13 Tahun Usai Dihajar Pacquiao, Oscar De La Hoya Comeback

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Legenda tinju dunia, Oscar De La Hoya tak pernah naik ring lagi setelah dihabisi raksasa tinju Filipina, Manny Pacquiao 13 tahun silam.

Dalam duel yang berlangsung di Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika, 6 Desember 2008, De La Hoya menjadi bulan-bulanan Pacquiao.

Menjelang ronde kesembilan, De La Hoya yang sudah babak belur dinilai tidak bisa melanjutkan pertarungan. Dia dinyatakan kalah.

Empat bulan setelah kekalahan mengenaskan itu, Oscar De La Hoya memutuskan gantung sarung tinju alias pensiun.

Kini, The Golden Boy kembali menggemparkan dunia. Dia menyatakan kembali ke ring pada 3 Juli 2021 mendatang.

De La Hoya menyatakan comeback saat menghadiri sesi konferensi pers duel tinju ekshibisi YouTuber Jake Paul vs mantan bintang UFC, Ben Askren, pada Jumat 26 Maret 2021.

Menariknya, setelah mengumumkan hal itu, De La Hoya langsung membanting mic dan meninggalkan ruangan. "Saya akan kembali ke ring tinju pada 3 Juli 2021," kata De La Hoya, dikutip ESPN.

Muncul pertanyaan besar terkait lawan yang akan dihadapi pria 48 tahun tersebut. Salah satu namaya yang dijagokan bakal menghadapi De La Hoya adalah mantan bintang UFC, Anthony "Showtime" Pettis.

Selain itu juga ada nama legenda tinju Amerika Serikat, Floyd Maywether Jr. Munculnya nama Mayweather tak lepas dari pengakuan De La Hoya beberapa waktu lalu yang berniat untuk membalas kekalahannya.

Ya, saat masih aktif dulu, De La Hoya takluk dari Mayweather dalam pertarungan MGM Grand Arena, Las Vegas, Amerika, 5 Mei 2007.

Kekalahan tersebut juga membuat De La Hoya kehilangan sabuk juara Super Welter versi WBC.

De La Hoya dikenal sebagai salah satu petinju terbaik di kelasnya. Dia mencatatkan 39 kali menang dengan 30 di antaranya knock out (KO) dan hanya enam kali kalah.