144 siswa disabilitas ikut program vaksinasi anak di Jakbar

·Bacaan 1 menit

Sebanyak 144 siswanya disabilitas yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) 10 Kalideres, Jakarta Barat, mengikuti program vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Kegiatan yang digelar oleh jajaran Polres Metro Jakarta Barat dan Akademi Kepolisian Angkatan 2004 dilakukan guna mengejar target vaksinasi anak di Jakarta Barat (Jakbar).

"Sebanyak 203 anak yang telah terdaftar namun yang hanya tervaksinasi COVID-19 terdapat 114 anak. Jenis vaksin sinovac," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Menurut Ady, siswa cukup antusias mengikuti program vaksinasi tersebut. Itu terlihat dari inisiatif mereka yang sudah mengantri di sekolah sejak pagi demi untuk divaksin.

Karena antusias yang tinggi, Ady menghadiahkan satu paket sembilan bahan pokok (sembako) bagi setiap murid yang ikut serta dalam program vaksin tersebut.

Nantinya, pihak Ady juga akan menyediakan fasilitas vaksinasi tahap kedua untuk peserta yang telah menjalani vaksin hari ini.

Ady berharap program ini bisa membantu pemerintah menekan angka penyebaran COVID-19 di tengah-tengah warga terutama pada kalangan anak-anak.

Baca juga: Pemkot Jakbar targetkan vaksinasi bagi 270.000 anak usia 6-11 tahun
Baca juga: Siswa SD yang divaksin di Tambora dihibur badut dan dapat sepeda

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 1,1 juta anak usia 6-11 tahun di Jakarta mendapat layanan vaksinasi COVID-19, baik di sekolah maupun sentra vaksin lainnya.

Anies menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun di DKI Jakarta dimulai secara serentak pada Selasa dengan "kick off" atau Peluncuran Vaksinasi Anak di SDN Cempaka Putih Timur 03 Jakarta Pusat.

Anies menjelaskan, layanan vaksin untuk anak terdapat di sekolah-sekolah, rumah sakit dan sentra vaksinasi yang diselenggarakan komunitas maupun lembaga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel