14 Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia pada Masa Kini, Awal Perjuangan Baru

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Proklamasi merupakan tonggak sejarah lahirnya bangsa Indonesia. Ini membuat makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini selalu menjadi awal perjuangan baru para penerus bangsa. Proklamasi ibarat tiang utama perjuangan bangsa Indonesia untuk tetap mempertahankan kemerdekaan dan menjaga martabatnya.

Tak cuma mengakhiri masa kolonialisme dan awal dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini adalah membuat Indonesia menyatakan pada dunia. Bahwa Indonesia telah menyatakan diri sebagai negara yang merdeka dan berhak menentukan nasibnya sendiri.

Indonesia adalah negara kesatuan. Dalam pasal 1 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, “Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.” Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia sesungguhnya pada saat itu merupakan tanda lahirnya sebuah negara di mana konstitusi, pemerintahan, dan wilayah disahkan setelahnya.

Berikut Liputan6.com ulas makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini dari berbagai sumber, Senin (14/6/2021).

Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia pada Masa Kini

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersiap mengibarkan Bendera Merah Putih saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 1945 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersiap mengibarkan Bendera Merah Putih saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 1945 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

1. Awal Perjuangan Baru

Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini menjadi awal Bangsa Indonesia menentukan nasibnya yang lebih besar. Kemerdekaan, Indonesia punya tantangan baru untuk membangun dan mensejahterakan bangsanya. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini, perjuangan bangsa Indonesia tak begitu saja usai. Masih banyak visi misi yang harus dijalankan untuk membangun Indonesia yang lebih maju.

2. Bentuk Kedaulatan Indonesia

Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini adalah sebagai bentuk Indonesia yang lebih berdaulat. Menyatakan kemerdekaan, Indonesia menjadi negara sendiri yang memiliki pemerintahan, hukum, dan tidak terikat dengan negara penjajah manapun. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini sebagai dasar bahwa bangsa Indonesia berhak menentukan nasibnya sendiri dalam berbagai aspek kehidupan.

3. Kemerdekaan Secara De Facto

Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini adalah menjadi tanda kemerdekaan secara De Facto. De Facto merupakan istilah yang berarti kenyataan atau fakta. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini berarti Indonesia telah secara nyata merdeka dan dapat dibuktikan secara nyata.

Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini, membuat Indonesia menyatakan pada dunia bahwa Indonesia telah menyatakan diri sebagai negara yang merdeka. Setelah pengakuan De Facto, Indonesia kemudian mendapatkan pengakuan De Jure atau pengakuan secara hukum tentang status kemerdekaannya.

4. Menaikkan Martabat Bangsa

Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini merupakan bentuk dari martabat bangsa. Sebelum merdeka, status bangsa Indonesia masih dianggap sebagai bangsa jajahan. Negara jajahan biasa dianggap rendah dan tidak memiliki banyak hak.

Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini, bangsa Indonesia tidak lagi menjadi negara jajahan. Indonesia menjadi negara bebas dengan martabat yang sama dengan bangsa-bangsa merdeka lainnya. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini menjadi wujud dari eksistensi bangsa sesungguhnya.

Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia pada Masa Kini

5. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini merupakan akhir penjajahan kaum kolonialis bagi bangsa Indonesia.

6. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini merupakan pernyataan kemerdekaan dan bebas dari belenggu penjajahan serta sekaligus membangun kehidupan baru menuju masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

7. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini merupakan sumber tertib hukum nasional yang mengandung makna berakhirnya hukum kolonial dan digantikan dengan tata hukum nasional.

8. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini memberikan arah dan kewenangan bagi bangsa Indonesia untuk menuju masyarakat yang sejahtera dengan kekuasaan serta menguasai dan mengelola sumber-sumber daya ekonomi secara mandiri.

9. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat untuk menjadi masyarakat mandiri dan cerdas yang memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi.

10. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini memberikan kewenangan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara dari segala macam rongrongan.

11. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini merupakan alat hukum internasional untuk bangsa Indonesia dalam melakukan hubungan dan kerja sama internasional.

12. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini proklamasi sebagai pernyataan bahwa bangsa Indonesia memiliki kedudukan yang sama dengan bangsa lainnya.

13. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini proklamasi merupakan jembatan emas menuju masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat.

14. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia pada masa kini proklamasi menjadi awal pengakuan bangsa lain terhadap kemerdekaan Indonesia.

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Dalam buku Samudera Merah Putih 19 September 1945, Jilid 1 (1984) karya Lasmidjah Hardi, alasan Presiden Sukarno memilih tanggal 17 Agustus sebagai waktu proklamasi kemerdekaan adalah karena Bung Karno mempercayai mistik. (Dok. Arsip Nasional RI)
Dalam buku Samudera Merah Putih 19 September 1945, Jilid 1 (1984) karya Lasmidjah Hardi, alasan Presiden Sukarno memilih tanggal 17 Agustus sebagai waktu proklamasi kemerdekaan adalah karena Bung Karno mempercayai mistik. (Dok. Arsip Nasional RI)

Pada 6 Agustus 1945, bom atom meledak tepat di kota Hirosima, Jepang. Kala itu, Jepang merupakan satu di antara negara yang menjajah Indonesia.

Sehari setelah peristiwa tersebut, tepatnya pada 7 Agustus 1945, BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Hal tersebut sebagai langkah mempertegas keinginan dan tujuan meraih kemerdekaan Indonesia.

Pada 9 Agustus 1945, bom atom kembali dijatuhkan di kota Nagasaki. Peristiwa tersebut membuat Jepang mengakui kekalahannya kepada Amerika Serikat.

Jepang menyerah pada sekutu secara resmi pada 14 Agustus 1945. Kondisi tersebut langsung dimanfaatkan para tokoh pejuang Indonesia untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Golongan muda pun mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.

Pada 16 Agustus 1945, para pemuda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok. Hal tersebut bertujuan agar Soekarno dan Hatta tidak terpengaruh Jepang.

Perundingan mengenai naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan di rumah Laksamana Maeda pada 16 Agustus 1945 malam hari.

Adapun pembacaan proklamasi kemerdekaan Indonesia dilaksanakan pada Jumat, 17 Agustus 1945, jam 10.00 WIB. Kala itu, yang membacakan isi dari proklamasi kemerdekaan adalah Soekarno didampingi oleh Moh. Hatta. Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan bertempat di Jl. Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih oleh Latif Hendraningrat dan Suhud Sastro Kusumo. Upacara diakhiri dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Teks Proklamasi

Teks proklamasi disusun secara singkat dan hanya terdiri atas dua alinea. Naskah proklamasi merupakan buah pemikiran dari Soekarno, M. Hatta, dan Achmad Soebardjo. Konsep Naskah Proklamasi ditulis tangan oleh Soekarno pada secarik kertas blocknote pada tanggal 17 Agustus 1945 dini hari.

Naskah kemudian diketik dengan mesin ketik stensil di atas kertas dengan tinta berwarna hitam oleh Sayuti Melik. Teks proklamasi kemudian ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta. Berikut isi teks proklamasi:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel