagi tubuh, tetapi seledri kerap dianggap sebagai makanan penyebab tekanan darah rendah.

Hal ini karena seledri memiliki kandungan metanol yang dapat menurunkan tekanan darah. Alih-alih dikonsumsi pengidap hipotensi, tentu lebih cocok untuk penderita hipertensi.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk tidak mengonsumsi seledri secara berlebihan, terutama penderita hipotensi. Seledri akan aman dikonsumsi sesekali, namun harus tetap memperhatikan porsinya.