126 Ribu Anak di Tangsel akan Diimunisasi Campak-Rubela, Ini Lokasi dan Jadwalnya

Merdeka.com - Merdeka.com - 126 ribu anak-anak di Kota Tangerang Selatan, ditargetkan untuk menjadi penerima program bulan imunisasi anak nasional (BIAN). Program tersebut merupakan upaya pemerintah dalam menekan Penyakit campak, rubela dan polio terhadap anak.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menegaskan pemberian imunisasi terhadap anak-anak di Tangsel diberikan dalam rangka program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahap II. BIAN akan diselenggarakan mulai pekan ini.

"BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib bagi bayi berusia 5 sampai 59 bulan dengan target 95 persen dan 12-59 bulan dengan target 80 persen," kata Benyamin Davnie, di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (2/8).

Dia berharap dengan pelaksanaan BIAN kota Tangsel dapat terbebas dari campak, rubela, dan penyakit polio.

"Ini upaya meningkatkan cakupan imunisasi, dengan harapan jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah, dan kejadian campak rubela dapat jauh menurun. Eliminasi target campak rubela pada 2023, dan Indonesia bebas polio tahun 2026 dapat dicapai," kata Benyamin.

Masyarakat dapat menerima imunisasi ini di berbagai fasilitas kesehatan yang tersedia, seperti posyandu, Puskesmas, rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mempercepat target pencapaian BIAN.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin mengatakan, total 126.000 anak usia hingga lima tahun menjadi target imunisasi BIAN. Program ini berlangsung dari 1 Agustus hingga 14 September. Imunisasi ini bisa dilakukan di Posyandu, Puskesmas dan Rumah Sakit.

"Jangan lupa ajak anak kita ke Pusat kesehatan agar mereka diberikan imunisasi, supaya terbentuk kekebalan kelompok, sehingga penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi bisa terhindari," ucap dia. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel