14 Penyebab Bau Mulut Anak yang Sering Terjadi, Segera Konsultasikan

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Bau mulut atau halitosis yang dialami anak memang kerap dianggap remeh, padahal ini bisa tanda masalah kesehatan si kecil loh. Paling sering terjadi, penyebab bau mulut pada anak adalah masalah kebersihan rongga mulut yang buruk. Bisa karena infeksi bakteri dan jamur.

Di dalam rongga mulut terdapat 700 lebih jenis bakteri dalam kondisi yang seimbang. Sebagian besar bakteri penyebab bau mulut pada anak terletak pada bagian belakang lidah, karena area tersebut lembap dan sering tidak terjangkau saat menyikat gigi. Benar sekali, penumpukan bakteri adalah biang keladi mulut bau busuk pada anak.

Itu penyebab bau mulut pada anak yang paling umum. Penyakit sistemik wajib diwaspadai juga karena masalah ini dapat menjadi penyebab bau mulut pada anak. Beberapa penyakit yang dimaksud, yaitu diabetes, infeksi saluran pencernaan, gagal ginjal, penyakit liver, dan kanker mulut.

Lakukan cara mengatasi bau mulut pada anak paling dasar dengan menjaga kesehatan rongga mulut. Kemudian jangan ragu melakukan konsultasi dengan ahli. Berikut Liputan6.com ulas berbagai penyebab bau mulut pada anak dari berbagai sumber, Selasa (7/9/2021).

Penyebab Bau Mulut pada Anak

Ilustrasi Anak. Credit: pexels.com/Andrea
Ilustrasi Anak. Credit: pexels.com/Andrea

1. Sakit Gusi

Penyakit gusi dapat menjadi penyebab bau mulut pada anak. Studi pada 2012 menemukan hubungan langsung antara periodontitis dan gingivitis (radang gusi) dengan bau mulut. Halitosis yang terjadi ini adalah hasil dari bakteri yang tinggal di dalam mulut penderita. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai.

2. Menderita Alergi

Jika anak menderita alergi, selain tenggorokan gatal, hidung tersumbat, dan mata berair, Anak juga akan mengalami bau mulut. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Ketika alergi Anak kambuh makan mulut akan mengalami dehidrasi, sehingga banyak kuman atau bakteri yang dapat tummbung kembang di mulut, gigi, dan gusi.

3. Candida Albicans

Kasus lain yang dapat menyebabkan bau mulut adalah Candida Albicans. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Jamur ini telah terbukti menjadi masalah umum bagi mereka yang memiliki tindikan di lidah. Masalah ini juga telah diidentifikasi pada pemakai gigi palsu atau pemakai kawat gigi.

4. Helicobacter Pylori

Infeksi H.Pylori biasanya berkaitan dengan maag dan masalah saluran pencernaan lainnya. Namun, kondisi ini memiliki kemungkinan menjadi penyebab bau mulut atau halitosis. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Dari beberapa studi menemukan bahwa penderita gangguan pencernaan mengidap halitosis dan infeksi H.Pylori. Untungnya, ketika para penderita dapat mengatasi infeksi tersebut, maka bau mulut akan menghilang.

5. Kebersihan Mulut yang Buruk

Bau mulut dapat terjadi bila anak tidak menyikat giginya secara rutin atau hingga bersih. Pada dasarnya, menyikat gigi selama 2 menit bisa membersihkan gigi dari sisa makanan yang merupakan salah satu penyebab bau mulut pada anak. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Menyikat gigi juga efektif untuk menghilangkan plak gigi yang merupakan sarang bakteri, penyebab radang gusi dan gigi berlubang, yang bisa memicu bau mulut pada anak.

6. Mulut Kering

Bau mulut dapat timbul karena kurangnya air ludah (saliva), yang tugasnya membilas bakteri dan membersihkan rongga mulut. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Saat mulut anak memproduksi saliva kurang dari biasanya, hal tersebut dapat menyebabkan keadaan mulut kering atau xerostomia. Salah satu gejala mulut kering adalah bau mulut.

7. Bernapas dengan Mulut

Bernapas melalui mulut akibat hidung tersumbat atau kebiasaan buruk saat tidur dapat menyebabkan mulut mengalami kekeringan. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Kondisi ini menyebabkan produksi saliva berkurang, sehingga tugasnya untuk membilas makanan dan bakteri penyebab bau mulut juga akan berkurang.

Penyebab Bau Mulut pada Anak

Ilustrasi Anak. Credit: pexels.com/mart
Ilustrasi Anak. Credit: pexels.com/mart

8. Benda Asing

Rasa ingin tahu anak yang tinggi dapat membuat anak memasukkan benda kecil, seperti manik-manik, kacang-kacangan, mainan atau makanan ke lubang hidungnya. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai.

Benda asing yang tersangkut di dalam hidung atau jalur napas dapat menyebabkan infeksi dan menimbulkan bau busuk sehingga menyebabkan bau mulut pada anak. Segera periksakan ke dokter jika si kecil mengalami kondisi ini.

9. Makanan Tertentu

Makanan juga dapat menjadi penyebab bau mulut pada anak. Beberapa makanan yang dimaksud, misalnya bawang putih, bawang bombay, daging, ikan, dan keju. Komponen dari makanan tersebut akan diserap oleh tubuh setelah dicerna, lalu dikeluarkan melalui hembusan udara dari saluran pernapasan. Aroma yang keluar cenderung tidak sedap, sehingga menimbulkan bau mulut pada anak.

10. Refluks Asam Lambung Kronis

Menderita refluks asam lambung kronis sudah cukup buruk. Bagi mereka yang mengidap penyakit tersebut, menjaga mulut tetap bersih adalah hal yang sangat penting karena bisa menjadi penyebab bau mulut. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Naiknya asam dan bahan-bahan lain yang sebagian telah dicerna ke dalam esofagus dan rongga mulut dapat menimbulkan masalah bau mulut dan menyulitkan dalam menjaga kebersihan rongga mulut.

11. Penyakit Sistemik

Penyakit sistemik dapat pula menjadi penyebab bau mulut pada anak. Beberapa penyakit yang dimaksud, yaitu diabetes, infeksi saluran pencernaan, gagal ginjal, penyakit liver, dan kanker mulut. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Anak yang menjalani kemoterapi juga bisa mengalami infeksi jamur yang memicu bau mulut. Konsultasikan dengan dokter apabila anak mengalami kondisi-kondisi tersebut.

12. Penyakit Liver

Penderita penyakit liver juga dapat mengalami bau mulut. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Penyebab bau mulut satu ini dapat mengindikasikan gangguan pada hati, bahkan sering kali muncul sebelum gejala lainnya.

13. Pembengkakan Tonsil

Anak-anak umumnya rentan terhadap pembengkakan tonsil atau yang sering disebut amandel. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai. Sebagai orang tua, Anak perlu tahu cara mendeteksinya. Caranya, ambil senter, instruksikan anak untuk buka mulut lebar dan menjulurkan lidahnya. Lihat ke dalam mulut anak, dan perhatikan keadaan tonsilnya.

Keadaan tonsil yang normal umumnya berwarna merah muda dan tidak berbintik. Tonsil yang terinfeksi warnanya kemerahan, meradang, dan bengkak, kadang terdapat bintik putih, dan berbau tidak sedap. Jika Anak mendapati kondisi ini, periksakan ke dokter supaya segera mendapatkan pengobatan.

14. Infeksi Rongga Sinus

Sakit tenggorokan atau hidung tersumbat pada anak dapat menyebabkan infeksi pada rongga sinusnya. Penyebab bau mulut pada anak ini wajib diwaspadai.

Gangguan rongga sinus menyebabkan cairan terkumpul pada jalur napas dan tenggorokan, yang merupakan tempat bakteri untuk berkumpul. Hal tersebut bisa menjadi penyebab bau mulut pada anak.

Kondisi tersebut tidak bisa disembuhkan hanya dengan menyikat gigi dan berkumur dengan obat kumur. Segera periksakan ke dokter anak agar dapat segera diberikan perawatan yang tepat.

Cara Mengatasi Penyebab Bau Mulut pada Anak

Ilustrasi Anak. Credit: pexels.com/cottonbro
Ilustrasi Anak. Credit: pexels.com/cottonbro

1. Pastikan anak menyikat gigi minimal 2 kali sehari selama 2 menit. Temani anak dalam menyikat gigi sampai Anda yakin bahwa ia sudah bisa menyikat gigi dengan teknik yang benar dan menyeluruh.

2. Gunakan pasta gigi mengandung fluoride untuk anak di bawah 3 tahun seukuran biji beras. Untuk anak di atas 3 tahun dan sudah bisa meludah, gunakanlah pasta gigi berfluoride seukuran biji kacang.

3. Ingatkan anak untuk menyikat permukaan lidahnya setiap kali menyikat gigi.

4. Pastikan anak mengganti sikat giginya setiap 2-3 bulan sekali.

5. Pastikan anak menjaga kesehatan tubuhnya dengan mengonsumsi makanan bergizi dan kaya serat.

6. Pastikan anak tidak menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol.

7. Periksakan anak ke dokter gigi secara berkala, setidaknya setiap 6 bulan sekali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel