14 Januari Nakes di Banten Disuntik Vaksin Sinovac, Warga Bulan Maret

Dedy Priatmojo, Yandi Deslatama (Serang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Vaksin COVID-19 buatan Sinovac yang sudah sampai di wilayah Banten akan dikhususkan untuk tenaga kesehatan (nakes) yang saat ini masih terus berjuang menyembuhkan pasien COVID-19 di berbagai rumah sakit.

Pengiriman gelombang pertama baru datang 14.560 dosis vaksin, dari jatah 81 ribu dosis vaksin Corona.

"Yang sudah datang ke Banten vaksin Sinovac, yang akan diberikan kepada tenaga medis dan aparat lapangan. Tadi kita sudah mengecek, penempatan vaksin di cool room. Totalnya untuk Banten kurang lebih 81 ribu vaksin Sinovac tahap pertama, yang sudah datang 14 ribuan," kata Wakil Gubernur Banten, Andhika Hazrumy di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Kota Serang, Senin, 4 Januari 2021.

Sebanyak 5 ribu tenaga vaksinasi atau disebut vaksinator sedang dilatih oleh Dinkes Banten. Pekan depan, Senin, 11 Januari 2021, vaksin Sinovac akan dikirim kedelapan kabupaten dan kota. Kemudian, pada 14 Januari mulai dilakukan penyuntikan ke nakes yang mendapatkan pesan singkat dari Kemenkes.

Sementara itu, masyarakat umum baru bisa divaksin sekitar Maret hingga April mendatang.

Pendataan nakes yang akan disuntik vaksin, kini sudah mencapai 90 persen dari total 40 ribu nakes di Banten. Pemprov mengaku tidak ada nakes yang menolak untuk disuntik vaksin.

"Tenaga nakes kita kan sekitar 40 ribu, setelah daftar itu kan terdata riwayat kesehatannya, itu kurang lebih yang tidak memenuhi syarat itu ada sekitar 4 ribu yang tidak memenuhi syarat divaksin, karena ada komorbitnya. Jadi tidak sembarang kita vaksin juga, yang ada penyakit bawaan tidak kita vaksin," terangnya.

Polri dan TNI menerjunkan personelnya, termasuk satuan intelijen, untuk menjaga gudang vaksin Sinovac di Banten. Kedua institusi negara itu akan mengawal hingga penyuntikan vaksin.

"Ini hal penting buat kita jaga, sampai pendistribusiannya. Kita lengkap, ada yang dari intelijen," kata Wakapolda Banten, Brigjen Pol Ery Nursatari, di tempat yang sama.

Begitu pun TNI, mengoptimalkan prajuritnya menjaga gudang vaksin hingga pendistribusiannya ke nakes maupun masyarakat. Danrem 064/Maulana Yusuf (MY), Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko mengaku bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi yang paling utama.

"Ada anggota TNI kita di sini, kita kawal juga sampai terdistribusi. Pasukan yang ada kita berdayakan untuk pengamanan," kata Danrem 064/MY, Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko.

Diberitakan sebelumnya, vaksin Sinovac sudah datang di Kota Serang, Banten, malam tadi, Minggu, 3 Januari 2021 sekitar pukul 19.45 WIB dengan pengawalan ketat TNI-Polri.

Vaksin itu diberangkatkan dari Bio Farma, Bandung, Jawa Barat melalui jalur darat. Tak hanya ke Banten, vaksin juga dikirim ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon malam tadi dan menyeberang sekitar pukul 20.00 WIB.