13 Aturan Taliban untuk Perempuan Afghanistan, Dilarang Bermusik hingga Dihukum Rajam

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kabul - Pemerintahan Taliban berjanji agar lebih inklusif terhadap perempuan di Afghanistan. Namun, belum ada kepastian apakah janji itu akan ditepati.

Baru-baru ini, Taliban bahkan memasang tirai di ruang kelas untuk memisahkan antara laki-laki dan perempuan. Selain itu, tak ada pejabat perempuan di kabinet baru pemerintahan Afghanistan yang dikuasai Taliban.

Ketika berkuasa dulu, ada banyak lagi aturan Taliban yang mengekang perempuan. Bahkan perempuan tak boleh bertemu teman laki-laki di atas 12 tahun.

Berikut 13 aturan ketat bagi perempuan yang pernah dibuat Taliban, seperti dirangkum dari India Today, Rabu (8/9/2021):

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Bisakah perempuan pergi ke pasar?

Pejuang Taliban menguasai Istana Kepresidenan Afghanistan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/8/2021). Seorang pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyebut Presiden Afghanistan Ghani telah pergi ke Tajikistan. (AP Photo/Zabi Karimi)
Pejuang Taliban menguasai Istana Kepresidenan Afghanistan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/8/2021). Seorang pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyebut Presiden Afghanistan Ghani telah pergi ke Tajikistan. (AP Photo/Zabi Karimi)

Perempuan boleh ke pasar. Tetapi, dulu Taliban mensyaratkan harus didampingi anggota keluarga laki-laki (anak atau dewasa) ketika keluar rumah.

2. Bisakah perempuan nongkrong dengan teman?

Dulu, Taliban pernah menerapkan tahanan rumah bagi perempuan yang ketahuan nongkrong dengan teman-temannya di luar rumah.

3. Bisakah perempuan bertemu teman laki-laki?

Para perempuan tidak boleh berinteraksi dengan laki-laki berusia di atas 12 tahun yang bukan anggota keluarga mereka.

Meski demikian, sempat ada video dari akun Twitter pro-Taliban ketika guru wanita di Afghanistan bicara dengan reporter sambil disaksikan anggota Taliban.

4. Pendidikan perempuan?

Mahasiswa dan mahasiswi menghadiri kelas yang dipisahkan dengan tirai di sebuah universitas swasta di Kabul, Afghanistan, Selasa (7/9/2021). Universitas di Afghanistan memisahkan pria dan wanita dalam kelas dengan tirai untuk mengikuti keputusan Taliban. (AAMIR QURESHI/AFP)
Mahasiswa dan mahasiswi menghadiri kelas yang dipisahkan dengan tirai di sebuah universitas swasta di Kabul, Afghanistan, Selasa (7/9/2021). Universitas di Afghanistan memisahkan pria dan wanita dalam kelas dengan tirai untuk mengikuti keputusan Taliban. (AAMIR QURESHI/AFP)

Perempuan boleh mendapatkan pendidikan, tetapi tidak di sekolah reguler, kampus, atau madrasah tempat laki-laki juga bersekolah.

Namun, baru-baru ini mahasiswa yang sudah kuliah tetap belajar dengan pemasangan tirai.

5. Boleh pakai make-up?

Ketika berkuasa dulu, Taliban melarang pemakaian riasan, termasuk kutek, bagi perempuan.

6. Bolehkan perempuan bermain musik?

Taliban menilai musik hukumnya haram. Dulu, Taliban melarang orang yang bermusik di pesta.

Terkini, Taliban juga menegaskan musik haram, tetapi berjanji akan memakai cara persuasif untuk melarangnya.

7. Bolehkah perempuan kerja di kantor?

Taliban berkata bahwa perempuan boleh bekerja. Namun, ada laporan bahwa banker dan PNS perempuan dipulangkan oleh Taliban.

Posisi mereka diminta digantikan oleh saudara laki-laki mereka.

8. Wajibkah pakai burqa?

Aksi sekelompok wanita saat berunjuk rasa di Herat, Afghanistan, Kamis (2/9/2021). Para pengunjuk rasa mendesak Taliban menghormati hak-hak kaum perempuan, termasuk menempuh pendidikan. (AFP Photo)
Aksi sekelompok wanita saat berunjuk rasa di Herat, Afghanistan, Kamis (2/9/2021). Para pengunjuk rasa mendesak Taliban menghormati hak-hak kaum perempuan, termasuk menempuh pendidikan. (AFP Photo)

Dulu, Taliban mewajibkan pemakaian burqa.

Akan tetapi, kini Taliban menyebut burqa tidak wajib. Taliban hanya mewajibkan memakai hijab.

9. Cara bicara perempuan

Saat berkuasa dulu, wanita tidak boleh bicara hingga terdengar orang asing.

Aturan itu sepertinya juga berubah bila melihat video akun Twitter pro-Taliban yang sempat menampilkan seorang guru perempuan yang bicara terang-terangan kepada seorang anggota Taliban.

Ada juga sejumlah perempuan yang berdemo.

10. Sepatu hak tinggi

Dulu, Taliban juga melarang wanita menggunakan sepatu hak tinggi.

Perempuan juga harus berjalan perlahan sampai laki-laki tak mendengar langkahnya. Aturan ini juga sepertinya sudah tak diikuti.

11. Perempuan duduk di balkon

Mahasiswa dan mahasiswi menghadiri kelas yang dipisahkan dengan tirai di sebuah universitas swasta di Kabul, Afghanistan, Selasa (7/9/2021). Universitas di Afghanistan memisahkan pria dan wanita dalam kelas dengan tirai untuk mengikuti keputusan Taliban. (AAMIR QURESHI/AFP)
Mahasiswa dan mahasiswi menghadiri kelas yang dipisahkan dengan tirai di sebuah universitas swasta di Kabul, Afghanistan, Selasa (7/9/2021). Universitas di Afghanistan memisahkan pria dan wanita dalam kelas dengan tirai untuk mengikuti keputusan Taliban. (AAMIR QURESHI/AFP)

Dulu, perempuan tidak boleh duduk di balkon rumah mereka.

Belum jelas apakah aturan ini masih dianut.

12. Model perempuan

Menampilkan foto perempuan di koran, buku, atau poster dilarang di pemerintahan Taliban.

Ketika Taliban menguasai Kabul, para toko-toko langsung menyensor foto-foto perempuan.

13. Bagaimana jika perempuan melanggar syariah?

Dulu, Taliban dipermalukan secara publik apabila melanggar hukum syariah.

Hukuman mulai dari cambuk hingga dirajam.

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan

Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Kejatuhan dan Kebangkitan Taliban di Afghanistan. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel