130 Ton Sampah Diangkat dari Empat Aliran Sungai Kabupaten Bekasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Sekitar 130 ton sampah diangkat dari empat aliran sungai di Kecamatan Tambun Utara dan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Proses pengangkatan tumpukan sampah itu memakan waktu selama tiga hari kerja.

"Sampah yang kita angkut menggunakan 12 truk pengangkut sampah selama tiga hari berturut-turut, dengan mengerahkan 17 orang dari Tim Biyawak," kata Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, Kamis (8/8).

Dia menjelaskan, lokasi yang menjadi titik awal pengangkatan sampah domestik ini dimulai dari Crossing Tol KM19 Kelurahan Jatimulya Kecamatan Tambun Selatan hingga perbatasan Kota Bekasi, sampai ke hilir di Desa Jejalenjaya Kecamatan Tambun Utara.

"Kita bersihkan sampah-sampah liar di bantaran sungai sekitar Kali Jambe yakni tersebar di Crossing Tol KM 19, rumah pemotongan hewan, Keramat Mundu, dan hilir di Desa Jejalenjaya," bebernya.

Kegiatan mengangkat tumpukan sampah dari sungai bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir ketika intensitas hujan tinggi dan debit air sungai meningkat.

"Kita kembalikan fungsi sungai ini untuk mencegah terjadinya banjir menjelang musim hujan yang akan datang," ucapnya.

Rahmat juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke sungai atau kali. Karena ketika musim hujan tiba, aliran sungai yang tersumbat sampah bisa meluap ke permukiman.

"Membersihkan dan mengangkat sampah dari sungai sebagai antisipasi terjadinya banjir yang disebabkan meluapnya air sungai," katanya. [cob]