14 Orang Ditembak, Tiga Tewas dalam Penembakan Massal di Philadelphia

Merdeka.com - Merdeka.com - Pihak berwenang Amerika Serikat hari ini mengatakan tiga orang tewas dan sedikitnya sebelas lainnya luka akibat insiden penembakan pada Sabtu malam di Philadelphia.

Kepolisian Philadelphia kini tengah menangani laporan yang menyebut seseorang membawa senjata api di tengah kerumunan orang.

Inspektur Polisi D.F PAce dalam jumpa pers mengatakan tembakan dilepaskan ke tengah kerumunan dan seorang petugas polisi menembak tersangka pelaku. Belum diketahui apakah tersangka berhasil dilumpuhkan.

"Anda bisa bayangkan ada ratusan orang yang sedang menikmati South Street seperti yang biasa mereka lakukan tiap akhir pekan lalu insiden ini terjadi," kata Pace, seperti dilansir laman the Associated Press, Minggu (5/6).

Menurut polisi, insiden itu terjadi di persimpangan jalan antara 2nd dan South Street beberapa saat sebelum tengah malam.

Pace menambahkan, petugas polisi itu berjarak sekitar 10-15 meter dari si pelaku ketika dia memutuskan untuk melepaskan tembakan ke pelaku.

Polisi menuturkan sedikitnya 14 orang terkena rentetan tembakan. Tiga di antara mereka, dua pria dan seorang perempuan, tertembak beberapa kali dan tewas di rumah sakit.

Kondisi korban luka saat ini belum diketahui.

Pihak berwenang mengatakan sejauh ini belum ada orang yang ditangkap tapi dua senjata sudah berhasil diamankan.

Perburuan pelaku masih berlangsung hingga Minggu pagi, kata polisi. Salah seorang pelaku terlihat lari ke sebelah selatan American Street.

Insiden penembakan massal sebelumnya baru terjadi bulan lalu di Buffalo, New York yang menewaskan sepuluh orang dan di sekolah dasar di Uvalde, Texas menewaskan 19 murid dan dua guru. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel