15 ASN Pemkot Surakarta tidak masuk hari pertama kerja usai Lebaran

Sebanyak 15 aparatur sipil negara (ASN) di bawah lingkungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Jawa Tengah, tidak masuk pada hari pertama kerja usai cuti bersama Lebaran 2022.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta Dwi Ariyatno di Solo, Senin, mengatakan ada 15 orang yang siang ini belum tercatat presensi sidik jarinya.

Baca juga: Pemkot Palembang pastikan tidak ada pegawai yang bolos kerja

"Kami konfirmasi, satu orang tadi cuti karena melahirkan, ada yang sakit, dan yang satu cuti karena ibadah umrah, yang lain kami belum lihat," katanya.

Terkait hal itu, pihaknya sudah melaporkannya kepada Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani.

"Kami sampaikan ke pak sekda hasil monitoring pagi sesuai OPD, memberikan instruksi ke OPD yang belum presensi masuk," katanya.

Baca juga: Wali Kota Makassar sebut 96 persen ASN Pemkot masuk kerja hari pertama

Selain itu, kata dia, pada hari pertama masuk kerja tersebut sekitar 100 ASN terlambat kurang dari 30 menit. Oleh karena itu, mulai Selasa (10/5) akan dilakukan apel pagi untuk memastikan ASN masuk sesuai dengan aturan jam kerja.

"Besok diapelkan, dihadirkan sesuai jam kerja normal," katanya.

Terkait hal itu, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka sudah menyampaikan tidak ada ASN yang menjalankan "work from home" (WFH) dan perpanjangan cuti.

Baca juga: Pemkot Mataram izinkan ASN pulang rayakan "Lebaran Topat"

"Di sini (Solo) seperti biasa masuk hari Senin. Pokoknya hari ini pertama masuk tidak ada perpanjangan libur," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel