13 Bahaya Krim Wajah Mengandung Hidrokuinon dan Merkuri, Pilih Skincare Tepat

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Beberapa dari Anda yang kerap menggunakan produk kecantikan tentu sudah tidak asing dengan zat seperti hidrokuinon dan merkuri. Kendati banyak yang berpendapat jika ada bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri yang tersimpan di dalamnya, namun masih banyak produsen produk kecantikan yang menggunakan bahan-bahan tersebut.

Padahal, bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri tersebut patut diwaspadai, terutama jika pemakaiannya dalam jangka waktu yang cukup panjang. Salah-salah, jika tak memerhatikan apa saja bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri ini, akan berdampak sangat buruk bagi kesehatan kulit Anda.

Lantas, apa saja bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri tersebut? Untuk membahas satu per satu mengenai bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri, maka berikut ini Liputan6.com telah merangkumnya dari berbagai sumber, Sabtu (6/2/2021).

Bahaya Krim Wajah Mengandung Hidrokuinon

Ilustrasi Pemakain Krim Pemutih Wajah Credit: freepik.com
Ilustrasi Pemakain Krim Pemutih Wajah Credit: freepik.com

1. Alergi

Bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon memiliki potensi untuk menimbulkan alergi. Timbulnya alergi akibat hidrokuinon terlihat dari adanya ruam, gatal-gatal, kulit merah, bengkak, melepuh, bahkan bisa terkelupas.

Meskipun Anda merasa tidak memiliki alergi terhadap penggunaan hidrokuinon dalam bahan krim wajah tersebut, tapi tetap saja akan lebih bijak dan aman jika menghindari penggunaan krim wajah yang mengandung hidrokuinon untuk mencegah timbulnya alergi yang akan menyerang sewaktu-waktu.

2. Risiko kulit kering

Kemudian, bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dapat menyebabkan kulit kering dan sensitif. Namun memang kondisi tersebut lebih umum ditemukan pada orang-orang yang sudah menderita kulit kering dan sensitif terlebih dahulu. Sedangkan, bagi seseorang yang punya kulit normal atau berminyak akan memiliki risiko yang lebih rendah dari efek samping tersebut. Kkendati demikian, masih sangat mungkin jika bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon ini akan menyerang.

3. Iritasi

Selanjutnya, bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon bisa menyebabkan timbulnya iritasi kulit. Bahkan, bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon ini juga bisa saja disertai dengan rasa terbakar serta menyengat.

Kemudian, jika ternyata mengalami iritasi lokal karena hidrokuinon, maka berpotensi menyebabkan hiperpigmentasi pasca inflamasi. Di mana bisa sangat memperburuk pigmentasi kulit.

4. Photosensitivity

Photosensitivity atau kepekaan terhadap sinar matahari juga merupakan salah satu bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon. Kondisi tersebut merupakan sebuah reaksi yang cukup umum akibat penggunaan hidrokuinon.

Bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon bisa membatasi kemampuan kulit untuk memproduksi melanin. Dengan begitu ini akan menyebabkan kulit kehilangan pertahanan alaminya terhadap efek berbahaya yang bisa ditimbulkan oleh sinar matahari.

Adanya paparan sinar ultraviolet dari matahari yang berlebihan bisa sangat berbahaya bagi kulit, seperto menjadi sebab timbulnya keriput atau bahkan akan muncul noda hitam. Kemudian, bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon yang digunakan terus menerus, akan menurunkan kemampuan kulit untuk bertahan dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

5. Okronosis eksogen

Bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon juga bisa menyebabkan okronosis eksogen. Tentunya hal ini menjadi hal yang sangat perlu diwaspadai. Pasalnya, okronosis eksogen sendiri adalah kondisi kelainan kulit yang ditandai dengan pigmentasi biru-hitam akibat penggunaan krim wajah yang mengandung hidrokuinon dalam jangka waktu panjang.

6. Tingkatkan risiko kanker kulit

Jika terus menerus digunakan, bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon bisa menyebabkan kanker kulit. Tentu ini adalah bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon terburuk. Penggunaan hidrokuinon dalam jangka panjang bisa menghilangkan lapisan atas kulit, dan hal ini akan meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit.

7. Menyebabkan kerusakan hati dan ginjal

Tidak hanya pada bagian luar tubuh saja. Bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon, juga bisa menyebabkan timbulnya risiko kerusakan hati dan ginjal yang parah. Maka dari itu segera hentikan penggunaan krim wajah mengandung hidrokuinon sebelum menyebabkan risiko penyakit lainnya.

Bahaya Krim Wajah Mengandung Merkuri

Ilustrasi Mengaplikasikan Skincare Pada Wajah Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Mengaplikasikan Skincare Pada Wajah Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

1. Menyebabkan kerusakan syaraf

Selain bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon, banyak yang masih meremehkan adanya bahaya dari merkuri. Padahal, bahaya krim wajah mengandung merkuri bisa menyebabkan kerusakan pada syaraf seperti penyakit alzheimer, parkinson, insomnia, gangguan penglihatan, atazia, depresi, bahkan disorientasi.

2. Pengaruhi pertumbuhan janin

Kemudian, bahaya krim wajah mengandung merkuri bisa memperlambat pertumbuhan janin. Dampak paling parah dari penggunaan merkuri tersebut, yaitu bisa menyebabkan anak menderita autism.

3. Menyebabkan kerusakan ginjal

Selanjutnya, bahaya krim wajah mengandung merkuri bisa merusak ginjal, menumpuk kadar merkuri di tubuh, serta paling parah bisa menyebabkan kerusakan organ dalam tubuh lainnya.

4. Menyebabkan keguguran

Bagi ibu hamil, bahaya krim wajah mengandung merkuri ternyata bisa menyebabkan keguguran atau kematian janin di dalam rahim. Tentu hal ini sangat-sangat perlu diwaspadai.

5. Penyebab bintik hitam pada wajah

Selanjutnya, bahaya krim wajah mengandung merkuri bisa menyebabkan bintik-bintik kehitaman sekalipun pemakaiannya dihentikan. Bahkan, meski pemakaiannya sudah dihentikan, kulit tetap akan menjadi lebih gelap

6. Penyebab kanker kulit

Kemudian, bahaya krim wajah mengandung merkuri bisa menjadi penyebab rusaknya lapisan kulit bagian bawah. Hal ini patut diberi perhatian lebih. Pasalnya, bahaya krim wajah mengandung merkuri ini akan menjadi penyebab timbulnya risiko kanker kulit jadi lebih besar.

Cara Memilih Skincare

Ilustrasi Produk Skincare Credit: pexels.com/ops
Ilustrasi Produk Skincare Credit: pexels.com/ops

Setelah mengetahui apa saja bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri di atas, tentunya Anda perlu tahu bagaimana cara memilih skincare yang tepat. Jangan sampai bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri tersebut menyerang Anda dan membuat keindahan kulit justru tidak seusai keinginan.

1. Ketahui jenis kulit

Cara memilih skincare yang pertama, dengan mengenali jenis kulit Anda terlebih dulu. Tujuan agar, Anda mengetahui apa yang dibutuhkan. Sebagai contoh, seperti pada kulit berminyak dan kering di mana memiliki perbedaan serta kondisi yang sangat terlihat.

Beda halnya dengan kulit kombinasi yang lebih sulit untuk dibedakan. Kulit kombinasi ditandai dengan adanya bagian area wajah berminyak, sementara pada bagian lainnya kering. Tentu hal ini berbeda dengan kulit normal yang tidak terlalu berminyak atau kering.

2. Perhatikan kandungan skincare

Saat memilih skincare, coba untuk perhatikan kandungan yang dapat menyebabkan iritasi tersebut terlebih dulu. Apabila ada alergi atau tidak cocok dengan kandungan tertentu, Anda harus segera menghindarinya.

Kemudian, perhatikan sisa dari kandungan lain dan urutannya. Kandungan yang ada di urutan pertama penulisannya, punya konsentrasi paling tinggi. Maka, apabila kandungan yang mudah memicu iritasi seperti hidrokuinon ada di awal urutan, ada baiknya tidak memilih produk tersebut.

3. Coba di permukaan kulit

Cara memilih skincare selanjutnya dengan mencobanya di punggung tangan untuk mengetahui respon kulit dan tekstur skincare yang akan dibeli. Apabila dirasa perih atau panas, usahakan untuk hindari produk tersebut. Hal ini juga berlaku jika Anda merasa tangan terasa kering atau justru terlalu berminyak.

4. Pilih yang berlabel ramah lingkungan

Selanjutnya, cara memilih skincare ada baiknya memilih produk skincare dengan label '100% natural', 'organic product', 'non GMO', 'cruelty free', 'vegan product', 'no toxic chemicals', 'paraben free', 'lab tested' serta 'dermatologically tested'.

Pasalnya, adanya label tersebut menjadi tanda jika produk yang digunakan cukup aman bagi lingkungan dan juga aman dipakai sehari-hari. Akan tetapi, bukan artinya Anda bisa mengabaikan kandungan yang ada di dalamnya.

5. Konsultasi dengan dokter

Apabila cara memilih skincare masih belum membuat Anda mendapat produk yang tepat, maka cara memilih skincare yang terakhir bisa dilakukan adalah konsultasi dengan dokter kulit. Tentu hal ini akan lebih aman dari pada harus mengambil risiko dengan membeli produk yang belum tentu tepat.

Itulah tadi bahaya krim wajah mengandung hidrokuinon dan merkuri, serta bagaimana cara memilih skincare yang tepat dan aman. Semoga bermanfaat.