14 Kata-kata Bijak Bunda Teresa, Inspirasi untuk Menebar Kasih dan Kebaikan

Bola.com, Jakarta - Sosok Bunda Teresa atau Mother Teresa begitu dikagumi oleh berbagai kalangan lintas generasi. Bunda Teresa dikenal sebagai seorang biarawati sekaligus sosok pejuang kemanusiaan dengan jasa luar biasa besar.

Bunda Teresa, lahir di Makedonia pada 26 Agustus 1910, memiliki nama kecil Agnes Gonxha Bojaxhiu. Namanya berarti kuncup mawar atau bunga kecil.

Sesuai maknanya, kini namanya begitu harum di seluruh dunia. Bahkan, Bunda Teresa tak hanya kuncup, melainkan mekar. Pelayanan yang dilakukannya selama hampir 50 tahun, menjadikannya pribadi yang mekar dan berguna bagi sesamanya.

Sejak usianya masih 12 tahun, ia telah memiliki komitmen mempersembahkan hidupnya untuk melayani orang-orang miskin dan siapa pun yang membutuhkan bantuannya.

Bunda Teresa adalah anak bungsu dari sebuah keluarga di Shkoder, Albania. Pada usia 18 tahun, Bunda Teresa meninggalkan rumahnya dan bergabung dengan Kesusteran Loreto dan menjalani panggilan hatinya sebagai misionaris.

Beliau dikenal berkat pengabdiannya yang luar biasa dalam melayani orang-orang kurang mampu, khususnya di wilayah Kalkuta, India. Tak hanya dalam pelayanan, Bunda Teresa juga kerap membagikan curahan hatinya mengenai kemanusiaan, melalui tulisan.

Mari kita memetik pelajaran dari kisah hidup Bunda Teresa yang menginspirasi dan memberi semangat untuk peduli kepada sesama, satu di antara caranya dengan menghayati kata-kata bijak yang pernah disampaikan beliau dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini koleksi kata-kata bijak Bunda Teresa seperti dikutip dari laman Portal Ilmu, Seniberpikir, dan HEP Blog, Senin (16/6/2020).

Peringatan kematian Bunda Teresa yang ke-19 di Kalkuta, India (5/9/2016). (AFP/Dibyangshu Sarkar)

1. "Not all of us can do great things. But we can do small things with great love".

(Tidak semua dari kita dapat melakukan hal-hal besar. Tetapi kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan penuh cinta)

2. "Peace begins with a smile".

(Damai dimulai dengan senyuman)

3. "I know God won't give me anything I can't handle. I just wish he didn't trust me so much".

(Aku tahu bahwa Tuhan tidak akan membiarkanku dengan persoalan yang tidak dapat aku tangani. Aku hanya berharap bahwa Tuhan tidak mempercayakanku hal-hal tersebut)

4. "I want you to be concerned about your next door neighbor. Do you know your next door neighbor?"

(Aku hanya ingin agar Anda mempedulikan tetangga sebelah rumah Anda. Apakah Anda mengenal tetangga sebelah rumah Anda?)

5. "Even the rich are hungry for love, for being cared for, for being wanted, for having someone to call their own".

(Bahkan orang kaya sekalipun haus akan cinta kasih, dipedulikan, rasa untuk diinginkan, dan seseorang yang memanggil mereka)

Ilustrasi Senja. (Bola.com/Pixabay)

6. "Being unwanted, unloved, uncared for, forgotten by everybody, i think that is a much greater hunger, a much greater poverty than the person who has nothing to eat".

(Menjadi orang yang tidak diinginkan, tidak dicintai, tidak dipedulikan, dilupakan oleh semua orang, aku rasa itulah kelaparan terbesar, bahkan merupakan kemiskinan yang melebihi seorang yang miskin dan tidak memiliki apa pun untuk dimakan)

7. "The person who gives with a smile isthe best giver because God loves a cheerful giver".

(Orang yang memberi dengan senyuman adalah pemberi terbaik karena Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita)

8. "If we pray, we will believe:  if we believe, we will love: if we love, we will serve".

(Jika kita berdoa, kita akan percaya: jika kita percaya, kita akan mencintai: dan bila kita mencintai, kita akan melayani)

9. "I am not sure exactly what heaven will be like, but i know that when we die and it comes time for God to judge us, he will not ask, 'How many good things have you done in your life?' rather he will ask, 'How much love did you put into what you did?"

(Saya tidak dapat memastikan seperti apa surga itu, tetapi yang saya tahu, ketika kita meninggal, itulah waktu Allah untuk menghakimi kita. Ia tidak akan bertanya, "berapa banyak hal baik yang sudah kamu lakukan di hidupmu?", melainkan "sebesar apakah cinta yang sudah kamu taruh di setiap apa yang kamu lakukan?")

10. "We ourselves feel that what we are doing is just a drop in the ocean. But the ocean would be less because of that missing drop".

(Kita merasa bahwa perbuatan kita hanyalah setetes air di samudra. Namun, samudra akan berkurang jika setetes air tersebut tidak ada)

Ilustrasi.

11. "Love begins at home, and it is not how much we do, but how much love we put in that action".

(Cinta dan kasih sayang dimulai dari rumah, dan cinta bukanlah seberapa banyak yang kita perbuat, melainkan seberapa besar cinta yang kita berikan dalam perbuatan itu)

12. "Be faithful in small things because it is in them that your strength lies".

(Setialah pada hal-hal yang kecil karena di dalamnya terletak kekuatan kita)

13. "If you judge people, you have no time to love them".

(Jika Anda menilai orang, Anda tidak punya waktu untuk mencintai mereka)

14. "Let us always meet each other with smile, for the smile is the beginning of love".

(Mari kita selalu bertemu satu sama lain dengan senyum, karena senyum adalah awal dari cinta)

 

Sumber: Portal Ilmu, Seniberpikir, HEP Blog