14 negara ikuti Indonesia International IoT Olympiad 2022 di Kudus

Sebanyak 172 tim dari 14 negara mengikuti ajang Indonesia International Internet of Think (IoT) Olympiad 2022 yang merupakan ajang perlombaan kreativitas di berbagai bidang ilmu, khususnya sains dan teknologi.

"Ajang perlombaan tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Universitas Muria Kudus (UMK). Pelaksanaannya secara hybrid (daring dan luring)," kata Wakil Rektor III UMK Sugeng Slamet di Kudus, Senin.

Menurut dia, dari belasan negara yang ikut ambil bagian, di antaranya ada tim yang berasal dari Singapura, Malaysia, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Baca juga: IoT Creation 2022 cari 100 solusi berbasis IoT karya anak negeri

"UMK sebagai tuan rumah, memusatkan penyelenggaraan perlombaan selama tiga hari mulai Sabtu (21/5) hingga Senin (23/5) di Auditorium UMK," katanya.

Ajang perlombaan tersebut, kata dia, merupakan ajang perlombaan yang membuka kesempatan bagi peneliti muda untuk menunjukkan kreativitas dalam berbagai bidang, khususnya sains dan teknologi.

"Kompetisi ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi dan kreativitas dalam bidang sains dan teknologi. Harapannya bisa menjadi penyemangat mahasiswa karena mereka tidak hanya berkompetisi di level nasional, melainkan juga internasional. Jurinya juga tidak hanya lokal melainkan juga ada yang dari luar negeri," ujarnya.

Baca juga: NTT hadirkan teknologi IoT untuk korporasi capai tujuan keberlanjutan

UMK sudah berulang kali mendapatkan medali emas pada ajang perlombaan tersebut, di antaranya Bali, Surabaya, dan Semarang.

President of IYSA Deni Irawan memberikan apresiasi dan terima kasih kepada UMK karena telah membantu dalam menyukseskan acara Indonesia International IoT Olympiad 2022.

Mempertandingkan lebih dari 10 kategori, "event" IoT juga diikuti peneliti muda yang terdiri dari sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Kategori penelitian yang dipertandingkan di antaranya IoT in business, IoT in education, IoT in healtcare, social science, inovative science.

Baca juga: Konsolidasi operator menjadi solusi maksimalkan potensi bisnis IoT

UMK mengirimkan lima tim untuk bertanding pada kompetisi ini dengan harapan dapat menyabet penghargaan dalam puncak penyerahan "awarding ceremony" yang diumumkan pada Senin (23/5) pukul 19.00 WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel