12 Tanda Kesehatan Usus Terganggu, Segera Kenali Gejalanya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Usus merupakan organ penting bagi pencernaan. Selain mencerna makanan, usus juga mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Usus pada dasarnya merupakan satu tabung panjang untuk dilalui makanan, diserap, dan kemudian dikeluarkan.

Masalah pada usus bisa menimbulkan serangkaian gejala. Kesehatan usus sangat terkait dengan sistem kekebalan tubuh, suasana hati, kesehatan mental, penyakit autoimun, gangguan endokrin, kondisi kulit, dan kanker.

Banyak gaya hidup seperti tingkat stres yang tinggi, terlalu sedikit tidur, makan makanan olahan dan makanan tinggi gula, dan minum antibiotik semuanya dapat merusak mikrobioma usus. Ini dapat memengaruhi sistem organ lain seperti otak, jantung, sistem kekebalan, kulit, berat badan, kadar hormon, kemampuan untuk menyerap nutrisi, dan bahkan perkembangan kanker.

Ada beberapa cara usus mengindikasikan bahwa ia sedang dalam keadaan tidak sehat. Tanda kesehatan usus yang sedang terganggu bisa dikenali sebelum terlambat. Berikut tanda kesehatan usus terganggu, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis(12/11/2020).

Tanda Kesehatan Usus Terganggu

Ilustrasi Sembelit/Freepik.com
Ilustrasi Sembelit/Freepik.com

Sembelit

Sembelit merupakan salah satu tanda umum adanya gangguan pada usus. Seseorang yang buang air besar kurang dari 3 kali seminggu bisa disebut sedang mengalami sembelit. Sembelit bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti saat tinja melewati usus besar terlalu lambat.

Makanan rendah serat menjadi penyebab utama dari sembelit dan kembung. Tingkat aktivitas fisik yang rendah juga dapat menyebabkan sembelit. Minum air yang cukup dan mengonsymsi serat secara teratur dapat membantu mengurangi risiko sembelit.

Diare kronis

Diare yang berlangsung lebih dari 2-4 minggu dianggap persisten atau kronis. Diare yang berlangsung sering atau kronis bisa jadi tanda adanya masalah pada usus. Diare disebabkan oleh makanan bergerak cepat melalui saluran pencernaan, keluar dari tubuh dalam bentuk cair, terkadang dengan makanan yang tidak tercerna.

Makanan yang dimakan, perubahan jadwal makan, tingkat stres, hidrasi dan asupan serat, semuanya dapat memengaruhi penyebab diare.

Pada orang yang sehat, diare kronis bisa menjadi gangguan atau masalah kesehatan yang serius. Bagi seseorang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah, diare kronis mungkin merupakan penyakit yang mengancam jiwa.

Tanda Kesehatan Usus Terganggu

Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/pixabay

Sakit perut kronis

Ketidaknyamanan pencernaan kronis seperti sakit perut, kembung, gas, diare, sembelit, mulas, mual sering kali merupakan indikator kesehatan usus yang terganggu.

Sakit perut biasanya merupakan masalah ringan yang hilang dengan sendirinya. Tapi terkadang itu bisa menjadi tanda masalah medis, seperti GERD, tukak, intoleransi laktosa, sindrom iritasi usus besar, infeksi usus, dan beberapa jenis kanker.

Keinginan untuk makan makanan manis

Pola makan tinggi makanan olahan dan gula tambahan dapat menurunkan jumlah bakteri baik di usus. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan meningkatnya keinginan untuk makan gula yang dapat semakin merusak usus.

Gula rafinasi dalam jumlah tinggi, terutama sirup jagung fruktosa tinggi, telah dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh. Peradangan bisa menjadi cikal bakal sejumlah penyakit bahkan kanker.

Tanda Kesehatan Usus Terganggu

ilustrasi tidur /pexels
ilustrasi tidur /pexels

Masalah tidur

Usus yang tidak sehat dapat menyebabkan gangguan tidur seperti insomnia atau kurang tidur. Ini terjadi karena serotonin tubuh, hormon yang memengaruhi suasana hati dan tidur, diproduksi di usus. Terganggunya kesehatan usus bisa mengganggu kemampuan produksi hormon ini.

Jika tidak mendapatkan tidur malam yang nyenyak, bangun dengan perasaan tidak segar, atau sering terbangun di malam hari, ini bisa menandakan masalah usus.

Kelelahan dan kelesuan

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan April 2017 di jurnal Microbiome menemukan bahwa orang dengan sindrom kelelahan kronis mungkin memiliki ketidakseimbangan pada mikrobioma usus, yang terdiri dari bakteri, mikroorganisme, jamur, dan virus yang ada di saluran cerna. Peneliti juga menemukan bahwa hampir setengah dari orang yang kelelahan juga mengalami Sindrom Iritasi Perut.

Tanda Kesehatan Usus Terganggu

ilustrasi asam lambung (Sumber: istockphoto)
ilustrasi asam lambung (Sumber: istockphoto)

Asam lambung sering naik

Ketidakseimbangan bakteri dan ragi pada usus merupakan faktor risiko utama terjadinya refluks asam. Ketika usus mengandung lebih banyak mikroorganisme jahat daripada baik, ia dapat memengaruhi kadar asam lambung dan membuat tubuh lebih rentan terhadap patogen dan infeksi.

Suasana hati yang buruk

Usus terus berkomunikasi dengan otak dan mikrobioma memainkan peran penting dalam kesehatan mental dan cara tubuh merespons stres. Meskipun gangguan mood tidak hanya diatur oleh kesehatan usus, hal ini jelas merupakan salah satu faktornya.

Jika Anda menghadapi perubahan suasana hati baru atau kecemasan yang meningkat, Anda mungkin ingin menyesuaikan pola makan dan gaya hidup.

Tanda Kesehatan Usus Terganggu

Ilustrasi Penyakit Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Penyakit Credit: pexels.com/pixabay

Sering sakit dan mengalami infeksi

Mikrobioma usus berperan dalam meningkatkan kekebalan. Respons kekebalan yang buruk mungkin merupakan tanda usus yang tidak sehat. Sebuah penelitian menunjukkan mereka yang memiliki tingkat bakteri usus yang lebih rendah (yang disebabkan oleh penggunaan antibiotik) menunjukkan respon kekebalan yang lebih rendah terhadap vaksin flu dibandingkan dengan kelompok yang memiliki bakteri usus normal.

Perubahan berat badan tiba-tiba

Penambahan atau penurunan berat badan tanpa mengubah pola makan atau kebiasaan olahraga mungkin merupakan tanda usus yang tidak sehat. Usus yang tidak seimbang dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi, mengatur gula darah, dan menyimpan lemak.

Penurunan berat badan dapat disebabkan oleh pertumbuhan bakteri usus kecil yang berlebihan. Sedangkan penambahan berat badan dapat disebabkan oleh resistensi insulin atau keinginan untuk makan berlebihan karena penurunan penyerapan nutrisi.

Tanda Kesehatan Usus Terganggu

ilustrasi kulit gatal (istockphoto)
ilustrasi kulit gatal (istockphoto)

Iritasi kulit

Kondisi kulit seperti eksim mungkin terkait dengan usus yang terganggu. Peradangan pada usus yang disebabkan oleh pola makan yang buruk atau alergi makanan dapat menyebabkan peningkatan bocornya protein tertentu ke dalam tubuh. Ini pada gilirannya dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kondisi seperti eksim.

Intoleransi makanan

Intoleransi makanan adalah akibat dari kesulitan mencerna makanan tertentu. Diperkirakan bahwa intoleransi makanan mungkin disebabkan oleh kualitas bakteri yang buruk di usus. Hal ini dapat mengakibatkan kesulitan mencerna makanan pemicu dan gejala yang tidak menyenangkan seperti kembung, gas, diare, sakit perut, dan mual.