13 Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami dan Menjaga Pola Hidup Sehat

Liputan6.com, Jakarta Cara menghilangkan bau ketiak bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh. Berbagai kegiatan yang mungkin biasanya kamu anggap sepele sebenarnya dapat menghilangkan bau ketiak. Tentunya kamu juga bisa menggunakan berbagai produk deodoran maupun bedak untuk menghilangkan bau ketiak.

Mandi dengan benar, menggunakan sabun anti bakteri, mengeringkan badan setelah mandi, memakai pakaian bersih, hingga memperhatikan konsumsi makanan dan berolahraga dapat menjadi cara menghilangkan bau ketiak. Hal ini bergantung pada pola hidup yang kamu jalani.

Cara menghilangkan bau ketiak secara alami bisa menggunakan berbagai bahan alami. Berbagai tumbuhan, dedaunan hingga buah-buahan dapat menjadi cara menghilangkan bau ketiak secara alami dan tentunya akan membuat kamu lebih percaya diri setiap harinya.

Berikut Liputan6.com rangkum tentang cara menghilangkan bau ketiak dari berbagai sumber, Kamis (13/2/2020).

Baking Soda dan Cuka Apel

baking soda./Copyright shutterstock.com

Baking Soda

Baking soda rupanya dapat dijadikan sebagai pengganti deodoran. Baking soda ini berguna untuk menetralkan asam dan basa, sehingga bisa menghilangkan bau badan yang kamu alami. Selain itu, baking soda tidak akan menodai pakaian kamu seperti banyak antiperspirant yang dijual di pasaran.

Cara menghilangkan bau ketiak dengan baking soda adalah dengan menyampurkan 1 sdt baking soda dengan 1 sdt air perasan jeruk nipis lalu oleskan pada ketiak. Diamkan selama 10 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan sehari sekali secara rutin.

Cuka Apel

Selain baking soda, cuka sari apel ternyata juga dapat dijadikan salah satu cara menghilangkan bau ketiak secara alami. Tidak hanya bau badan, cuka sari apel juga dapat digunakan untuk kondisi kesehatan seperti kolesterol tinggi, diabetes, jerawat, dan lainnya.

Asam tartar yang ada dalam apel dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, ada juga asem asetat dalam cuka apel yang berfungsi sebagai antimikroba.

Oleskan cuka apel menggunakan kapas pada ketiak. Diamkan selama 15 menit lalu bilas. Setelah itu mandi. Gunakan setiap sebelum mandi.

Daun Sirih dan Daun Beluntas

Daun Sirih (Ideapadx69/Shutterstock)

Daun Sirih

Cara menghilangkan bau ketiak secar aalami selanjutnya adalah dengan daun sirih. Kandungan antioksidan yang tinggi pada daun sirih ampuh dalam membasmi masalah kesehatan. Selain itu, kandungan Vitamin C, tiamin, niacin, riboflavin pada daun sirih juga dapat menghilangkan bau badan.

Cara menghilangkan bau ketiak dengan daun sirih yang perlu kamu lakukan adalah mandi dengan menggunakan air rebusannya. Caranya adalah dengan mengambil beberapa lembar daun sirih lalu rebus dengan 2 gelas air kemudian campurkan pada bak air yang kamu gunakan untuk mandi. Lakukan hal tersebut secara rutin maka bau ketiak akan segera menghilang.

Daun Beluntas

Daun beluntas merupakan tanaman kecil yang sering tumbuh di pinggir pantai. Daun beluntas mengandung banyak sekali senyawa yang bermanfaat bagi tubuh, termasuk sebagai cara menghilangkan bau ketiak.

Kandungannya mencakup alkaloid, minyak atsiri, fosfor, kalsium, magnesium, lemak, natrium, falovonoid, tanin, asam amino, vitamin A, dan juga vitamin C. Cara mengonsumsinya sebagai cara menghilangkan bau ketiak mudah saja. Kamu hanya perlu rutin meminum air rebusan beluntas sebanyak 2 kali dalam sehari.

Daun Kemangi dan Temulawak

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Daun Kemangi

Minyak atsiri yang dipercaya dapat menghilangkan bau ketiak ada dalam kemangi. Selain itu kemangi juga berfungsi sebagai antiseptik. Kamu cukup memakan segenggam kemangi setiap pagi dan sore sebagai lalapan.

Namun jika kamu tidak menyukainya sebagai lalapan. Kamu bisa menggunakannya sebagai teh. Keringkan kemangi, lalu tumbuk hingga halus, seduh dengan air panas lalu disaring. Minum 2 kali sehari secara rutin.

Temulawak

Temulawak juga mengandung minyak atsiri dan zat-zat lain seperti sapomin dan flavoinoida yang dapat menghilangkan bau ketiak. Cara menghilangkan bau ketiak dengan temulawak adalah dengan minum air perasan temulawak. Pertama, parut temulawak kemudian beri air sembari diperas. Tambahkan 1 sdt madu jika menurut Anda baunya tidak sedap dan rasanya aneh.

Jahe dan Cengkeh

Ilustrasi jahe (iStockphoto)

Jahe

Jahe juga ternyata mengandung minyak atsiri, zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit. Minyak atsiri seperti sudah sering disebutkan di atas, berguna sebagai penghilang bau badan. Wedang jahe yang dikonsumsi sehari sekali secara rutin akan membantu menghilangkan bau badan.

Cengkeh

Ramuan tradisional lainnya yang mengandung minyak atsiri adalah cengkeh. Cara menghilangkan bau ketiak dengan cengkeh adalah dengan merendamnya dalam air panas selama 15 menit. Bisa ditambahkan dengan madu ketika kamu hendak meminumnya. Minum 2 kali sehari secara rutin niscaya bau badan akan menghilang.

Cara Menghilangkan Bau Ketiak dengan Menerapkan Pola Hidup Sehat

Ilustrasi deodoran (iStock)

Hindari Obat Tertentu

Salah satu penyebab keringat berlebihan adalah penggunaan obat tertentu, misalnya beberapa obat hipertensi atau antidepresan. Jika bau ketiak sangat mengganggu, minta dokter untuk meresepkan obat lain yang efek sampingnya tidak meningkatkan produksi keringat.

Pakai Deodoran atau Antiperspiran

Menmakai deodorant tentunya adalah cara paling sederhana untuk mengatasi bau ketiak. Pasalnya, deodoran memiliki aroma yang bisa menutupi bau tidak sedap pada ketiak. Deodoran juga menyebabkan kulit ketiak jadi lebih asam yang bisa mencegah adanya reaksi antara keringat dengan bakteri.

Selain deodoran, kamu juga bisa menggunakan antiperspiran. Produk ini mengandung bahan aktif seperti aluminium klorida atau aluminium zirconium tetrachlorohydrex yang bisa memblokir kelenjar apokrin untuk memproduksi keringat.

Cara Menghilangkan Bau Ketiak dengan Menerapkan Pola Hidup Sehat

Menjaga Kebersihan Tubuh / Sumber: iStockphoto

Menjaga Kebersihan Tubuh

Cara menghilangkan bau ketiak selanjutnya adalah menerapkan mandi dua kali sehari. Gunakan sabun dan gosok kulit hingga bersih untuk menghilangkan bakteri di sekitar ketiak dan bagian tubuh lainnya. Kemudian, keringkan tubuh untuk mencegah kulit lembap dan bakteri berkembang biak dengan cepat.

Jaga Kebersihan Pakaian

Mencuci baju hingga bersih, menambahkan pewangi, serta menjemurnya di bawah sinar matahari bisa mematikan bakteri. Tempat menyimpan baju juga harus bersih dan kering.

Jika kamu orang yang mudah berkeringat, maka bahan pakaian yang kamu pilih harus terbuat dari serat alami seperti katun. Bahan katun memungkinkan kulit bernapas dan dapat menyerap keringat lebih baik dibanding wol atau polister. Hindari menggunakan pakaian yang masih basah karena bisa menyebabkan bakteri berkembang lebih banyak.

Perhatikan Menu Makanan

Mengurangi munculnya bau ketiak, bisa dilakukan dengan memerhatikan kembali makanan. Pasalnya, ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan bau ketiak, seperti bawang-bawangan, makanan pedas dan panas, serta minuman beralkohol. Menghindari makanan tersebut bisa membantu bau ketiak jadi berkurang.