13 Catatan Unik Liga Inggris Musim Ini: Rekor Indah Harry Kane dan Sergio Aguero, Derita Arsenal yang Merana

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kompetisi Liga Inggris 2020/2021 berlangsung dramatis hingga laga terakhir. Pertarungan memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan berlangsung sengit dan mendebarkan.

Gelar juara Liga Inggris sudah dalam genggaman Manchester City jauh sebelum laga terakhir. Namun, persaingan tetap menarik terutama di zona empat besar.

Chelsea yang awalnya tampak tangguh dan nyaman di era Thomas Tuchel, malah beberapa kali terpeleset. Liverpool belakangan berhasil bangkit dan tampil konsisten.

Dua tiket terakhir ke Liga Champions musim depan akhirnya menjadi milik Liverpool dan Chelsea. Padahal di laga terakhir, Chelsea keok dari Aston Villa. The Blues harus berterima kasih kepada Tottenham Hotspur yang sukses membungkam Leicester City, sehingga tim Thomas Tuchel tetap finis empat besar.

Harry Kane juga mencuri perhatian sepanjang musim ini. Selain performa gemilangnya di lapangan, masa depannya juga memicu banyak spekulasi. Pemain lain yang juga layak dapat sorotan adalah Sergio Aguero, yang kemarin memainkan laga perpisahan dengan City.

Selain komposisi tim-tim yang lolos ke Eropa, berikut ini fakta-fakta menarik di Liga Inggris musim ini.

Fakta Menarik

Harry Kane - Tottenham Hotspur dan Inggris (Bola.com/Adreanus Titus)
Harry Kane - Tottenham Hotspur dan Inggris (Bola.com/Adreanus Titus)
  • Harry Kane menyudahi musim sebagai top scorer dan pengoleksi assist terbanyak di Premier League (23 gol, 14 assist). Hanya dua kali pemain bisa menjadi top scorer dan top assist sekaligus dalam sejarah Premier League. Sebelumnya, rekor itu dicatatkan Andy Cole pada musim 1993/1994.

  • Harry Kane memenangkan Sepatu Emas Premier League untuk ketiga kali (juga pada 2015/2016 & 2016/2017), menjadi pemain ketiga yang memenangkan penghargaan sebanyak tiga kali, setelah Thierry Henry (4) dan Alan Shearer (3).

  • Gareth Bale rata-rata mencetak gol setiap 84 menit di Liga Inggris musim ini. Untuk pemain dengan 10+ gol, hanya Ole Gunnar Solskjaer pada 1998-99 yang memiliki rasio menit / gol yang lebih baik dalam satu musim kompetisi (satu setiap 71 menit).

  • Chelsea adalah tim pertama sejak Everton pada 1910/1911 yang finis di empat besar liga utama Inggris, meski tidak ada pemain yang mencapai dua digit gol di liga musim itu.

  • Leicester City bercokol di zona empat besar Liga Inggris paling lama dibanding tim mana pun musim ini, namun gagal finis di posisi empat tempat teratas (242 hari).

  • Manchester United menjadi tim keempat yang tetap tak terkalahkan di laga tandang sepanjang musim kompetisi papan atas Inggris (main 19, menang 12, imbang 7, kalah 0), setelah Preston (1888/1889), Arsenal (2001/2002), dan Arsenal lagi (2003/2004).

Fakta Menarik Lainnya

Striker Manchester City, Sergio Aguero, mengangkat trofi usai menjuarai laga Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (24/5/2021). City menang dengan skor 5-0. (Dave Thompson/Pool/AFP)
Striker Manchester City, Sergio Aguero, mengangkat trofi usai menjuarai laga Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (24/5/2021). City menang dengan skor 5-0. (Dave Thompson/Pool/AFP)
  • Sergio Agüero telah mencetak 184 gol Liga Inggris untuk Manchester City, memecahkan rekor kompetisi untuk gol terbanyak yang dicetak untuk satu klub. Perpisahan yang indah.

  • Mason Mount menciptakan lebih banyak peluang daripada pemain Inggris lainnya di Premier League musim ini (87).

  • Trent Alexander-Arnold menciptakan lebih banyak peluang (77) dan lebih banyak peluang besar (14) daripada bek lainnya di Liga Inggris musim ini. Dia juga memberikan tujuh assist.

  • Tidak ada pemain Brasil yang memenangkan lebih banyak trofi Premier League (4) daripada Fernandinho.Dia sekarang sejajar dengan Anderson.

  • Phil Foden telah memenangkan gelar Liga Inggris (3) sebanyak Frank Lampard, Cristiano Ronaldo, Dennis Bergkamp, dan Patrick Vieira. Dia bahkan belum berusia 21 tahun.

  • Liverpool selalu lolos ke Liga Champions di setiap musim sejak Jürgen melatih klub pada musim penuh pertamanya.

  • Arsenal untuk kali pertama gagal lolos ke kompetisi Eropa dalam 25 tahun terakhir. Selama era Arsene Wenger, The Gunners selalu bisa lolos ke Eropa di setiap musim.

Sumber: Opta Joe, Squawka

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel