14 Cara Mengecat Tembok yang Rapi dan Bersih, Perhatikan Persiapannya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Cara mengecat tembok bisa dilakukan siapa saja. Mengecat tembok termasuk kebutuhan renovasi mendasar di rumah. Kamu mungkin ingin mengganti suasana ruangan, atau tembok sudah terlihat usang. Cara mengecat tembok jadi solusi terbaik.

Cara mengecat tembok yang rapi, bersih, dan terlihat fantastis tak hanya bisa dilakukan oleh pengecat profesional. Dengan persiapan matang dan teknik pengecatan tepat, kamu bisa mempraktikkan cara mengecat tembok sendiri. Cara mengecat tembok yang baik tak hanya fokus pada saat pengecatan.

Dibutuhkan pembersihan dinding sampai bersih, pemilihan cat berkualitas, serta teknik yang benar dalam cara mengecat tembok. Semua cara mengecat tembok ini bisa dengan mudah dipelajari. Berikut cara mengecat tembok yang rapi dan bersih, dirangkum Liputan6.com dari The Spruce, Senin(6/09/2021).

Cara mengecat tembok: persiapan dinding

dinding (sumber: Freepik)
dinding (sumber: Freepik)

Lepas saklar

Cara mengecat tembok yang pertama adalah mengurus saklar dan stopkontak yang ada. Kedua objek ini sering tidak sengaja ter-cat. Maka dari itu, Anda bisa melepasnya terlebih dahulu dan mematikan arus listriknya. Matikan sirkuit listrik yang mengontrol stopkontak dan sakelar di ruangan yang ingin dicat. Dengan obeng kecil, lepaskan semua pelat sakelar dan penutup stopkontak. Tempatkan setiap piring dan penutup, dengan sekrupnya, dalam kantong plastik terpisah. Tempel selotip di atas lubang stopkontak untuk menghindari mengecatnya secara tidak sengaja.

Tutup lantai dan barang yang tidak bisa dipindahkan

Letakkan kain lap, seperti terpal plastik atau kertas rosin di lantai untuk melindunginya dari cat. Tutupi juga permukaan barang yang tidak bisa dipindahkan seperti lemari atau meja yang berat.

Cara mengecat tembok: persiapan dinding

dinding (sumber: Pixabay)
dinding (sumber: Pixabay)

Tutupi tepi pintu dan jendela

Tempelkan lakban atau selotip di sepanjang tepi trim pintu dan jendela untuk melindunginya dari cat. Tempel juga selotip pada bagian baseboard.

Menambal tembok

Sebelum membersihkan, kamu harus memeriksa dinding apakah ada lubang besar, goresan, retak, atau terkelupas. Cara mengecat tembok ini akan menghasilkan lapisan cat yang halus dan profesional. Gunakan amplas halus untuk menghaluskan goresan dan ketidaksempurnaan kecil. Kikis cat lama yang terkelupas dengan pengikis cat untuk dinding.

Bersihkan dinding

Bersihkan dinding dengan pembersih dinding seperti trisodium phosphate (TSP). Ini merupakan deterjen yang sering digunakan pengecat yang efektif menghilangkan minyak dan kotoran permukaan. Isi ember bersih dengan air dingin. Tuang TSP dalam jumlah yang ditentukan dan aduk. Rendam spons dalam larutan TSP lalu bersihkan dinding dengan spons. Isi kembali ember dengan air bersih dan bilas dinding. Selalu kenakan sarung tangan karet dan kacamata pelindung saat melakukan ini.

Cara mengecat tembok: siapkan cat

Ilustrasi mengecat dinding. (dok. pexels/Malte Luk)
Ilustrasi mengecat dinding. (dok. pexels/Malte Luk)

Gunakan cat primer tembok

Cara mengecat tembok yang tak kalah penting adalah menggunakan cat dasar atau primer. Cat primer atau cat dasar tembok akan menutupi noda keras dan menambahkan tekstur halus sehingga cat dapat menempel lebih baik ke dinding. Primer berbasis minyak ideal digunakan untuk sebagian besar dinding interior.

Namun, kamu tidak selalu harus menggunakan primer saat mengecat dinding. Ini terutama ketika kamu akan mengecat ulang dinding dengan warna yang sama dan kualitas cat yang ada bagus.

Gunakan cat berkualitas tinggi

Cat yang buruk membutuhkan banyak lapisan dan mungkin masih akan terkelupas dan mudah ternodai. Penting menggunakan cat berkualitas untuk hasil dinding yang maksimal.

Campur atau aduk kembali cat

Kecuali jika cat diaduk di toko beberapa jam sebelum mulai mengecat, cat perlu diaduk lagi. Kamu bisa menggunakan tongkat pengaduk cat kayu.

Cara mengecat tembok: mulai mengecat

Ilustrasi orang sedang mengecat tembok. (dok Ksenia Chernaya/pexels.com)
Ilustrasi orang sedang mengecat tembok. (dok Ksenia Chernaya/pexels.com)

Cat tepi tembok

Lakukan pengecatan di sepanjang tepi tembok dengan kuas trim 2 inci. Cara mengecat tembok bagian ini adalah dengan mencelupkan kuas sedikit ke dalam kaleng cat, bersihkan kelebihannya, lalu cat menyamping di tiap tepi.

Mulai cat dengan roller

Celupkan rol ke dalam ember cat. Jangan merendamnya terlalu lama; rol yang kelebihan beban menyebabkan tetesan besar yang sulit untuk digulirkan. Gulir rol di baki yang sudah disiapkan. Peras secara menyeluruh dengan menggulungnya di atas baki.

Cara mengecat tembok: mulai mengecat

mengecat (sumber: Pexel)
mengecat (sumber: Pexel)

Mulai dengan goresan W

Mulai di salah satu sudut dinding dan buat operan ke bawah sepanjang satu meter, lalu ke atas lagi, ke bawah, dan akhirnya ke atas untuk membentuk huruf "W." Isi dan tumpang tindih bentuk W lainnya di dinding. Kerjakan cukup cepat sehingga tepi cat yang di gulung masih basah.

Isi dan lengkapi

Lanjutkan cara mengecat tembok dengan menggulirkan blok cat menggunakan metode W. Sesekali mundurlah untuk melihat hasil pengecatan. Bekerjalah dalam cahaya yang kuat untuk menangkap setiap titik yang hilang.

Cara mengecat tembok: bersihkan area yang dicat

mengecat (sumber: Pexel)
mengecat (sumber: Pexel)

Biarkan cat kering

Setelah dinding selesai, tunggu setidaknya beberapa jam hingga mengering. Semakin mengkilap cat, semakin lama waktu keringnya. Cat dapat siap untuk dicat ulang hanya dalam waktu satu jam dalam kondisi kering dan hangat.

Bersihkan area pengecatan

Cara mengecat tembok yang terakhir adalah membersihkan sisa pengecatan. Bersihkan kuas dengan air hangat dan sisir cat. Lepaskan kain lap dan biarkan mengering di atas pagar di luar. Gulung terpal plastik dan buang. Tunggu hingga keesokan harinya untuk melepas selotip. Tarik selotip lurus ke belakang untuk memotong cat dan buat garis yang tajam.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel