14 Persen Pedagang di Kota Palu telah Divaksin dalam 2 Pekan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Palu - Hingga pekan kedua vaksinasi pedagang di Kota Palu, sebanyak 14 persen pedagang sudah mendapat suntikan vaksin. Pemerintah kota Palu menargetkan vaksinasi menjangkau para pedagang dari empat pasar tradisional.

Vaksinasi pedagang di Kota Palu sudah dimulai sejak 19 Mei, 2021. Pedagang di pasar tradisional menjadi target utama lantaran memiliki risiko penularan Covid-19 yang besar.

Pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama Dinas Kesehatan Kota Palu menargetkan vaksinasi dilakukan di empat pasar tradisional untuk memudahkan akses mendapat vaksin. Pasar tradional itu yakni pasar Manonda, Masomba, Petobo, dan Lasoani.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Palu sendiri hingga 24 Mei, 2021 atau pekan kedua vaksinasi pedagang, baru 14,60 persen dari total sasaran sebanyak 3.727 pedagang.

“Jumlah itu terdiri 427 yang mendapat vaksin dosis pertama dan 118 dosis kedua,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Kesling Dinkes Palu, drg Lutfiah, Kamis (27/5/2021).

Selain pedagang di pasar tradisional, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu juga sedang mendata pelaku usaha di luar pasar untuk juga divaksin demi menekan penularan virus tersebut melalui aktivitas jual beli.

“Industri kecil bahkan pemilik toko juga kami data termasuk karyawannya karena mereka ada dibidang pelayanan publik,” Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Syamsul Saifudin menjelaskan, Kamis (27/5/2021).

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel