12 Tanaman Air Hias Indoor dan Outdoor

·Bacaan 8 menit
12 Tanaman Air Hias Indoor dan Outdoor
12 Tanaman Air Hias Indoor dan Outdoor

RumahCom – Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk menyingkirkan kebosanan terutama pada masa pandemi Covid-19 ini yang membuat Anda memiliki waktu lebih banyak di rumah. Salah satunya dengan menanam dan merawat tanaman hias air.

Kegiatan merawat tanaman punya banyak manfaat bagi kesehatan mental. Bahkan, American Horticultural Therapy Association telah mengadvokasi kekuatan terapeutik dalam merawat tanaman di rumah, industri perawatan kesehatan, dan lingkungan akademisi. Sampai sekarang pun taman terapeutik ada di rumah sakit dan fasilitas perawatan sehingga lebih banyak yang bisa mendapatkan manfaat dari merawat tanaman.

Selain tak banyak menguras tenaga, kesehatan mental terjaga, merawat tanaman juga berfungsi agar membuat rumah makin hijau dan cantik. Apakah Anda tertarik merawat tanaman air hias?

  1. Pengertian Tanaman Air

  2. Jenis-Jenis Tanaman Air

  3. 4 Tanaman Air di Kolam
    1. Eceng Gondok
    2. Bambu Air
    3. Teratai
    4. Ganggang Rantai

  4. 4 Tanaman Air di Pot
    1. Sirih Gading
    2. Apu-apu
    3. Kala Air
    4. Anubias

  5. 4 Tanaman Air di Akuarium
    1. Lili Air
    2. Jungle Vallisneria
    3. Pakis Lidah
    4. Water Wisteria

  6. Cara Merawat Tanaman Air di Rumah

1. Pengertian Tanaman Air

Tak sembarang tanaman, hanya jenis tanaman air yang mampu besar dan tumbuh di air.  Foto: Pinterest
Tak sembarang tanaman, hanya jenis tanaman air yang mampu besar dan tumbuh di air. Foto: Pinterest

Tak sembarang tanaman, hanya jenis tanaman air yang mampu besar dan tumbuh di air. Foto: Pinterest

Perlu diketahui bahwa kegiatan menanam tak hanya menggunakan medium tanah saja. Ternyata air juga bisa menjadi media tanam yang digunakan untuk merawat tanaman hias. Tak sembarang tanaman yang bisa menggunakan medium ini, karena hanya tanaman air yang besar tumbuh di air. Mereka sangat bervariasi dalam jenisnya, beberapa di antaranya sangat mirip dengan tanaman hias umum sementara yang lain sangat berbeda.

Menumbuhkan tanaman hias dalam air juga dikenal sebagai metode hidroponik. Meski ketika ditumbuhkan secara komersial dengan cara ini, petani memiliki campuran air yang lebih spesifik untuk nutrisi cair daripada tanah.

2. Jenis-Jenis Tanaman Air

Jenis tanaman hias air dibedakan menjadi tiga terutama dari posisi penanaman dan peletakannya. Foto: Pinterest
Jenis tanaman hias air dibedakan menjadi tiga terutama dari posisi penanaman dan peletakannya. Foto: Pinterest

Jenis tanaman hias air dibedakan menjadi tiga terutama dari posisi penanaman dan peletakannya. Foto: Pinterest

Tak hanya teratai dan lotus, aneka jenis tanaman air yang berbunga maupun tidak, yang biasanya tumbuh merambah rawa-rawa, danau atau tepi sungai, kini juga telah populer juga sebagai tanaman hias air di rumah. Jenis tanaman hias air ini dibedakan menjadi tiga terutama dari posisi penanaman dan peletakannya, seperti dikutip dari Sciencing.

  • Mengapung di permukaan air

Tanaman air yang mengapung di permukaan air hanya bagian akarnya saja yang berada di dalam air. Batang dan daunnya akan muncul ke permukaan karena memang membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis.

  • Tumbuh di dalam air (tenggelam)

Tanaman air yang tumbuh di dalam air atau tenggelam lebih banyak digunakan untuk menghias akuarium. Atau Anda mungkin mengenalnya dengan aquascape. Kemampuannya untuk hidup di dalam air bisa digunakan untuk mempercantik akuarium sekaligus sebagai tempat bersembunyi ikan-ikan di dalamnya.

  • Akarnya di dalam air, tetapi sebagian batangnya di permukaan air

Tanaman air jenis ini banyak tumbuh di rawa-rawa atau tanah berlumpur. Hebatnya, walaupun akar dan sebagian batangnya ada di dalam air, tanaman ini masih bisa tumbuh. Biasanya, banyak digunakan untuk taman yang mengkombinasi air dan tanah sebagai komponennya. Banyak juga yang dijadikan sebagai tanaman background di sekitar kolam.

Tip Rumah

Menanam tanaman air bebas dari tanah memiliki perawatan yang cenderung lebih mudah. Cocok bagi Anda yang tidak begitu telaten dalam merawat tanaman. Selain itu, dengan menghilangkan tanah, tanaman cenderung tidak terkena hama atau penyakit.

3. 4 Tanaman Air di Kolam

Tanaman ini lazimnya memiliki habitat di kolam yang dalam dan di danau. Foto: Pinterest
Tanaman ini lazimnya memiliki habitat di kolam yang dalam dan di danau. Foto: Pinterest

Tanaman ini lazimnya memiliki habitat di kolam yang dalam dan di danau. Foto: Pinterest

Tanaman air sesuai habitatnya, bisa berkembang dan tumbuh subur dalam media air apapun jenisnya. Dan berikut empat jenis tanaman air yang yang lazimnya memiliki habitat di kolam yang dalam maupun di danau.

1. Eceng Gondok

Eceng gondok biasa tumbuh di kolam dangkal, rawa, lahan basah, aliran air yang lambat, danau, penampungan air dan sungai yang arus airnya relatif tenang. Tumbuhan ini mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi air yang ekstrim. Bahkan eceng gondok juga dapat bertahan dari berbagai jenis racun serta zat kimia berbahaya yang terkandung dalam air.

2. Bambu Air

Bambu air bentuknya tampak seperti ekor kuda kasar. Tanaman ini hanya memiliki tinggi maksimal 3 meter dan batangnya berdiameter kecil dengan lingkaran berwarna coklat menambah keelokan tanaman tersebut jika dipandang. Tanaman air berwarna hijau ini cocok diletakkan di sekeliling kolam ikan sebagai pembatas.

Tanaman Sri Rejeki: 10 Jenis dan 10 Manfaat Tanaman Pembawa Rejeki
Tanaman Sri Rejeki: 10 Jenis dan 10 Manfaat Tanaman Pembawa Rejeki

Tips Rumah Dan Apartemen

Tanaman Sri Rejeki: 10 Jenis dan 10 Manfaat Tanaman Pembawa Rejeki

3. Teratai

Teratai memiliki daun unik berbentuk hati yang ukurannya cukup besar, mencapai 20-40 sentimeter. Mereka mengapung di permukaan air. Bunganya yang berwarna kuning cerah tak luput dari perhatian demikian juga dengan sebuah kelopaknya.

4. Ganggang Rantai

Merupakan jenis tanaman air yang sifatnya oksigenasi alias meningkatkan kadar oksigen di dalam kolam ikan sehingga air tetap jernih. Tanaman air yang satu ini bentuknya seperti semak-semak dan semua bagiannya bisa dibiarkan di dalam air.

Satu tandan ganggang rantai bisa bekerja efektif untuk setiap 3 meter persegi kolam ikan. Selain membersihkan kolam ikan, tanaman air ini bisa digunakan juga untuk berteduh dan berlindung oleh anak ikan. Multifungsi bukan?

4. 4 Tanaman Air di Pot

Sirih gading dan apu-apu merupakan salah satu jenis tanaman air dalam pot. Foto: Pinterest
Sirih gading dan apu-apu merupakan salah satu jenis tanaman air dalam pot. Foto: Pinterest

Sirih gading dan apu-apu merupakan salah satu jenis tanaman air dalam pot. Foto: Pinterest

Selain tumbuh di kolam dan danau, ada juga jenis tanaman air yang lebih menyukai area terbatas sebagai media tanamnya. Berikut ini empat jenis tanaman yang bisa ditanam menggunakan media pot yang secara otomatis tidak memakan banyak ruang.

1. Sirih Gading

Ciri-cirinya daunnya yang berukuran kecil. Bagian pangkal daun sirih gading berbentuk bundar, sedangkan bagian ujung satunya meruncing.Tergolong jenis tanaman merambat semi epifit ini umumnya memiliki daun yang berwarna hijau dengan semburat warna kuning hingga putih kekuningan.

Jika ditanam di pekarangan rumah, sirih gading bisa merambat mengelilingi pohon lain atau menjalar di dinding rumah. Sementara, jika ditanam di dalam pot, batang sirih gading akan tumbuh menjuntai ke bawah sehingga terlihat sangat cantik

2. Apu-apu

Tanaman ini memiliki ciri-ciri mengapung di permukaan air dengan daunnya berwarna hijau tersusun secara melingkar dan bertumpuk-tumpuk. Permukaan daun ditumbuhi bulu-bulu halus yang memberi tekstur seperti beludru. Akar serabutnya berwarna putih, dapat menggantung sampai 30 sentimeter di bawah permukaan air.

Tanaman ini sama sekali tak butuh perawatan, cukup diletakkan di permukaan air, maka tanaman ini akan memproduksi anakan.

Untuk semua urusan rumah, KPR solusinya. Simak jenis-jenis KPR yang tersedia di Indonesia lewat video berikut ini!

3. Kala Air

Kala air merupakan tanaman yang seolah terbuat dari lilin. Bentuknya berupa corong berwarna putih dengan putik berwarna kuning cerah. Bunga ini memiliki aroma yang lembut.

4. Anubias

Anubias bisa tetap hidup tanpa CO2 dan minim pupuk. Tak hanya itu, tanaman air ini juga memiliki daya tarik pada daunnya. Keindahan daun anubias akan mempercantik isi akuarium

5. 4 Tanaman Air di Akuarium

Lili air dan pakis lidah merupakan jenis tanaman air di akuarium. Foto: Pinterest
Lili air dan pakis lidah merupakan jenis tanaman air di akuarium. Foto: Pinterest

Lili air dan pakis lidah merupakan jenis tanaman air di akuarium. Foto: Pinterest

Selanjutnya ada jenis tanaman air yang bisa tumbuh subur dalam akuarium. Pada fungsinya, tanaman air ini memang dibudidayakan guna mendekorasi akuarium agar tampak lebih cantik dan hidup. Namun juga bisa membuat akuarium tidak cepat kotor karena sifatnya sebagai penyuplai oksigen. Apa saja jenis tanaman air di akuarium?

1. Lili Air

Akar tanaman ini tertanam pada lumpur kolam. Daun dan bunganya muncul dengan indah di permukaan air dengan warnanya yang putih, kuning, ungu, dan merah jambu. Bentuk daunnya bulat berlapis lilin pada permukaannya.

2. Jungle Vallisneria

Tanaman mengeluarkan daun panjang berwarna hijau cerah seperti pita. Tanaman tumbuh setinggi beberapa inci, membuatnya sempurna untuk ditanam di bagian belakang akuarium

3. Pakis Lidah

Memiliki daun memanjang seperti lidah dengan peruratan yang jelas dan dapat ditanam tanpa substrat. Penanaman di akuarium dapat dilakukan dengan mengikat rimpangnya pada batu atau penyangga lain lalu dimasukkan ke dalam akuarium. Pakis lidah kolam dapat tumbuh mencapai tinggi 20-30 cm dan dapat tumbuh dengan baik di dalam akuarium yang memiliki suhu air 20-32 derajat celcius.

4. Water Wisteria

Water wisteria memiliki daun hijau cerah yang membentuk bergelombang, tonjolan sempit, dan daun dapat berubah bentuk sesuai dengan perubahan kondisi lingkungan. Batangnya tegas dan memiliki naungan sedikit lebih gelap dari daun, tumbuh hingga ketinggian sekitar 50 cm dan lebar hingga 25 cm.

6. Cara Merawat Tanaman Air di Rumah

Tanaman air cocok untuk orang-orang dengan ruangan terbatas atau yang malas kotor-kotoran. Foto: Pinterest
Tanaman air cocok untuk orang-orang dengan ruangan terbatas atau yang malas kotor-kotoran. Foto: Pinterest

Tanaman air cocok untuk orang-orang dengan ruangan terbatas atau yang malas kotor-kotoran. Foto: Pinterest

Menumbuhkan tanaman dalam air atau membuat sebuah taman air tentu menjadi hal besar untuk Anda yang baru berkebun. Namun tanaman ini cocok untuk orang-orang dengan ruangan terbatas atau yang malas kotor-kotoran. Metode ini bukan hanya unggul dari segi pemeliharaan yang rendah, tapi juga penyakit dan hama yang minim.

Selain itu menumbuhkan tanaman air dalam ruangan dapat menggunakan hampir semua wadah yang bisa menampung air. Menanam tanaman dalam pot dan botol adalah salah satu pilihan umum. Yang pasti, hampir semua jenis wadah tahan air akan bekerja asalkan tidak terbuat dari tembaga, kuningan atau timah. Logam dapat terkorosi ketika bereaksi terhadap pupuk, menyebabkan kerusakan tanaman. Juga, wadah gelap atau buram akan membantu mencegah pembentukan alga.

Merujuk Aquarium Gardens, setelah memilih wadah yang tepat, isi tiga perempat penuh dengan busa florist (pilihan terbaik), styrofoam, kerikil, mutiara, pasir, kelereng, manik-manik atau bahan serupa lainnya. Tambahkan sejumput arang untuk menjaga air tetap bersih dan clear. Kemudian campur dengan ramuan air dan pupuk yang diencerkan, menggunakan pupuk larut dalam air dengan jumlah seperempat dari rekomendasi pabrikan. Dan waktunya memilih tanaman yang cocok.

Nah, sudah tau kan cara merawat tanaman air di rumah? Kalau Anda sedang mencari rumah di wilayah pesisir, berikut daftar pilihan rumah di Jakarta Utara yang bikin hoki.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya
Temukan jawab seputar properti dari ahlinya

Tanya Rumah

Temukan jawab seputar properti dari ahlinya